alexametrics
30 C
Gorontalo
Thursday, May 26, 2022

Polres Limboto Sukses Bongkar Praktek Prostitusi

GP.CO.ID,  LIMBOTO – Jajaran Kepolisian Resort Gorontalo berhasil membongkar dugaan praktik prostitusi di salah satu penginapan di Kabupaten Gorontalo. Satu orang Mucikari berinisial RJ (23) serta satu wanita tuna susila berinisial (SD) diamankan petugas Reskrim Polres Gorontalo.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat sekitar, tentang dugaan praktik prostitusi di salah satu Home Stay yang ada di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Polisi kemudian langsung melakukan penyelidikan terkait laporan ini.

Kepada penyidik, RJ mengaku telah melakukan aksinya sebanyak tiga kali. RJ menjajakan SD kepada para pria hidung belang dengan harga bervariasi. RJ sendiri mendapatkan imbalan Rp 100.000 untuk tiap transaksi prostitusi yang dilakukan oleh SD.

“Dirinya (Pelaku – red) mengakui perbuatanya itu. Menurut pengakuan korban, RJ sudah melakukan perbuatannya itu sebanyak tiga kali di tempat yang sama,” ujar Kasat Reskrim Polres Gorontalo, IPTU Mohammad Nouval Seno, Selasa (5/1).

Nauval juga mengatakan, terkait kasus ini pihaknya telah memanggil dan memeriksa sejumlah saksi.

Lebih lanjut Nouval mengungkapkan, RJ terancam pasal 296 KUHP Junto 65 ayat 1 KUHP. Isinya, Barang siapa dengan sengaja memudahkan perbuatan cabul oleh orang lain, dan menjadikannya sebagai mata pencaharian atau kebiasaan. di ancam dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun 4 (empat) bulan atau denda paing banyak seribu rupiah.(zis)

GP.CO.ID,  LIMBOTO – Jajaran Kepolisian Resort Gorontalo berhasil membongkar dugaan praktik prostitusi di salah satu penginapan di Kabupaten Gorontalo. Satu orang Mucikari berinisial RJ (23) serta satu wanita tuna susila berinisial (SD) diamankan petugas Reskrim Polres Gorontalo.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat sekitar, tentang dugaan praktik prostitusi di salah satu Home Stay yang ada di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Polisi kemudian langsung melakukan penyelidikan terkait laporan ini.

Kepada penyidik, RJ mengaku telah melakukan aksinya sebanyak tiga kali. RJ menjajakan SD kepada para pria hidung belang dengan harga bervariasi. RJ sendiri mendapatkan imbalan Rp 100.000 untuk tiap transaksi prostitusi yang dilakukan oleh SD.

“Dirinya (Pelaku – red) mengakui perbuatanya itu. Menurut pengakuan korban, RJ sudah melakukan perbuatannya itu sebanyak tiga kali di tempat yang sama,” ujar Kasat Reskrim Polres Gorontalo, IPTU Mohammad Nouval Seno, Selasa (5/1).

Nauval juga mengatakan, terkait kasus ini pihaknya telah memanggil dan memeriksa sejumlah saksi.

Lebih lanjut Nouval mengungkapkan, RJ terancam pasal 296 KUHP Junto 65 ayat 1 KUHP. Isinya, Barang siapa dengan sengaja memudahkan perbuatan cabul oleh orang lain, dan menjadikannya sebagai mata pencaharian atau kebiasaan. di ancam dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun 4 (empat) bulan atau denda paing banyak seribu rupiah.(zis)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/