alexametrics
27.1 C
Gorontalo
Sunday, May 29, 2022

Ekonomi Indonesia Makin Membaik, Nih Jokowi Tunjukin Buktinya

GORONTALOPOST.ID–Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) optimis perekonomian nasional akan semakin pulih seiring dengan daya beli masyarakat yang semakin membaik. Hal itu tecermin dari kenaikan indeks keyakinan konsumen (IKK) saat ini berada di posisi 118,3.

Menurutnya, masyarakat saat ini sudah mulai percaya diri untuk kembali berbelanja sehingga roda perekonomian rakyat kembali berputar. Bahkan, Jokowi memandang minat berbelanja masyarakat saat ini lebih tinggi dibandingkan sebelum adanya pandemi Covid-19.

“Keyakinan konsumen kembali pada tingkat yang optimis sebesar 118,3 pada Desember 2021 sehingga mendorong belanja masyarakat ke tingkat yang lebih tinggi di masa sebelum pandemi,” kata Jokowi secara virtual, Rabu (9/2).

Selain itu, Jokowi juga memaparkan bukti lain bahwa ekonomi Indonesia makin membaik. Hal itu terlihat pada beberapa indikator seperti Purchasing Managers Index (PMI) untuk manufaktur per Januari 2022 pada level 53,7. “Berada pada zona expansif dan lebih tinggi dari PMI ASEAN 52,7,” imbuhnya.

Jokowi melanjutkan, stabilitas makro ekonomi juga dapat terjaga meskipun saat ini pandemi masih belum berakhir. Hal itu dibuktikan pada tingkat inflasi yang rendah sebesar 2,18 persen secara tahunan atau year on year pada Januari 2022.

Selain itu, cadangan devisa (Cadev) pada Januari 2022 yang mencapai sebesar USD 141,3 million. Hal itu dapat membawa Indonesia dalam posisi yang lebih baik dalam menghadapi tantangan eksternal pada tahun 2022 terutama terkait normalisasi kebijakan moneter di Amerika Serikat.

Di sisi lain, Jokowi menambahkan, capaian investasi menunjukkan perbaikan. Realisasi investasi di 2021 mencapai Rp 901 triliun, atau tumbuh sebesar 9 persen dari tahun sebelumnya. Penanaman modal asing tumbuh 10 persen mencapai Rp 454 triliun.

“Menunjukkan kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia di tengah situasi pandemi Covid-19,” pungkas Jokowi.(Jawapos)

GORONTALOPOST.ID–Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) optimis perekonomian nasional akan semakin pulih seiring dengan daya beli masyarakat yang semakin membaik. Hal itu tecermin dari kenaikan indeks keyakinan konsumen (IKK) saat ini berada di posisi 118,3.

Menurutnya, masyarakat saat ini sudah mulai percaya diri untuk kembali berbelanja sehingga roda perekonomian rakyat kembali berputar. Bahkan, Jokowi memandang minat berbelanja masyarakat saat ini lebih tinggi dibandingkan sebelum adanya pandemi Covid-19.

“Keyakinan konsumen kembali pada tingkat yang optimis sebesar 118,3 pada Desember 2021 sehingga mendorong belanja masyarakat ke tingkat yang lebih tinggi di masa sebelum pandemi,” kata Jokowi secara virtual, Rabu (9/2).

Selain itu, Jokowi juga memaparkan bukti lain bahwa ekonomi Indonesia makin membaik. Hal itu terlihat pada beberapa indikator seperti Purchasing Managers Index (PMI) untuk manufaktur per Januari 2022 pada level 53,7. “Berada pada zona expansif dan lebih tinggi dari PMI ASEAN 52,7,” imbuhnya.

Jokowi melanjutkan, stabilitas makro ekonomi juga dapat terjaga meskipun saat ini pandemi masih belum berakhir. Hal itu dibuktikan pada tingkat inflasi yang rendah sebesar 2,18 persen secara tahunan atau year on year pada Januari 2022.

Selain itu, cadangan devisa (Cadev) pada Januari 2022 yang mencapai sebesar USD 141,3 million. Hal itu dapat membawa Indonesia dalam posisi yang lebih baik dalam menghadapi tantangan eksternal pada tahun 2022 terutama terkait normalisasi kebijakan moneter di Amerika Serikat.

Di sisi lain, Jokowi menambahkan, capaian investasi menunjukkan perbaikan. Realisasi investasi di 2021 mencapai Rp 901 triliun, atau tumbuh sebesar 9 persen dari tahun sebelumnya. Penanaman modal asing tumbuh 10 persen mencapai Rp 454 triliun.

“Menunjukkan kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia di tengah situasi pandemi Covid-19,” pungkas Jokowi.(Jawapos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/