alexametrics
27.4 C
Gorontalo
Friday, May 27, 2022

SINDIR SIAPA? Kenaikan Harga BBM Tak Dijelaskan, Jokowi Sentil…

GORONTALOPOST.ID–Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyentil menteri yang menaikan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax, tetapi tidak melakukan komunikasi terlebih dulu dengan masyarakat.

Menurutnya, jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju harus memiliki sifat sense of crisis sehingga merasakan kerasahan masyarakat.

“Pertamax, menteri juga tidak melakukan penjelasan apa-apa mengenai ini hati-hati. Kenapa pertamax, diceritain dong kepada rakyat yang berkaitan dengan energi nggak ada, itu yang namanya sense of crisis yang tinggi,” kata Jokowi dalam siaran Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (6/4).

Jokowi menegaskan, seharusnya menteri terkait bisa menjelaskan kepada masyarakat alasan menaikan harga BBM jenis Pertamax. Jokowi tak memungkiri, harga BBM Pertamax naik karena invlasi yang belakangan ini terjadi secara global.

Jokowi mengemukakan, sejumlah invlasi yang terjadi di sejumlah negara di dunia seperti Amerika, Turki dan Uni Eropa.

“Amerika invlasinya saat ini invlasinya di angka 7,9 yang biasa di bawah 1, di Uni Eropa juga angkanya sudah 7,5 persen yang biasanya juga kira-kira di angka 1. Turki sudah di angka 5,4,” papar Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengakui tidak bisa menahan invlasi yang juga kini terjadi di Indonesia. Karena itu, dia mengaku harus menaikan harga BBM seperti Pertamax.

 

“Nggak mungkin tidak menaikan yang namanya BBM, nggak mungkin. Oleh sebab itu kemarin naik Pertamax,” ungkap Jokowi.(Jawapos)

GORONTALOPOST.ID–Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyentil menteri yang menaikan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax, tetapi tidak melakukan komunikasi terlebih dulu dengan masyarakat.

Menurutnya, jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju harus memiliki sifat sense of crisis sehingga merasakan kerasahan masyarakat.

“Pertamax, menteri juga tidak melakukan penjelasan apa-apa mengenai ini hati-hati. Kenapa pertamax, diceritain dong kepada rakyat yang berkaitan dengan energi nggak ada, itu yang namanya sense of crisis yang tinggi,” kata Jokowi dalam siaran Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (6/4).

Jokowi menegaskan, seharusnya menteri terkait bisa menjelaskan kepada masyarakat alasan menaikan harga BBM jenis Pertamax. Jokowi tak memungkiri, harga BBM Pertamax naik karena invlasi yang belakangan ini terjadi secara global.

Jokowi mengemukakan, sejumlah invlasi yang terjadi di sejumlah negara di dunia seperti Amerika, Turki dan Uni Eropa.

“Amerika invlasinya saat ini invlasinya di angka 7,9 yang biasa di bawah 1, di Uni Eropa juga angkanya sudah 7,5 persen yang biasanya juga kira-kira di angka 1. Turki sudah di angka 5,4,” papar Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengakui tidak bisa menahan invlasi yang juga kini terjadi di Indonesia. Karena itu, dia mengaku harus menaikan harga BBM seperti Pertamax.

 

“Nggak mungkin tidak menaikan yang namanya BBM, nggak mungkin. Oleh sebab itu kemarin naik Pertamax,” ungkap Jokowi.(Jawapos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/