alexametrics
27.4 C
Gorontalo
Sunday, May 29, 2022

Sebut Ustad Khalid Basalamah Tak Paham Wayang, Prof Henry: Ucapannya Tak Bisa..

GORONTALOPOST.ID–Pernyataan Ustaz Khalid Basalamah soal Wayang dalam Islam mendapat sorotan tajam masyarakat.

Dilansir dari Fajar.co.id, Guru Besar Universitas Airlangga, Prof Henri Subiakto ikut angkat bicara. Menurutnya, Khalid tidak paham dengan budaya dan seni Wayang. Sehingga dia dengan muda mengeluarkan kalimat kebencian kepada Wayang.

“Ustad Khalid Basalamah memang tidak paham wayang kulit. Sepertinya belum pelajari sejarah, makna, filosofi, kegunaan dan upaya para wali saat visualkan wayang” kata Henri, dilansir Rabu 23 Februari 2022.

Meski begitu, Prof Henry berujar, Ustaz Khalid tidak bisa dipidanakan hanya karena menyinggung Wayang. Sebab apa yang disampaikan Khalid itu adalah tafsir keagamaan.

“Walau ucapan Basalamah jadi masalah, dia tidak bisa dipidana. Itu bukan delik. Hanya jawab pertanyaan sesuai tafsir keagamaannya,” ujar Pro Henri.

Lebih lanjut Prof Henri menilai, pentas Wayang yang digelar oleh Gus Miftah adalah hal yang wajar.

Sebab, Wayang itu punya banyak fungsi. Bisa sebagai hiburan, juga bisa sebagai sarana menyalurkan amarah.

“Wayang itu media yg punya banyak fungsi. Dari hiburan hingga saluran perasaan. Adegan perang di pentas Wayang bisa jadi lelucon sekaligus katarsis,” katanya.

“Rasa marah bisa disalurkan di pertunjukkan wayang, jauh lebih baik dari dalam tindakan anarkis yg nyata. Malah jadi lucu, walau kontroversi,” tutur Prof Henri.

Ustad Khalid telah dilaporkan oleh aktor Sandy Tumiwa pada Kamis pekan lalu. Dia dilaporkan karena dinilai telah lecehkan Wayang.

Laporan itu tercatat dalam Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTL) Nomor: STTL/50/II/2022/Bareskrim atas nama Sandy Tumiwa terkait dugaan pelanggaran dalam Undang-undang penghapusan diskriminasi ras dan etnis.(fin/fajar)

GORONTALOPOST.ID–Pernyataan Ustaz Khalid Basalamah soal Wayang dalam Islam mendapat sorotan tajam masyarakat.

Dilansir dari Fajar.co.id, Guru Besar Universitas Airlangga, Prof Henri Subiakto ikut angkat bicara. Menurutnya, Khalid tidak paham dengan budaya dan seni Wayang. Sehingga dia dengan muda mengeluarkan kalimat kebencian kepada Wayang.

“Ustad Khalid Basalamah memang tidak paham wayang kulit. Sepertinya belum pelajari sejarah, makna, filosofi, kegunaan dan upaya para wali saat visualkan wayang” kata Henri, dilansir Rabu 23 Februari 2022.

Meski begitu, Prof Henry berujar, Ustaz Khalid tidak bisa dipidanakan hanya karena menyinggung Wayang. Sebab apa yang disampaikan Khalid itu adalah tafsir keagamaan.

“Walau ucapan Basalamah jadi masalah, dia tidak bisa dipidana. Itu bukan delik. Hanya jawab pertanyaan sesuai tafsir keagamaannya,” ujar Pro Henri.

Lebih lanjut Prof Henri menilai, pentas Wayang yang digelar oleh Gus Miftah adalah hal yang wajar.

Sebab, Wayang itu punya banyak fungsi. Bisa sebagai hiburan, juga bisa sebagai sarana menyalurkan amarah.

“Wayang itu media yg punya banyak fungsi. Dari hiburan hingga saluran perasaan. Adegan perang di pentas Wayang bisa jadi lelucon sekaligus katarsis,” katanya.

“Rasa marah bisa disalurkan di pertunjukkan wayang, jauh lebih baik dari dalam tindakan anarkis yg nyata. Malah jadi lucu, walau kontroversi,” tutur Prof Henri.

Ustad Khalid telah dilaporkan oleh aktor Sandy Tumiwa pada Kamis pekan lalu. Dia dilaporkan karena dinilai telah lecehkan Wayang.

Laporan itu tercatat dalam Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTL) Nomor: STTL/50/II/2022/Bareskrim atas nama Sandy Tumiwa terkait dugaan pelanggaran dalam Undang-undang penghapusan diskriminasi ras dan etnis.(fin/fajar)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/