alexametrics
30 C
Gorontalo
Thursday, May 26, 2022

Isu Reshuffle Kabinet Menguat, PDIP Minta Presiden Jokowi Jangan Bagi-bagi…

GORONTALOPOST.ID–Ketua DPP PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno mengimbau publik untuk menunggu keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait adanya isu reshuffle kabinet, termasuk kemungkinan PAN mendapatkan jatah menteri.

Dia menegaskan, pengangkatan dan pemberhentian menteri Kabinet Indonesia Maju merupakan hak prerogatif presiden.

“Wacana tersebut sudah berkali kali disampaikan atau diberitakan. Sebaiknya kita tunggu dengan sabar saja, karena reshuffle itu sepenuhnya hak prerogatif Presiden,” kata Hendrawan dikonfirmasi, Rabu (9/3).

Hendrawan meminta semua elemen bangsa untuk tidak menghabiskan energi dengan hal yang tidak penting, termasuk soal bagi-bagi kekuasaan. Dia menyarankan, semua pihak khususnya pemerintah bisa fokus pada langkah-langkah mencari solusi terhadap lonjakan harga kebutuhan pokok belakangan ini.

“Kita pikir yang lebih penting, bagaimana pemerintah bisa lebih sigap dan efektif mengatasi lonjakan harga-harga kebutuhan pokok jelang puasa dan Idulfitri. Ingat, inflasi itu menggerogoti daya beli masyarakat, kesejahteraan masyarakat. Fokus kita jangan pada bagi-bagi kekuasaan, tetapi bagi-bagi kesejahteraan,” tegas Hendrawan.

Sebelumnya tersiar kabar pertemuan Presiden Jokowi dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, terkait rencana reshuffle kabinet. Tetapi isu tersebut secara tegas dibantah oleh pria yang karib disapa Zulhas.

“Tidak benar (melakukan pertemuan dengan Presiden Jokowi),” kata pria yang karib disapa Zulhas kepada JawaPos.com, Senin (7/3) kemarin.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi pun menampik kabar pertemuan Zulhas dengan Jokowi. Dia menegaskan, Zulhas selama pekan kemarin melakukan konsolidasi di Jawa Tengah.

“Berita itu tidak benar, karena dalam sepekan kemarin Ketua Umum road show konsolidasi kader dan pemantapan persiapan pemilu di Jawa Tengah. Keliling ke seluruh kabupaten/ kota untuk bertemu dengan basis konstituen dan pengurus partai,” tegas Viva Yoga.

Menurut Viva Yoga, PAN sebagai partai koalisi akan tetap berkomitmen membantu kinerja Pemerintahan Jokowi. Khususnya terkait percepatan pemulihan ekonomi.

“Sebagai partai koalisi pemerintah, PAN tetap konsisten dan berkomitmen untuk membantu pemerintahan Presiden Jokowi dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional dan pemenuhan kebutuhan kesehatan rakyat,” ujar Viva Yoga menandaskan.(Jawapos)

GORONTALOPOST.ID–Ketua DPP PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno mengimbau publik untuk menunggu keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait adanya isu reshuffle kabinet, termasuk kemungkinan PAN mendapatkan jatah menteri.

Dia menegaskan, pengangkatan dan pemberhentian menteri Kabinet Indonesia Maju merupakan hak prerogatif presiden.

“Wacana tersebut sudah berkali kali disampaikan atau diberitakan. Sebaiknya kita tunggu dengan sabar saja, karena reshuffle itu sepenuhnya hak prerogatif Presiden,” kata Hendrawan dikonfirmasi, Rabu (9/3).

Hendrawan meminta semua elemen bangsa untuk tidak menghabiskan energi dengan hal yang tidak penting, termasuk soal bagi-bagi kekuasaan. Dia menyarankan, semua pihak khususnya pemerintah bisa fokus pada langkah-langkah mencari solusi terhadap lonjakan harga kebutuhan pokok belakangan ini.

“Kita pikir yang lebih penting, bagaimana pemerintah bisa lebih sigap dan efektif mengatasi lonjakan harga-harga kebutuhan pokok jelang puasa dan Idulfitri. Ingat, inflasi itu menggerogoti daya beli masyarakat, kesejahteraan masyarakat. Fokus kita jangan pada bagi-bagi kekuasaan, tetapi bagi-bagi kesejahteraan,” tegas Hendrawan.

Sebelumnya tersiar kabar pertemuan Presiden Jokowi dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, terkait rencana reshuffle kabinet. Tetapi isu tersebut secara tegas dibantah oleh pria yang karib disapa Zulhas.

“Tidak benar (melakukan pertemuan dengan Presiden Jokowi),” kata pria yang karib disapa Zulhas kepada JawaPos.com, Senin (7/3) kemarin.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi pun menampik kabar pertemuan Zulhas dengan Jokowi. Dia menegaskan, Zulhas selama pekan kemarin melakukan konsolidasi di Jawa Tengah.

“Berita itu tidak benar, karena dalam sepekan kemarin Ketua Umum road show konsolidasi kader dan pemantapan persiapan pemilu di Jawa Tengah. Keliling ke seluruh kabupaten/ kota untuk bertemu dengan basis konstituen dan pengurus partai,” tegas Viva Yoga.

Menurut Viva Yoga, PAN sebagai partai koalisi akan tetap berkomitmen membantu kinerja Pemerintahan Jokowi. Khususnya terkait percepatan pemulihan ekonomi.

“Sebagai partai koalisi pemerintah, PAN tetap konsisten dan berkomitmen untuk membantu pemerintahan Presiden Jokowi dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional dan pemenuhan kebutuhan kesehatan rakyat,” ujar Viva Yoga menandaskan.(Jawapos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/