alexametrics
29.7 C
Gorontalo
Sunday, June 26, 2022

Fahri Hamzah Diskakmat Chusnul Chotimah: Kalo Karena Islamophobia Semua Islam..

GORONTALOPOST.ID – Pegiat Media sosial, Chusnul Chotimah geram dengan pernyataan Fahri Hamzah yang mengatakan kasus Ustaz Abdul Somad (UAS), yang ditolak ke Singapura karena adanya perkembangan islamophobia.

 

Politisi Partai Gelora, Fahri Hamzah mengatakan perkembangan islamophobia tidak hanya negara tetangga melainkan di negara sendiri.

 

“Ada persoalan lain yang nampak dari kasus UAS ini, yaitu berkembangnya islamophobia tidak saja di beberapa negara tetangga tetapi juga termasuk di dalam negeri,” ucap Fahri hamzah dikutip dari @Fahrihamzah pada Rabu, 18 Mei 2022.

 

“Islamophobia dan berbagai macam kebencian kepada sesama adalah penyakit umat manusia kita hari ini,” sambungnya.

 

Pernyataan Fahri Hamzah tersebut, langsung dikomentari oleh Chusnul Chotimah melalui akun Twitter pribadinya.

 

Chusnul mengatakan, jika karena perkembagan islamophobia seharusnya semua beragama Islam ditolak masuk di Singapura.

 

“Kalo karena islamophobia seharusnya semua yang beragama islam di tolak masuk di Singapura, tapi nyatanya tidak,” ucap Chusnul dikutip melalui @ChusnulCh_ pada Rabu, 18 Mei 2022.

 

Chusnul pun meminta kepada Fahri Hamzah, untuk menghentikan membawa nama islam sebagai pembelaan atas keburukan nama islam.

 

“Mereka sama dengan kami dan negara kamu sedang berjuang melawan radikalisme, stop bawa islam untuk membela mereka yang melakukan keburukan atas nama islam,” ungkapnya.

 

Sebagaiman diketahui,melalui akun media sosialnya, UAS membenarkan dirinya telah dideportasi oleh Imigrasi Singapura.

 

UAS menyebut bahwa kedatangannya ke Singapura untuk liburan bersama keluarga dan sahabatnya.(FIN/Fajar)

GORONTALOPOST.ID – Pegiat Media sosial, Chusnul Chotimah geram dengan pernyataan Fahri Hamzah yang mengatakan kasus Ustaz Abdul Somad (UAS), yang ditolak ke Singapura karena adanya perkembangan islamophobia.

 

Politisi Partai Gelora, Fahri Hamzah mengatakan perkembangan islamophobia tidak hanya negara tetangga melainkan di negara sendiri.

 

“Ada persoalan lain yang nampak dari kasus UAS ini, yaitu berkembangnya islamophobia tidak saja di beberapa negara tetangga tetapi juga termasuk di dalam negeri,” ucap Fahri hamzah dikutip dari @Fahrihamzah pada Rabu, 18 Mei 2022.

 

“Islamophobia dan berbagai macam kebencian kepada sesama adalah penyakit umat manusia kita hari ini,” sambungnya.

 

Pernyataan Fahri Hamzah tersebut, langsung dikomentari oleh Chusnul Chotimah melalui akun Twitter pribadinya.

 

Chusnul mengatakan, jika karena perkembagan islamophobia seharusnya semua beragama Islam ditolak masuk di Singapura.

 

“Kalo karena islamophobia seharusnya semua yang beragama islam di tolak masuk di Singapura, tapi nyatanya tidak,” ucap Chusnul dikutip melalui @ChusnulCh_ pada Rabu, 18 Mei 2022.

 

Chusnul pun meminta kepada Fahri Hamzah, untuk menghentikan membawa nama islam sebagai pembelaan atas keburukan nama islam.

 

“Mereka sama dengan kami dan negara kamu sedang berjuang melawan radikalisme, stop bawa islam untuk membela mereka yang melakukan keburukan atas nama islam,” ungkapnya.

 

Sebagaiman diketahui,melalui akun media sosialnya, UAS membenarkan dirinya telah dideportasi oleh Imigrasi Singapura.

 

UAS menyebut bahwa kedatangannya ke Singapura untuk liburan bersama keluarga dan sahabatnya.(FIN/Fajar)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/