alexametrics
25.1 C
Gorontalo
Thursday, July 7, 2022

TERUS BERLANJUT! Polisi Kembali Tangkap Dua Tokoh Penting Kelompok Khilafatul Muslimin

GORONTALOPOST.ID–Polda Metro Jaya kembali menangkap dua orang terkait Kelompok Khilafatul Muslimin. Penangkapan dilakukan di kantor pusat Khilafatul Muslimin di Bandar Lampung pada Sabtu (11/6).

“Hari ini kami menangkap dua tersangka (terkait kelompok Khilafatul Muslimin),” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi.

Hengki belum merinci ihwal penangkapan ini. Termasuk identitas keduanya pun belum dipublikasi. Hengki hanya menyebut keduanya merupakan tokoh penting dalam kelompok tersebut.

“Intinya ini adalah dua tokoh penting di organisasi massa ini dan kita pemeriksaannya bersifat berkesinambungan nanti ada delik-delim baru nanti akan kita sampaikan saat rilis di Jakarta,” jelasnya.

Sebelumnya, pimpinan Khilafatul Muslimin Abdul Qodir Hasan Baraja ditangkap aparat keamanan. Dia ditangkap oleh Polda Metro Jaya terkait dengan Undang-Undang Organisasi Masyarakat, UU ITE, dan penyebaran berita hoaks yang menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Kepala Bagian Bantuan Operasi (Kabagbanops) Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri Kombes Pol. Aswin Siregar, mengungkapkan Abdul Qodir Hasan Baraja memiliki jejak rekam terkait dengan terorisme dan pernah ditangkap pada era Orde Baru.

“Ya, AQHB menjadi anggota NII Lampung,” kata Aswin dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (7/6) dikutip dari Antara. Aswin menjelaskan, Abdul Qodir Hasan Baraja terlibat komando jihad membantu mencarikan amunisi untuk bom Medan pada 1975.

Atas perbuatannya, mereka dijerat dengan Pasal 14 dan/atau Pasal 15 UU No 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 82 A jo Pasal 59 UU Nomor 16 tahun 2017 tentang Penetapan Perpu No 2 tahun 2017 tentang Perubahan UU Nomor 17 tahun 2013 tentang Organisasi Masyarakat.(Jawapos)

GORONTALOPOST.ID–Polda Metro Jaya kembali menangkap dua orang terkait Kelompok Khilafatul Muslimin. Penangkapan dilakukan di kantor pusat Khilafatul Muslimin di Bandar Lampung pada Sabtu (11/6).

“Hari ini kami menangkap dua tersangka (terkait kelompok Khilafatul Muslimin),” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi.

Hengki belum merinci ihwal penangkapan ini. Termasuk identitas keduanya pun belum dipublikasi. Hengki hanya menyebut keduanya merupakan tokoh penting dalam kelompok tersebut.

“Intinya ini adalah dua tokoh penting di organisasi massa ini dan kita pemeriksaannya bersifat berkesinambungan nanti ada delik-delim baru nanti akan kita sampaikan saat rilis di Jakarta,” jelasnya.

Sebelumnya, pimpinan Khilafatul Muslimin Abdul Qodir Hasan Baraja ditangkap aparat keamanan. Dia ditangkap oleh Polda Metro Jaya terkait dengan Undang-Undang Organisasi Masyarakat, UU ITE, dan penyebaran berita hoaks yang menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Kepala Bagian Bantuan Operasi (Kabagbanops) Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri Kombes Pol. Aswin Siregar, mengungkapkan Abdul Qodir Hasan Baraja memiliki jejak rekam terkait dengan terorisme dan pernah ditangkap pada era Orde Baru.

“Ya, AQHB menjadi anggota NII Lampung,” kata Aswin dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (7/6) dikutip dari Antara. Aswin menjelaskan, Abdul Qodir Hasan Baraja terlibat komando jihad membantu mencarikan amunisi untuk bom Medan pada 1975.

Atas perbuatannya, mereka dijerat dengan Pasal 14 dan/atau Pasal 15 UU No 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 82 A jo Pasal 59 UU Nomor 16 tahun 2017 tentang Penetapan Perpu No 2 tahun 2017 tentang Perubahan UU Nomor 17 tahun 2013 tentang Organisasi Masyarakat.(Jawapos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/