alexametrics
24.3 C
Gorontalo
Wednesday, June 29, 2022

ASTAGA! Pesawat Susi Air Kecelakaan di Papua, Pilot dan Tiga Penumpang Patah Tulang Kaki

GORONTALOPOST.ID–Ketika helikopter TNI Angkatan Udara tiba di dekat lokasi, ketujuh korban kecelakaan pesawat Susi Air telah berada di tempat yang mudah dijangkau. Warga setempat yang mengevakuasinya terlebih dahulu.

“Kami pun jadi tak perlu menggunakan tali dalam proses evakuasi. Ini semua berkat bantuan masyarakat,” kata Danlanud Yohanis Kapiyau, Mimika, Letkol Pnb Slamet Suhartono, kepada Cenderawasih Pos kemarin (23/6).

Pesawat Susi Air PK-BVM dengan rute Timika–Duma, Papua, itu mengalami kecelakaan kemarin pukul 06.00 WIT. Pesawat tersebut lepas landas pukul 05.34 WIT dari Timika, ibu kota Kabupaten Mimika, dan dijadwalkan mendarat di Duma, salah satu kampung di Distrik Mapenduma, Kabupaten Nduga, pukul 05.54 WIT.

Pesawat dipiloti Capt Doyle Peter, warga negara Afrika Selatan. Dan, mengangkut enam penumpang: Lukas Dimpau, Seru Warkus Diabelu, Leo Pimpiau, Philipus Dimpau, Ficken Dimpau, serta Melina Dimpau.

Pada pukul 06.00 WIT, Basarnas Command Center di Jakarta mendeteksi sinyal distress alert dari pesawat berjenis Pilatus Porter PC-6 itu. Informasi tersebut langsung diteruskan ke Kantor SAR Timika.

Persis pukul 06.14 WIT, satu regu SAR sudah berada di Bandara Internasional Mozes Kilangin, Timika. Mereka menyusun rencana operasi SAR pada koordinat 04°02’ 54.00”S–136° 43’ 0600E.

Mereka lantas bergerak menggunakan helikopter Caracal milik TNI-AU pada pukul 11.16 WIT. Dari udara, regu penyelamat melihat pesawat milik Susi Air di titik jatuh.

KERJA SAMA: Helikopter Caracal milik TNI-AU yang digunakan dalam operasi penyelamatan. (SAR TIMIKA UNTUK CENDERAWASIH POS)

Mereka pun langsung turun ke dekat lokasi tersebut dan melakukan evakuasi dengan dibantu masyarakat setempat.

Semua korban dalam kondisi selamat dan sadar ketika dievakuasi. Tapi, belum diketahui penyebab pesawat tersebut mengalami kecelakaan.

’’Lima korban dibawa ke Timika untuk dirawat di RSUD Mimika dan dua lainnya bertahan di Duma,” kata Kepala Kantor SAR Timika George L. Mercy Randang.

Mayor Pnb Adam Hardiman, pilot helikopter Caracal yang digunakan untuk proses evakuasi para korban, mengatakan, cuaca di lokasi kejadian cukup cerah. ’’Di sana (lokasi kejadian) relatif aman dan masyarakat sangat membantu dalam proses evakuasi. Kondisi geografis di lokasi sana memang pegunungan dan letaknya di sekitar sungai,’’ ungkapnya kepada Cenderawasih Pos.

Dihubungi Jawa Pos secara terpisah, Kabidhumas Polda Papua Kombespol A.M. Kamal menuturkan, pilot dan tiga penumpang mengalami patah tulang kaki. Lalu, tiga orang lainnya mengalami luka-luka di badan.

Melalui akun Twitter pribadinya, sekitar pukul 08.00 WIB mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengabarkan kali pertama berita tentang kecelakaan Susi Air tersebut. Tak berselang lama, sekitar pukul 09.00 WIB Susi kembali melontarkan kabar bahwa pilot dan semua penumpang selamat. ’’Mohon doa semua proses evakuasi dari lokasi bisa lancar dan mudah,’’ ujar Susi.

Terpisah, Managing Director Susi Air Geoffrey mengatakan bahwa pihaknya menyampaikan keprihatinan sekaligus meminta maaf kepada masyarakat, khususnya para penumpang, atas terjadinya insiden kecelakaan pesawat Susi Air PK-BVM.

Geoffrey menegaskan, seluruh penumpang serta pilot pesawat dipastikan selamat dan telah dievakuasi serta mendapat perawatan. Untuk itu, Susi Air memberikan perhatian khusus guna mengurus dan memfasilitasi kebutuhan para penumpang dan pilot yang memerlukan perawatan.

