alexametrics
28.8 C
Gorontalo
Friday, July 1, 2022

Jokowi Disebut Telah Berseberangan dengan PDIP, Pengamat Ini Bilang Megawati…

GORONTALOPOST.ID – Pengamat politik Dedi Kurnia Syah menyebut langkah politik Jokowi dimaknai telah berseberangan dengan PDIP saat hadir bersama Ganjar Pranowo di Rakernas Projo di Borodur, Magelang, Jateng.

Secara politik, kehadiran Presiden Jokowi di acara Rakernas Relawan Pro Jokowi (Projo) yang didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bisa dimaknai langkah politik yang berseberangan dengan PDI Perjuangan.

Menurut Dedi, sikap Ganjar Pranowo menghadiri acara Rakernas Projo serupa dengan Presiden Joko Widodo.

Yakni tidak menghormati PDIP dan Megawati Soekarnoputri.

Bahkan, Dedi memandang, ada pesan politik yang kuat dari Jokowi dan Ganjar sedang ingin mereduksi kekuasaan Megawati di PDI Perjuangan.

“Bukan tidak mungkin memang ada gerakan Ganjar dan Jokowi untuk sama-sama mereduksi kekuasaan Megawati,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) ini, Senin (23/5).

Dalam beberapa bulan terakhir perbedaan antara Ganjar Pranowo dan PDI Perjuangan makin menguat.

Meski di berbagai hasil survei menempatkan elektabilitas Ganjar ada di 3 besar, belum ada tanda PDIP akan mengusung orang nomor satu di Jawa Tengah itu sebagai calon presiden (Capres).

GORONTALOPOST.ID – Pengamat politik Dedi Kurnia Syah menyebut langkah politik Jokowi dimaknai telah berseberangan dengan PDIP saat hadir bersama Ganjar Pranowo di Rakernas Projo di Borodur, Magelang, Jateng.

Secara politik, kehadiran Presiden Jokowi di acara Rakernas Relawan Pro Jokowi (Projo) yang didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bisa dimaknai langkah politik yang berseberangan dengan PDI Perjuangan.

Menurut Dedi, sikap Ganjar Pranowo menghadiri acara Rakernas Projo serupa dengan Presiden Joko Widodo.

Yakni tidak menghormati PDIP dan Megawati Soekarnoputri.

Bahkan, Dedi memandang, ada pesan politik yang kuat dari Jokowi dan Ganjar sedang ingin mereduksi kekuasaan Megawati di PDI Perjuangan.

“Bukan tidak mungkin memang ada gerakan Ganjar dan Jokowi untuk sama-sama mereduksi kekuasaan Megawati,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) ini, Senin (23/5).

Dalam beberapa bulan terakhir perbedaan antara Ganjar Pranowo dan PDI Perjuangan makin menguat.

Meski di berbagai hasil survei menempatkan elektabilitas Ganjar ada di 3 besar, belum ada tanda PDIP akan mengusung orang nomor satu di Jawa Tengah itu sebagai calon presiden (Capres).

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/