alexametrics
27.4 C
Gorontalo
Sunday, May 29, 2022

Ujaran Kebencian Habib Bahar Naik ke Penyidikan, Pengacara: Luar Biasa Cepat

GORONTALOPOST.ID— Laporan polisi dugaan ujaran kebencian yang dilayangkan ke Polda Jawa Barat terhadap Habib Bahar Smith naik dari penyelidikan ke penyidikan. Pengacara Habib Bahar Smith (HBS), Aziz Yanuar mengaku heran dengan kasus ini.

Diduga, Habib Bahar Smith melakukan ujaran kebencian yang mengandung unsur suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).

Naiknya status dari penyelidikan ke penyidikan itu setelah penyidik Polda Jabar mengirimkan surat pemberitahuan dimulaianya penyidikan (SPDP).

“Luar biasa cepat kilat,” sindir Aziz Yanuar dikonfirmasi wartawan, Kamis (30/12/2021) malam.

Aziz mengaku, pihaknya tak terkejut jika kasus tersebut terkesan dipaksakan. Akan tetapi yang membuat pihaknya lebih terkejut adalah begitu cepatnya kasus itu berproses di kepolisian.

“Kami maklum jika ini diduga dipaksakan untuk diproses, tapi prosesnya kilat ini yang kami surprise,” ujarnya.

Kendati demikian, Aziz memastikan Bahar Smith tetap tak ambil pusing atas tudingan dan laporan polisi terhadap dirinya.

Sebaliknya, kata Aziz, justru masyarakat yang semestinya malu karena tak membela Bahar Smith.

“Justru kita yang malu, diam saja terhadap kedzaliman. Sementara, HBS luar biasa mengkoreksi. Kami akan hadapi dan HBS santai dengan ini proses,” ungkapnya.

Eks Sekretaris Bantuan Hukum DPP FPI ini kemudian menyinggung laporan polisi yang dilayangkan Bahas Smtih terhadap Husin Shihab.

Laporan yang dilayangkan ke Polres Bogor itu, dilayangkan kliennya diwakili oleh Ali Ridho.

“Yang buat LP (laporan polisi) itu Babeh Aldo, bukan HBS. Tentu saja sesuai equality before the law, maka harus kilat juga diproses hal itu,” kata dia.(Pojoksatu)

GORONTALOPOST.ID— Laporan polisi dugaan ujaran kebencian yang dilayangkan ke Polda Jawa Barat terhadap Habib Bahar Smith naik dari penyelidikan ke penyidikan. Pengacara Habib Bahar Smith (HBS), Aziz Yanuar mengaku heran dengan kasus ini.

Diduga, Habib Bahar Smith melakukan ujaran kebencian yang mengandung unsur suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).

Naiknya status dari penyelidikan ke penyidikan itu setelah penyidik Polda Jabar mengirimkan surat pemberitahuan dimulaianya penyidikan (SPDP).

“Luar biasa cepat kilat,” sindir Aziz Yanuar dikonfirmasi wartawan, Kamis (30/12/2021) malam.

Aziz mengaku, pihaknya tak terkejut jika kasus tersebut terkesan dipaksakan. Akan tetapi yang membuat pihaknya lebih terkejut adalah begitu cepatnya kasus itu berproses di kepolisian.

“Kami maklum jika ini diduga dipaksakan untuk diproses, tapi prosesnya kilat ini yang kami surprise,” ujarnya.

Kendati demikian, Aziz memastikan Bahar Smith tetap tak ambil pusing atas tudingan dan laporan polisi terhadap dirinya.

Sebaliknya, kata Aziz, justru masyarakat yang semestinya malu karena tak membela Bahar Smith.

“Justru kita yang malu, diam saja terhadap kedzaliman. Sementara, HBS luar biasa mengkoreksi. Kami akan hadapi dan HBS santai dengan ini proses,” ungkapnya.

Eks Sekretaris Bantuan Hukum DPP FPI ini kemudian menyinggung laporan polisi yang dilayangkan Bahas Smtih terhadap Husin Shihab.

Laporan yang dilayangkan ke Polres Bogor itu, dilayangkan kliennya diwakili oleh Ali Ridho.

“Yang buat LP (laporan polisi) itu Babeh Aldo, bukan HBS. Tentu saja sesuai equality before the law, maka harus kilat juga diproses hal itu,” kata dia.(Pojoksatu)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/