alexametrics
24.5 C
Gorontalo
Thursday, May 19, 2022

TERBONGKAR! Ini Alasan Brigjen Junior Tumilaar Jadi Tahanan Militer

GORONTALOPOST.ID – Brigjen Junior Tumilaar yang jadi tahanan militer menjadi perhatian publik. Karena sebelumnya Brigjen Tumilaar dikenal vokal dalam membelah rakyat kecil.

Dilansir dari pojoksatu.id (jaringan manadopost.id), TNI AD memberikan penjelasan lengkap terkait ditahannya staf khusus KSAD Brigjen Junior Tumilaar di RTM Cimanggis Depok. Salah satunya dianggap tak menaati perintah dinas.

KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman menyebut Brigjen Junior Tumilaar ditahan di RTM Cimanggis. Brigjen Junior Tumilaar ditahan karena bekerja di luar kewenangannya.

“Dia mengatasnamakan staf khusus KSAD dan di luar kewenangannya. Setiap prajurit itu, apa pun kewenangannya, apabila melaksanakan tugas, pasti ada surat perintahnya,” tegas Jenderal Dudung Abdurrachman, Senin (21/2/2022).

Jenderal Dudung menerangkan Brigjen Junior Tumilaar berstatus perwira tinggi khusus (Patisus) KSAD yang tak memiliki jabatan. Brigjen Tumilaar tak ada jabatan karena masalah kasus sebelumnya.

Jenderal Dudung menyebut perbuatan Brigjen Junior Tumilaar sudah di luar kapasitas.

Dia menegaskan kembali, Brigjen Tumilaar beraksi membela rakyat, padahal itu kewenangan Babinsa dan Kodim.

“Seharusnya Babinsa sampai Kodim yang melakukan kegiatan tersebut, dan tentunya koordinasi dengan pemda dan aparat keamanan setempat. Dia melakukan kegiatan di luar tugas pokoknya,” tegas Jenderal Dudung, Selasa (22/2).

GORONTALOPOST.ID – Brigjen Junior Tumilaar yang jadi tahanan militer menjadi perhatian publik. Karena sebelumnya Brigjen Tumilaar dikenal vokal dalam membelah rakyat kecil.

Dilansir dari pojoksatu.id (jaringan manadopost.id), TNI AD memberikan penjelasan lengkap terkait ditahannya staf khusus KSAD Brigjen Junior Tumilaar di RTM Cimanggis Depok. Salah satunya dianggap tak menaati perintah dinas.

KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman menyebut Brigjen Junior Tumilaar ditahan di RTM Cimanggis. Brigjen Junior Tumilaar ditahan karena bekerja di luar kewenangannya.

“Dia mengatasnamakan staf khusus KSAD dan di luar kewenangannya. Setiap prajurit itu, apa pun kewenangannya, apabila melaksanakan tugas, pasti ada surat perintahnya,” tegas Jenderal Dudung Abdurrachman, Senin (21/2/2022).

Jenderal Dudung menerangkan Brigjen Junior Tumilaar berstatus perwira tinggi khusus (Patisus) KSAD yang tak memiliki jabatan. Brigjen Tumilaar tak ada jabatan karena masalah kasus sebelumnya.

Jenderal Dudung menyebut perbuatan Brigjen Junior Tumilaar sudah di luar kapasitas.

Dia menegaskan kembali, Brigjen Tumilaar beraksi membela rakyat, padahal itu kewenangan Babinsa dan Kodim.

“Seharusnya Babinsa sampai Kodim yang melakukan kegiatan tersebut, dan tentunya koordinasi dengan pemda dan aparat keamanan setempat. Dia melakukan kegiatan di luar tugas pokoknya,” tegas Jenderal Dudung, Selasa (22/2).

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/