alexametrics
30.2 C
Gorontalo
Monday, May 23, 2022

Survei SMRC: Hanya Elektabilitas Ganjar yang Terus Naik Dalam Dua Tahun…

GORONTALOPOST.ID – Dalam dua tahun terakhir, hanya Ganjar Pranowo yang memiliki elektabilitas yang terus menanjak. Demikian salah satu temuan dalam survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) bertajuk “Prospek Partai Politik dan Calon Presiden: Kecenderungan Perilaku Politik Pemilih Nasional” yang dirilis secara online pada Selasa, 28 Desember 2021 di Jakarta.

Survei SMRC ini dilakukan pada 8-16 Desember 2021 melalui tatap muka atau wawancara langsung. Jumlah sample awal 2420 yang dipilih secara acak (multistage random sampling) dari seluruh populasi Indonesia yang berumur minimal 17 tahun atau sudah menikah. Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 2062 atau 85%. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 2,2 % pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling).

Direktur Eksekutif SMRC, Sirojudin Abbas, dalam presentasi hasil surveinya menunjukkan dukungan publik pada Ganjar Pranowo mengalami kenaikan secara konsisten dalam dua tahun terakhir.

“Dalam simulasi semi terbuka, pada survei Maret 2020, elektabilitas Ganjar 6,9 persen. Setahun kemudian, Maret 2021, dukungan pada Ganjar menjadi 8,8 persen,” papar Abbas.

“Dukungan ini meningkat menjadi 12,6 pada Mei 2021. Dan terus menanjak pada September dan Desember 2021, masing-masing 15,8 dan 19,2 persen.”

Anies Baswedan, jelas Abbas, juga mengalami kenaikan dalam periode yang sama, tapi tidak sekuat Ganjar Pranowo, dari 10,1 persen pada Maret 2020 menjadi 13,4 persen pada Desember 2021. Sementara elektabilitas Prabowo Subianto cenderung stagnan, dari 19,5 persen pada Maret 2020 menjadi 19,7 persen pada Desember 2021. (*)

GORONTALOPOST.ID – Dalam dua tahun terakhir, hanya Ganjar Pranowo yang memiliki elektabilitas yang terus menanjak. Demikian salah satu temuan dalam survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) bertajuk “Prospek Partai Politik dan Calon Presiden: Kecenderungan Perilaku Politik Pemilih Nasional” yang dirilis secara online pada Selasa, 28 Desember 2021 di Jakarta.

Survei SMRC ini dilakukan pada 8-16 Desember 2021 melalui tatap muka atau wawancara langsung. Jumlah sample awal 2420 yang dipilih secara acak (multistage random sampling) dari seluruh populasi Indonesia yang berumur minimal 17 tahun atau sudah menikah. Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 2062 atau 85%. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 2,2 % pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling).

Direktur Eksekutif SMRC, Sirojudin Abbas, dalam presentasi hasil surveinya menunjukkan dukungan publik pada Ganjar Pranowo mengalami kenaikan secara konsisten dalam dua tahun terakhir.

“Dalam simulasi semi terbuka, pada survei Maret 2020, elektabilitas Ganjar 6,9 persen. Setahun kemudian, Maret 2021, dukungan pada Ganjar menjadi 8,8 persen,” papar Abbas.

“Dukungan ini meningkat menjadi 12,6 pada Mei 2021. Dan terus menanjak pada September dan Desember 2021, masing-masing 15,8 dan 19,2 persen.”

Anies Baswedan, jelas Abbas, juga mengalami kenaikan dalam periode yang sama, tapi tidak sekuat Ganjar Pranowo, dari 10,1 persen pada Maret 2020 menjadi 13,4 persen pada Desember 2021. Sementara elektabilitas Prabowo Subianto cenderung stagnan, dari 19,5 persen pada Maret 2020 menjadi 19,7 persen pada Desember 2021. (*)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/