GORONTALOPOST - Keberadaan iblis sebagai makhluk Allah yang juga memiliki keturunan, seperti manusia, mungkin menjadi fakta yang mengejutkan bagi sebagian orang.
Namun, Allah Subhanahu wa Ta'ala menjelaskan dalam Al-Quran bahwa iblis memiliki keturunan, meskipun mereka menjadi musuh bagi manusia.
Firman Allah dalam Surat Al-Kahfi ayat 50 menegaskan, "Patutkah kamu mengambil dia dan turunannya sebagai pemimpin daripadaku, Sedangkan mereka adalah musuhmu."
Namun, terdapat perbedaan antara cara iblis dan manusia berkembang biak. Perbandingan jumlah keturunan antara iblis dan manusia sangatlah besar.
Ketika manusia melahirkan seorang anak, jin bisa melahirkan hingga sembilan anak sekaligus! Ini menunjukkan populasi jin jauh lebih besar daripada manusia.
Ibnu Abbas, seorang sahabat Nabi Muhammad SAW, menjelaskan bahwa iblis atau jin berkembang biak dengan cara bertelur.
Ketika iblis diturunkan ke bumi, ia menikah dengan dirinya sendiri dan menghasilkan empat telur yang ditempatkan di setiap sudut bumi. Setiap telur menghasilkan keturunan setan, dengan jumlah yang sangat banyak.
Cara berkembang biak iblis yang menggunakan telur ini berbeda dengan manusia yang berkembang biak melalui proses reproduksi.
Hal ini menunjukkan perbedaan sifat dan karakteristik antara makhluk Allah ini. Meskipun begitu, iblis juga memerlukan asupan makanan dan minuman seperti manusia.
Mereka makan dan minum, sesuai dengan perkataan Al-Quran yang menyatakan bahwa jin makan dan minum.
Sebagai makhluk yang memiliki keturunan, iblis juga membutuhkan tempat untuk menampung keturunannya.
Dalam kitab-kitab klasik Islam, disebutkan bahwa iblis memilih lautan sebagai tempat istana mereka. Rasulullah SAW bahkan pernah menyatakan bahwa ia melihat istana iblis di tengah lautan yang dikelilingi oleh ular.
Perkembangbiakan iblis yang lebih dahsyat dari manusia, serta keberadaan mereka yang mengintai untuk menyesatkan manusia, merupakan suatu kenyataan yang tidak dapat diabaikan.
Oleh karena itu, penting bagi umat manusia untuk selalu berhati-hati dan memperkuat iman serta taqwa kepada Allah SWT.
Dengan menjaga diri dari godaan setan dan menguatkan ibadah kepada Allah, kita dapat melindungi diri dari tipu daya mereka. Semoga dengan pemahaman ini, kita dapat lebih waspada dan terhindar dari pengaruh buruk setan dalam kehidupan sehari-hari. (***)
Sumber: Youtube @Damyul yul
Editor : Tina Mamangkey