Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Indonesia Masuk 11 Besar Dunia untuk Produksi Kendaraan Bermotor

Tina Mamangkey • Kamis, 10 Agustus 2023 | 12:52 WIB
Ilustrasi -Sejumlah mobil baru terparkir di pabrik otomotif di Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (15/5/2023).
Ilustrasi -Sejumlah mobil baru terparkir di pabrik otomotif di Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (15/5/2023).

GORONTALOPOST - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) di bawah kepemimpinan Ketua Umum Yohannes Nangoi, mengungkapkan prestasi Indonesia yang berhasil menempati peringkat 11 dunia dalam sektor produksi kendaraan bermotor.

"Dalam skala global, produksi kendaraan bermotor Indonesia berhasil meraih peringkat ke-11. Sementara itu, dalam penjualan domestik, Indonesia menempati posisi ke-14," ungkap Nangoi saat membuka pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023 di ICE BSD, Tangerang, pada hari Kamis.

Berdasarkan data yang dikutip dari Gaikindo, pada tahun 2022, Indonesia berhasil memproduksi sebanyak 1.470.146 unit kendaraan bermotor.

Tidak hanya itu, Nangoi juga menyampaikan capaian positif dalam hal ekspor kendaraan bermotor. Pada tahun sebelumnya, terjadi peningkatan ekspor sebesar 60 persen, mencapai lebih dari 470.000 unit, yang tersebar ke 93 negara.

Menyikapi pencapaian ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memberikan pandangannya mengenai posisi Indonesia dalam industri produksi kendaraan bermotor.

Ia berpendapat bahwa peringkat Indonesia masih bisa ditingkatkan hingga masuk ke dalam 10 besar produsen kendaraan bermotor di dunia.

"Dari 21 perusahaan yang memproduksi otomotif, jumlah produksi sekitar 1,6 juta, itu menempati peringkat ke-11. Namun, kita tidak hanya ingin berada di peringkat 11, kita ingin naik ke peringkat 10 besar atau lebih baik lagi," ujar Airlangga.

Sementara itu, terkait ekspor, Airlangga menyampaikan optimisme bahwa jumlah tersebut dapat terus ditingkatkan hingga mencapai 500 ribu unit. Ia percaya bahwa target tersebut dapat dicapai dengan kerja keras para pelaku industri otomotif di Indonesia.

"Tahun lalu, ekspor mencapai 470 ribu unit, dan tahun ini kita punya target 500 ribu unit. Meskipun hanya peningkatan sekitar 30 ribu unit, namun hal ini mencerminkan daya saing yang kuat dan kemampuan kita untuk mengekspor ke 93 negara," tegas Airlangga. (antara)

Editor : Tina Mamangkey
#gaikindo #Airlangga Hartarto #otomotif #GIIAS 2023