alexametrics
24.2 C
Gorontalo
Friday, August 19, 2022

NAH LHO! Izin Dicabut, 12 Outlet Holywings di Jakarta Mulai Disegel Pemprov DKI Melalui Satpol PP

GORONTALOPOST.ID–Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) resmi menyegel 12 gerai atau outlet tempat hiburan malam (THM) Holywings yang tersebar di Provinsi DKI Jakarta.

Penyegelan ini dilakukan setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencabut izin usaha Holywings.

“Saya ulangi kembali bahwa hari ini kami Pemprov DKI ada Satpol PP, Dinas Parekraf, Dinas PPKUKM, dan juga dari beberapa pejabat di wilayah ada pak camat dan sebagainya di sini, melakukan suatu tindakan terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh tempat usaha Holywings,” kata Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin di Jakarta, Selasa (28/6).

Penyegelan 12 outlet Holywings dilakukan berdasarkan Perda DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum dan Pergub DKI Jakarta Nomor 18 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata.

Selain itu juga berdasarkan Surat Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor e-0535/PW.01.02 tanggal 27 Juni 2022 perihal Rekomendasi Pencabutan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Rekomendasi Penutupan Tempat Usaha Holywings Group yang berada di Wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Kemudian, Surat Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Nomor 3862/-1.91 tanggal 27 Juni 2022 perihal Rekomendasi Pencabutan Izin dan Surat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Nomor e-0389/TM.04.04 tanggal 27 Juni 2022 perihal Pencabutan Izin (NIB dan/atau Sertifikat Standar/Izin).

Arifin mengungkapkan, dalam pelaksanaannya Holywings tidak didukung dengan kelengkapan dokumen perizinan. Hal ini setelah pihak Pemprov DKI melalukan pemantauan langsung terhadap izin operasional Holywings.

“Dalam pelaksanaan kegiatan daripada tempat usaha Holywings ini, ternyata aktivitas operasionalnya tidak didukung oleh kelengkapan dokumen perizinan,” tegas Arifin.

Selain itu, kata Arifin, terdapat penyalahgunaan perizinan dalam pelaksanaannya. Karena itu, Pemprov DKI melakukan penutupan terhadap 12 outlet Holywings.

“Kami juga sudah mendapatkan surat dari Dinas PTSP yang mana telah dikeluarkan surat untuk pencabutan izin usaha 12 gerai outlet Holywings yang ada di Jakarta. Selain itu juga, kami dari Satpol PP mendapatkan surat dari dinas pariwisata dan ekonomi kreatif untuk melakukan kegiatan penutupan, jadi hari ini secara serentak kami lakukan penutupan 12 outlet Holywings,” pungkas Arifin.(Jawapos)

Berikut daftar 12 outlet Holywings di Jakarta yang telah dicabut izin operasional dan dilakukan penyegelan:

1. Holywings Tanjung Duren Utara,
2. Holywings Kalideres,
3. Holywings Kelapa Gading Barat,
4. Tiger di PIK,
5. Dragon di PIK,
6. Holywings PIK, Kamal Muara,
7. Holywings Reserve Senayan,
8. Holywings Epicentrum,
9. Holywings Mega Kuningan,
10. Garison, Kemang Raya,
11. Holywings Gunawarman, dan
12. Vandetta Gatsu.

GORONTALOPOST.ID–Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) resmi menyegel 12 gerai atau outlet tempat hiburan malam (THM) Holywings yang tersebar di Provinsi DKI Jakarta.

Penyegelan ini dilakukan setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencabut izin usaha Holywings.

“Saya ulangi kembali bahwa hari ini kami Pemprov DKI ada Satpol PP, Dinas Parekraf, Dinas PPKUKM, dan juga dari beberapa pejabat di wilayah ada pak camat dan sebagainya di sini, melakukan suatu tindakan terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh tempat usaha Holywings,” kata Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin di Jakarta, Selasa (28/6).

Penyegelan 12 outlet Holywings dilakukan berdasarkan Perda DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum dan Pergub DKI Jakarta Nomor 18 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata.

Selain itu juga berdasarkan Surat Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor e-0535/PW.01.02 tanggal 27 Juni 2022 perihal Rekomendasi Pencabutan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Rekomendasi Penutupan Tempat Usaha Holywings Group yang berada di Wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Kemudian, Surat Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Nomor 3862/-1.91 tanggal 27 Juni 2022 perihal Rekomendasi Pencabutan Izin dan Surat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Nomor e-0389/TM.04.04 tanggal 27 Juni 2022 perihal Pencabutan Izin (NIB dan/atau Sertifikat Standar/Izin).

Arifin mengungkapkan, dalam pelaksanaannya Holywings tidak didukung dengan kelengkapan dokumen perizinan. Hal ini setelah pihak Pemprov DKI melalukan pemantauan langsung terhadap izin operasional Holywings.

“Dalam pelaksanaan kegiatan daripada tempat usaha Holywings ini, ternyata aktivitas operasionalnya tidak didukung oleh kelengkapan dokumen perizinan,” tegas Arifin.

Selain itu, kata Arifin, terdapat penyalahgunaan perizinan dalam pelaksanaannya. Karena itu, Pemprov DKI melakukan penutupan terhadap 12 outlet Holywings.

“Kami juga sudah mendapatkan surat dari Dinas PTSP yang mana telah dikeluarkan surat untuk pencabutan izin usaha 12 gerai outlet Holywings yang ada di Jakarta. Selain itu juga, kami dari Satpol PP mendapatkan surat dari dinas pariwisata dan ekonomi kreatif untuk melakukan kegiatan penutupan, jadi hari ini secara serentak kami lakukan penutupan 12 outlet Holywings,” pungkas Arifin.(Jawapos)

Berikut daftar 12 outlet Holywings di Jakarta yang telah dicabut izin operasional dan dilakukan penyegelan:

1. Holywings Tanjung Duren Utara,
2. Holywings Kalideres,
3. Holywings Kelapa Gading Barat,
4. Tiger di PIK,
5. Dragon di PIK,
6. Holywings PIK, Kamal Muara,
7. Holywings Reserve Senayan,
8. Holywings Epicentrum,
9. Holywings Mega Kuningan,
10. Garison, Kemang Raya,
11. Holywings Gunawarman, dan
12. Vandetta Gatsu.

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/