alexametrics
30 C
Gorontalo
Thursday, May 26, 2022

HEBOH! Warga Wadas Dikabarkan Hilang, Langsung Dibantah Polisi

GORONTALOPOST.ID–Polda Jawa Tengah membantah ada satu warga Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo berinisial MS hilang. Kabar ini disebar oleh akun Facebook @wadas_melawan.

Dalam unggahannya, memuat foto MS. Kemudian dibubuhi keterangan jika MS ditangkap paksa oleh aparat tanpa kesalahan yang jelas. Dia dicokok saat makan di warung lalu dibawa ke Polsek Bener.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy memastikan jika MS tidak hilang. Melainkan MS diamankan untuk dimintai keterangan di Polsek Bener.

“Orang tersebut berinisial MS dan yang bersangkutan sehari sebelumnya terdeteksi memposting kegiatan kepolisian yang ada di Purworejo. Termasuk memposting di akun sipil dan Wadas serta memberi caption provokatif,” kata Iqbal kepada wartawan, Rabu (9/2).

Iqbal menjelaskan, pada Selasa (8/2) kemarin sekitar pukul 07.00 WIB, MS terlihat tengah membonceng istrinya menggunakan sepeda. Mereka lalu dihentikan petugas.

“Hasil introgasi yang bersangkutan mengakui perbuatannya. Yang bersangkutan mengaku memiliki tanah tetapi belum bersertifikat,” jelasnya.

Di sisi lain, Iqbal mengatakan, pada saat pengukuran ada 23 orang yang diamankan. Saat itu yang bersangkutan membawa sajam dan memprovokasi.

“Serta membuat friksi dengan pihak yang pro pembangunan. Saat ini, 23 orang tesebut diperiksa di Polsek Bener,” pungkasnya.(Jawapos)

GORONTALOPOST.ID–Polda Jawa Tengah membantah ada satu warga Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo berinisial MS hilang. Kabar ini disebar oleh akun Facebook @wadas_melawan.

Dalam unggahannya, memuat foto MS. Kemudian dibubuhi keterangan jika MS ditangkap paksa oleh aparat tanpa kesalahan yang jelas. Dia dicokok saat makan di warung lalu dibawa ke Polsek Bener.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy memastikan jika MS tidak hilang. Melainkan MS diamankan untuk dimintai keterangan di Polsek Bener.

“Orang tersebut berinisial MS dan yang bersangkutan sehari sebelumnya terdeteksi memposting kegiatan kepolisian yang ada di Purworejo. Termasuk memposting di akun sipil dan Wadas serta memberi caption provokatif,” kata Iqbal kepada wartawan, Rabu (9/2).

Iqbal menjelaskan, pada Selasa (8/2) kemarin sekitar pukul 07.00 WIB, MS terlihat tengah membonceng istrinya menggunakan sepeda. Mereka lalu dihentikan petugas.

“Hasil introgasi yang bersangkutan mengakui perbuatannya. Yang bersangkutan mengaku memiliki tanah tetapi belum bersertifikat,” jelasnya.

Di sisi lain, Iqbal mengatakan, pada saat pengukuran ada 23 orang yang diamankan. Saat itu yang bersangkutan membawa sajam dan memprovokasi.

“Serta membuat friksi dengan pihak yang pro pembangunan. Saat ini, 23 orang tesebut diperiksa di Polsek Bener,” pungkasnya.(Jawapos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/