’’Saat ini Susi Air bekerja sama dengan instansi pemerintah yang berwenang telah memulai penyelidikan resmi sesuai standar operasi penerbangan untuk mengetahui dan mengevaluasi semua faktor yang menyebabkan terjadinya insiden kecelakaan,’’ tambah Geoffrey.(Jawapos)

GORONTALOPOST.ID–Ketika helikopter TNI Angkatan Udara tiba di dekat lokasi, ketujuh korban kecelakaan pesawat Susi Air telah berada di tempat yang mudah dijangkau. Warga setempat yang mengevakuasinya terlebih dahulu.

“Kami pun jadi tak perlu menggunakan tali dalam proses evakuasi. Ini semua berkat bantuan masyarakat,” kata Danlanud Yohanis Kapiyau, Mimika, Letkol Pnb Slamet Suhartono, kepada Cenderawasih Pos kemarin (23/6).

Pesawat Susi Air PK-BVM dengan rute Timika–Duma, Papua, itu mengalami kecelakaan kemarin pukul 06.00 WIT. Pesawat tersebut lepas landas pukul 05.34 WIT dari Timika, ibu kota Kabupaten Mimika, dan dijadwalkan mendarat di Duma, salah satu kampung di Distrik Mapenduma, Kabupaten Nduga, pukul 05.54 WIT.

Pesawat dipiloti Capt Doyle Peter, warga negara Afrika Selatan. Dan, mengangkut enam penumpang: Lukas Dimpau, Seru Warkus Diabelu, Leo Pimpiau, Philipus Dimpau, Ficken Dimpau, serta Melina Dimpau.

Pada pukul 06.00 WIT, Basarnas Command Center di Jakarta mendeteksi sinyal distress alert dari pesawat berjenis Pilatus Porter PC-6 itu. Informasi tersebut langsung diteruskan ke Kantor SAR Timika.

Persis pukul 06.14 WIT, satu regu SAR sudah berada di Bandara Internasional Mozes Kilangin, Timika. Mereka menyusun rencana operasi SAR pada koordinat 04°02’ 54.00”S–136° 43’ 0600E.

Mereka lantas bergerak menggunakan helikopter Caracal milik TNI-AU pada pukul 11.16 WIT. Dari udara, regu penyelamat melihat pesawat milik Susi Air di titik jatuh.

KERJA SAMA: Helikopter Caracal milik TNI-AU yang digunakan dalam operasi penyelamatan. (SAR TIMIKA UNTUK CENDERAWASIH POS)

Mereka pun langsung turun ke dekat lokasi tersebut dan melakukan evakuasi dengan dibantu masyarakat setempat.

Semua korban dalam kondisi selamat dan sadar ketika dievakuasi. Tapi, belum diketahui penyebab pesawat tersebut mengalami kecelakaan.

’’Lima korban dibawa ke Timika untuk dirawat di RSUD Mimika dan dua lainnya bertahan di Duma,” kata Kepala Kantor SAR Timika George L. Mercy Randang.

Mayor Pnb Adam Hardiman, pilot helikopter Caracal yang digunakan untuk proses evakuasi para korban, mengatakan, cuaca di lokasi kejadian cukup cerah. ’’Di sana (lokasi kejadian) relatif aman dan masyarakat sangat membantu dalam proses evakuasi. Kondisi geografis di lokasi sana memang pegunungan dan letaknya di sekitar sungai,’’ ungkapnya kepada Cenderawasih Pos.

Dihubungi Jawa Pos secara terpisah, Kabidhumas Polda Papua Kombespol A.M. Kamal menuturkan, pilot dan tiga penumpang mengalami patah tulang kaki. Lalu, tiga orang lainnya mengalami luka-luka di badan.

Melalui akun Twitter pribadinya, sekitar pukul 08.00 WIB mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengabarkan kali pertama berita tentang kecelakaan Susi Air tersebut. Tak berselang lama, sekitar pukul 09.00 WIB Susi kembali melontarkan kabar bahwa pilot dan semua penumpang selamat. ’’Mohon doa semua proses evakuasi dari lokasi bisa lancar dan mudah,’’ ujar Susi.

Terpisah, Managing Director Susi Air Geoffrey mengatakan bahwa pihaknya menyampaikan keprihatinan sekaligus meminta maaf kepada masyarakat, khususnya para penumpang, atas terjadinya insiden kecelakaan pesawat Susi Air PK-BVM.

Geoffrey menegaskan, seluruh penumpang serta pilot pesawat dipastikan selamat dan telah dievakuasi serta mendapat perawatan. Untuk itu, Susi Air memberikan perhatian khusus guna mengurus dan memfasilitasi kebutuhan para penumpang dan pilot yang memerlukan perawatan.

’’Saat ini Susi Air bekerja sama dengan instansi pemerintah yang berwenang telah memulai penyelidikan resmi sesuai standar operasi penerbangan untuk mengetahui dan mengevaluasi semua faktor yang menyebabkan terjadinya insiden kecelakaan,’’ tambah Geoffrey.(Jawapos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/