alexametrics
30.8 C
Gorontalo
Thursday, May 26, 2022

TERNYATA! Debt Collector yang Keroyok Ketum KNPI Dibayar Rp1 Juta

GORONTALOPOST.ID-Debt collector yang melakukan pengeroyokan terhadap Ketua Umum KNPI Haris Pertama, mendapat bayaran Rp1 juta per orang. Anehnya, polisi masih merahasiakan identitas dalang.

 

Namun bayaran terhadap para debt collector ini baru diberikan sebagian dari bayaran yang dijanjikan. Hal itu dibenarkan, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat kepada wartawan, Rabu (23/2/2022).N“Iya para pelaku dibayar 1 juta per orang,” kata Tubagus.

 

Kendati sudah diketahui para debt collector mendapat bayaran 1 juta per orang. Namun Kombes Tubagus belum membeberkan identitas siapa dalang pelaku yang membayar para debt collector tersebut. “Ini masih dikembangkan terus,” ujarnya.

 

Polda Metro Jaya sebelumnya telah berhasil meringkus tiga pelaku pengeroyokan Ketua Umum KNPI, Haris Pertama. Tiga pelaku berinisial MS, JT, dan SM itu ditangkap di dua lokasi yakni di Jakut dan Bekasi.

 

Dari tiga pelaku, dua pelaku lainnya masih diburu dan sudah masuk daftar pencarian orang alias DPO. Atas perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal 170 KUHP ayat 2 dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

 

Seperti diketahui, Ketua Umum KNPI Pusat Haris Pertama dipukuli tiga orang memakai masker dengan benda tumpul saat hendak makan di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin siang (21/2/2022).

 

Insiden itu berawal saat Haris turun dari mobilnya di parkiran rumah makan Garuda Cikini, Jakarta Pusat. “Siang tadi sekitar pukul 14.10 WIB di parkiran rumah makan Garuda Cikini, setelah turun dari mobil saya di hajar dan dipukul oleh orang tidak dikenal lebih dari 3 orang,” kata Haris dalam keterangannya, Senin (21/2/2022).

 

Terduga pelaku pemukulan itu sudah mengikuti dirinya dari kediamannya. Pasalnya para pelaku diduga tahu mobil Haris hendak parkir di parkiran rumah makan tersebut. “Diduga sudah mengikuti sejak dari rumah, pada saat di parkiran rumah makan Cikini, orang itu langsung menghajar,” ujarnya.

 

Haris juga menduga ada dalang atau aktor dari pelaku yang melakukan pengeroyokan terhadap dirinya. Sebab Haris Pertama sama sekali tak mengenali tiga pelaku yang melakukan pengeroyokan terhadap dirinya itu. “Saya yakin ada dalang dari (pengeroyokan) ini,” tutur Haris.

 

Atas insiden itu, Haris mengalami luka di pelipis mata dan kepalanya sobek. Korban langsung dilarikan ke IGD RSCM Kencana untuk penanganan medis serta dilakukan visum. Korban juga telah melapor ke Polsek Menteng, Jakarta Pusat.(pojoksatu)

GORONTALOPOST.ID-Debt collector yang melakukan pengeroyokan terhadap Ketua Umum KNPI Haris Pertama, mendapat bayaran Rp1 juta per orang. Anehnya, polisi masih merahasiakan identitas dalang.

 

Namun bayaran terhadap para debt collector ini baru diberikan sebagian dari bayaran yang dijanjikan. Hal itu dibenarkan, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat kepada wartawan, Rabu (23/2/2022).N“Iya para pelaku dibayar 1 juta per orang,” kata Tubagus.

 

Kendati sudah diketahui para debt collector mendapat bayaran 1 juta per orang. Namun Kombes Tubagus belum membeberkan identitas siapa dalang pelaku yang membayar para debt collector tersebut. “Ini masih dikembangkan terus,” ujarnya.

 

Polda Metro Jaya sebelumnya telah berhasil meringkus tiga pelaku pengeroyokan Ketua Umum KNPI, Haris Pertama. Tiga pelaku berinisial MS, JT, dan SM itu ditangkap di dua lokasi yakni di Jakut dan Bekasi.

 

Dari tiga pelaku, dua pelaku lainnya masih diburu dan sudah masuk daftar pencarian orang alias DPO. Atas perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal 170 KUHP ayat 2 dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

 

Seperti diketahui, Ketua Umum KNPI Pusat Haris Pertama dipukuli tiga orang memakai masker dengan benda tumpul saat hendak makan di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin siang (21/2/2022).

 

Insiden itu berawal saat Haris turun dari mobilnya di parkiran rumah makan Garuda Cikini, Jakarta Pusat. “Siang tadi sekitar pukul 14.10 WIB di parkiran rumah makan Garuda Cikini, setelah turun dari mobil saya di hajar dan dipukul oleh orang tidak dikenal lebih dari 3 orang,” kata Haris dalam keterangannya, Senin (21/2/2022).

 

Terduga pelaku pemukulan itu sudah mengikuti dirinya dari kediamannya. Pasalnya para pelaku diduga tahu mobil Haris hendak parkir di parkiran rumah makan tersebut. “Diduga sudah mengikuti sejak dari rumah, pada saat di parkiran rumah makan Cikini, orang itu langsung menghajar,” ujarnya.

 

Haris juga menduga ada dalang atau aktor dari pelaku yang melakukan pengeroyokan terhadap dirinya. Sebab Haris Pertama sama sekali tak mengenali tiga pelaku yang melakukan pengeroyokan terhadap dirinya itu. “Saya yakin ada dalang dari (pengeroyokan) ini,” tutur Haris.

 

Atas insiden itu, Haris mengalami luka di pelipis mata dan kepalanya sobek. Korban langsung dilarikan ke IGD RSCM Kencana untuk penanganan medis serta dilakukan visum. Korban juga telah melapor ke Polsek Menteng, Jakarta Pusat.(pojoksatu)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/