alexametrics
25.5 C
Gorontalo
Sunday, August 14, 2022

PANAS! Tepis Pernyataan Ketua Nasdem, Jubir Ketum Gerindra: Omong Kosong, Merusak Silaturahmi

GORONTALOPOST.ID–Juru Bicara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak menepis pernyataan Ketua DPP Partai NasDem Zulfan Lindan, yang mengatakan bahwa Ketua Umum NasDem Surya Paloh meminta Prabowo Subianto untuk memberikan kesempatan kepada tokoh-tokoh muda di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Menurut Dahnil, pernyataan tersebut tidak benar dan berpotensi merusak silaturahmi kedua tokoh tersebut.

“Omong kosong, mengarang cerita yang kemudian dimuat oleh banyak media. Seperti yang dilakukan oleh Pak Zulfan Lindan agaknya merusak silaturahim yang sudah ada. Dengan rendah hati saya berharap Pak Surya Paloh perlu memperhatikan laku kader NasDem tersebut,” kata Dahnil dalam unggahan pada akun twitternya, Selasa (19/7).

Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah itu tak memungkiri, pernyataan Zulfan justru akan merusak silaturahmi yang terbangun antara Prabowo dengan Surya Paloh.

“Jadi menurut saya, Pak Zulfan Lindan tak elok merusak silaturahim, dan undangan Pak Surya Paloh ke Pak Prabowo dg omongan yg tdk pernah diucapkan oleh Pak SP ke Pak Prabowo. Omongan Pak Zulfan tsb terang upaya merusak silaturahim, dan saya yakin Pak SP tak mau begitu,” jelas Dahnil.

Prabowo memang sempat bertemu Surya Paloh di Tower NasDem, Jakarta Pusat, Rabu (1/6) lalu. Namun tidak ada pembicaraan khusus dalam pertemuan kedua tokoh nasional tersebut.

Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah itu tak memungkiri, pernyataan Zulfan justru merusak silaturahim yang terbangun antara Prabowo dengan Surya Paloh. Dalam pertemuan itu, kata Dahnil, Surya Paloh tidak pernah menyampaikan pernyataan seperti yang disampaikan Zulfan.

“Saya cek ke Pak Prabowo apakah benar Pak Surya ngomong seperti yang disampaikan Pak Zulfan ini? Pak Prabowo sampaikan tidak ada omongan seperti itu disampaikan SP (Surya Paloh). Terus yang disampaikan Pak Zulfan itu omongan siapa?” tegas Dahnil.

Sebelumnya, Ketua DPP Nasdem Zulfan Lindan menyampaikan soal pertemuan antara Paloh dengan Prabowo. Menurut Zulfan, Paloh berpesan kepada Prabowo bahwa usia mereka sudah tua dan saatnya memberi kesempatan kepada yang muda-muda untuk maju sebagai bakal capres 2024.

“Kan sebenarnya kader-kader NasDem itu menangkap Pak Surya bilang ‘sudahlah Pak Prabowo, kita ini sudah tua-tua, kasih yang muda-muda lah, kan gitu, itu sudah ditangkap,” lanjutnya.

Pesan itu ditangkap para kader NasDem. Karena itu, tak satu pun di kalangan internal mereka memilih Prabowo saat Rakernas NasDem. Meski demikian, menurut Zulfan, di dunia politik tak menutup kemungkinan kondisinya akan berbalik.

Rakernas NasDem yang digelar di JCC Senayan, Jakarta pada (17/6) lalu, merekomendasikan tiga nama bakal capres 2024 yaitu Gubernur DKI Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

“Itu bisa berbalik nanti. Pengalaman hidup kita pernah tidak suka betul suka sama seseorang. Tapi, tiba-tiba pada suatu saat jadi kawan dekat, baik laki atau perempuan,” pungkas Zulfan.(Jawapos)

GORONTALOPOST.ID–Juru Bicara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak menepis pernyataan Ketua DPP Partai NasDem Zulfan Lindan, yang mengatakan bahwa Ketua Umum NasDem Surya Paloh meminta Prabowo Subianto untuk memberikan kesempatan kepada tokoh-tokoh muda di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Menurut Dahnil, pernyataan tersebut tidak benar dan berpotensi merusak silaturahmi kedua tokoh tersebut.

“Omong kosong, mengarang cerita yang kemudian dimuat oleh banyak media. Seperti yang dilakukan oleh Pak Zulfan Lindan agaknya merusak silaturahim yang sudah ada. Dengan rendah hati saya berharap Pak Surya Paloh perlu memperhatikan laku kader NasDem tersebut,” kata Dahnil dalam unggahan pada akun twitternya, Selasa (19/7).

Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah itu tak memungkiri, pernyataan Zulfan justru akan merusak silaturahmi yang terbangun antara Prabowo dengan Surya Paloh.

“Jadi menurut saya, Pak Zulfan Lindan tak elok merusak silaturahim, dan undangan Pak Surya Paloh ke Pak Prabowo dg omongan yg tdk pernah diucapkan oleh Pak SP ke Pak Prabowo. Omongan Pak Zulfan tsb terang upaya merusak silaturahim, dan saya yakin Pak SP tak mau begitu,” jelas Dahnil.

Prabowo memang sempat bertemu Surya Paloh di Tower NasDem, Jakarta Pusat, Rabu (1/6) lalu. Namun tidak ada pembicaraan khusus dalam pertemuan kedua tokoh nasional tersebut.

Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah itu tak memungkiri, pernyataan Zulfan justru merusak silaturahim yang terbangun antara Prabowo dengan Surya Paloh. Dalam pertemuan itu, kata Dahnil, Surya Paloh tidak pernah menyampaikan pernyataan seperti yang disampaikan Zulfan.

“Saya cek ke Pak Prabowo apakah benar Pak Surya ngomong seperti yang disampaikan Pak Zulfan ini? Pak Prabowo sampaikan tidak ada omongan seperti itu disampaikan SP (Surya Paloh). Terus yang disampaikan Pak Zulfan itu omongan siapa?” tegas Dahnil.

Sebelumnya, Ketua DPP Nasdem Zulfan Lindan menyampaikan soal pertemuan antara Paloh dengan Prabowo. Menurut Zulfan, Paloh berpesan kepada Prabowo bahwa usia mereka sudah tua dan saatnya memberi kesempatan kepada yang muda-muda untuk maju sebagai bakal capres 2024.

“Kan sebenarnya kader-kader NasDem itu menangkap Pak Surya bilang ‘sudahlah Pak Prabowo, kita ini sudah tua-tua, kasih yang muda-muda lah, kan gitu, itu sudah ditangkap,” lanjutnya.

Pesan itu ditangkap para kader NasDem. Karena itu, tak satu pun di kalangan internal mereka memilih Prabowo saat Rakernas NasDem. Meski demikian, menurut Zulfan, di dunia politik tak menutup kemungkinan kondisinya akan berbalik.

Rakernas NasDem yang digelar di JCC Senayan, Jakarta pada (17/6) lalu, merekomendasikan tiga nama bakal capres 2024 yaitu Gubernur DKI Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

“Itu bisa berbalik nanti. Pengalaman hidup kita pernah tidak suka betul suka sama seseorang. Tapi, tiba-tiba pada suatu saat jadi kawan dekat, baik laki atau perempuan,” pungkas Zulfan.(Jawapos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/