alexametrics
29.7 C
Gorontalo
Sunday, June 26, 2022

Eks Komisioner KPK Ini Dapat Penghargaan dari Badan Antikorupsi Malaysia

GORONTALOPOST.ID–Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Saut Situmorang, menerima penghargaan “Life Time Achievement” dari Malaysian Anti-Corruption Commission (MACC), di The Everly Hotel Putrajaya, Selasa (24/5) malam.

Pemberian penghargaan ini diungkapkan mantan Komisioner KPK Saut Situmorang itu lewat akun instagram miliknya @sautsitumorang_ss.

“Saya diberi penghargaan “Life Time Achievement Award” bersama beberapa tokoh antiorupsi di Malaysia dan Thailand,” tulis Saut Saut Situmorang di akun instagramnya @sautsitumorang_ss, Rabu (25/5).

Atas penghargaan yang diterimanya, mantan Staf Ahli Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Badan Intelijen Negara (BIN) tersebut, mengucapkan terimakasih kepada MACC dan ISI atau Internasional Strategy Institute.

Saut tak menyangka jika dirinya bakal masuk nominasi dan terpilih dari 10 kandidat yang akan mendapat penghargaan sebagai tokoh yang berjuang dalam isu pencegahan dan pemberantasan korupsi. Karena awalnya Saut berpikir, hanya mendapat piagam penghargaan sebagaimana biasa dalam sebuah seminar.

“Intinya yang saya lihat, mereka beri penghargaan kepada orang-orang yang fokus terhadap keria-kerja dibidang antikorupsi,” kata Saut kepada JawaPos.com.

“Memang ada massanya orang lain yang memahami kita daripada saudara kita sendiri,” imbuh Saut.

Untuk diketahui, Malaysian Anti Corruption Commission (MACC) adalah lembaga penegak hukum yang bergerak pada penanganan perkara korupsi di Malaysia. MACC merupakan badan antirasuah sebagaimana halnya KPK di Indonesia.

Sementara penghargaan yang diterima Saut bersama tokoh antikorupsi dari Thailand, adalah bagian dari pelaksanaan Malaysia Anti Corruption Forum atau MACF ketiga di tahun 2022.

Tak hanya Saut Situmorang, terkait isu pemberantasan korupsi, sebelumnya penghargaan internasional juga pernah diraih tokoh antikorupsi lainnya, yakni mantan penyidik KPK Novel Baswedan.

Novel mendapat penghargaan dari Perdana Internasional Anti-Corruption Champion Foundation (PIACF) di Putrajaya, Malaysia, bersama almarhum Kevin Anthony Morais. Kevin merupakanpenuntut pada Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia, yang terbunuh pada tahun 2015.(Jawapos)

GORONTALOPOST.ID–Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Saut Situmorang, menerima penghargaan “Life Time Achievement” dari Malaysian Anti-Corruption Commission (MACC), di The Everly Hotel Putrajaya, Selasa (24/5) malam.

Pemberian penghargaan ini diungkapkan mantan Komisioner KPK Saut Situmorang itu lewat akun instagram miliknya @sautsitumorang_ss.

“Saya diberi penghargaan “Life Time Achievement Award” bersama beberapa tokoh antiorupsi di Malaysia dan Thailand,” tulis Saut Saut Situmorang di akun instagramnya @sautsitumorang_ss, Rabu (25/5).

Atas penghargaan yang diterimanya, mantan Staf Ahli Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Badan Intelijen Negara (BIN) tersebut, mengucapkan terimakasih kepada MACC dan ISI atau Internasional Strategy Institute.

Saut tak menyangka jika dirinya bakal masuk nominasi dan terpilih dari 10 kandidat yang akan mendapat penghargaan sebagai tokoh yang berjuang dalam isu pencegahan dan pemberantasan korupsi. Karena awalnya Saut berpikir, hanya mendapat piagam penghargaan sebagaimana biasa dalam sebuah seminar.

“Intinya yang saya lihat, mereka beri penghargaan kepada orang-orang yang fokus terhadap keria-kerja dibidang antikorupsi,” kata Saut kepada JawaPos.com.

“Memang ada massanya orang lain yang memahami kita daripada saudara kita sendiri,” imbuh Saut.

Untuk diketahui, Malaysian Anti Corruption Commission (MACC) adalah lembaga penegak hukum yang bergerak pada penanganan perkara korupsi di Malaysia. MACC merupakan badan antirasuah sebagaimana halnya KPK di Indonesia.

Sementara penghargaan yang diterima Saut bersama tokoh antikorupsi dari Thailand, adalah bagian dari pelaksanaan Malaysia Anti Corruption Forum atau MACF ketiga di tahun 2022.

Tak hanya Saut Situmorang, terkait isu pemberantasan korupsi, sebelumnya penghargaan internasional juga pernah diraih tokoh antikorupsi lainnya, yakni mantan penyidik KPK Novel Baswedan.

Novel mendapat penghargaan dari Perdana Internasional Anti-Corruption Champion Foundation (PIACF) di Putrajaya, Malaysia, bersama almarhum Kevin Anthony Morais. Kevin merupakanpenuntut pada Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia, yang terbunuh pada tahun 2015.(Jawapos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/