alexametrics
25.2 C
Gorontalo
Saturday, May 21, 2022

BERANI BANGET! Jenderal Dudung Ditantang Buka Data Kelompok Radikal

GORONTALOPOST.ID Umar Sadat Hasibuan atau Gus Umar menantang Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman  untuk membuka data kelompok radikal yang mengancam Indonesia.

Dilansir dari Fajar.co.id, Gus Umar mengatakan jangan sampai omongan Jenderal Dudung soal kelompok radikal hanya omong kosong.

“Ayolah pak dudung buka datanya ke publik. Jgn ngomong doank,” tulis Gus Umar di akun Twitter @UmarHasibuan75_, Rabu (26/1/2022).

Sebelumnya, Jenderal Dudung mengatakan perkembangan kelompok radikal di Indonesia amat cepat, bahkan dalam hitungan menit.

Ia juga menyebut, paham radikal kini sudah masuk ke beberapa elemen masyarakat, baik mahasiswa hingga kelompok lainnya.

Dirinya bahkan meminta jajaran prajurit TNI AD untuk peka dan mampu mengantisipasi perkembangan itu. Dudung juga memerintahkan jajarannya untuk melakukan pembinaan kepada masyarakat soal bahaya paham radikal.

“Saya ingatkan ke seluruh prajurit TNI AD bahwa kalian sangat strategis. Oleh karena itu pahami dan kuasai betul dimana letak perkembangan yang mereka lakukan, dan jangan pernah ragu menghadapi mereka dan kita siap untuk menghadapi situasi apapun,” ucapnya.(msn/fajar)

GORONTALOPOST.ID Umar Sadat Hasibuan atau Gus Umar menantang Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman  untuk membuka data kelompok radikal yang mengancam Indonesia.

Dilansir dari Fajar.co.id, Gus Umar mengatakan jangan sampai omongan Jenderal Dudung soal kelompok radikal hanya omong kosong.

“Ayolah pak dudung buka datanya ke publik. Jgn ngomong doank,” tulis Gus Umar di akun Twitter @UmarHasibuan75_, Rabu (26/1/2022).

Sebelumnya, Jenderal Dudung mengatakan perkembangan kelompok radikal di Indonesia amat cepat, bahkan dalam hitungan menit.

Ia juga menyebut, paham radikal kini sudah masuk ke beberapa elemen masyarakat, baik mahasiswa hingga kelompok lainnya.

Dirinya bahkan meminta jajaran prajurit TNI AD untuk peka dan mampu mengantisipasi perkembangan itu. Dudung juga memerintahkan jajarannya untuk melakukan pembinaan kepada masyarakat soal bahaya paham radikal.

“Saya ingatkan ke seluruh prajurit TNI AD bahwa kalian sangat strategis. Oleh karena itu pahami dan kuasai betul dimana letak perkembangan yang mereka lakukan, dan jangan pernah ragu menghadapi mereka dan kita siap untuk menghadapi situasi apapun,” ucapnya.(msn/fajar)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/