alexametrics
28.2 C
Gorontalo
Thursday, May 26, 2022

Ini Dua Menu yang Wajib Ada di Rider Agnez Mo

GORONTALOPOST.ID – Melanglang buana hingga ke seberang benua, Agnez Mo tidak pernah melupakan Indonesia tercinta. Bahkan, lidahnya masih lekat dengan makanan Indonesia. Itulah yang diungkapkan Agnez dalam segmen Herbal Tea and White Sofas di YouTube Recording Academy, penyelenggara Grammy Awards.

Dalam video tersebut, Agnez mengungkap sedikit apa yang ada di dalam rider turnya. Rider merupakan dokumen yang berisi satu set peraturan yang dibuat performer sebagai kriteria penampilan. Rider biasanya terdiri atas beberapa barang, makanan, atau apa pun yang diinginkan performer sebelum tampil. ’’Rider-ku yang terbaru sebenarnya sangat panjang, sekitar sembilan hingga sepuluh halaman,’’ kata Agnez.

Salah satu permintaan Agnez yang selalu ada di rider adalah nasi Padang. Pemilik single Coke Bottle itu sangat menyukai makanan Padang. ’’Itu terdiri atas nasi cokelat atau nasi putih dengan ayam panggang dan beberapa kare. Dan, aku selalu menulisnya di rider-ku,’’ ujarnya dengan senang.

Agnez tidak percaya dirinya bisa begitu bersemangat ketika berbicara tentang nasi Padang. Namun, dia benar-benar menyukainya. ’’Aku tumbuh dengan makan itu dan aku pikir akan selalu menulisnya di rider-ku,’’ ungkapnya.

Selain nasi Padang, barang yang wajib ada di rider-nya adalah kopi. Sebab, Agnez adalah pencinta kopi. Campuran kopi favoritnya adalah caramel macchiato dengan whip cream ditambah satu shot dolce, lalu diaduk di dalam es batu. ’’Ketika merasakan jumlah yang pas untuk karamel atau saus vanila, kamu tidak bisa kembali ke kopi reguler,’’ katanya.

Terakhir, Agnez mengungkapkan prinsipnya ketika pentas di atas panggung. Sebagai seorang artis, dia dituntut harus bisa dekat dengan perasaannya. ’’Kita butuh adrenalin, kita butuh emosi. Kamu tahu, perasaanmu harus berada di tempat yang aman. Bukan hanya otakmu, bukan hanya pikiranmu, tapi hatimu juga harus berada di tempat yang aman sebelum naik ke atas panggung. Dan, aku sangat memercayai hal itu,’’ jelas perempuan kelahiran Jakarta, 1 Juli 1986, tersebut.

Agnez saat ini sibuk mempromosikan single terbarunya, Patience, yang dirilis pada 11 Februari lalu. Kemudian, klip videonya dirilis keesokan harinya. Sesuai dengan lirik lagunya, klip video itu membawa penonton melintasi perjalanan refleksi diri sebelum menjalani sebuah hubungan. ’’Aku ingin menormalisasi waktu sebelum terburu-buru melakukan apa pun. Seharusnya tidak apa-apa meluangkan waktu untuk saling mengenal,’’ kata Agnez sebagaimana yang dilansir dari POPSUGAR.

Dia mengerti pentingnya bersabar setelah terjun di industri musik selama 20 tahun. Agnez memulai debutnya sebagai penyanyi dengan merilis album studio pertamanya, And the Story Goes (2003). Namun, album internasional pertamanya sekaligus menjadi album kelimanya baru dirilis pada 2017, yakni X. Setelah itu, Agnez banyak berkolaborasi dengan penyanyi di Amerika Serikat. Sebut saja Steve Aoki dan Juicy J.

’’Aku benar-benar meluangkan waktu untuk diriku. Aku menyebutnya mengalibrasi ulang diriku. Aku pikir itulah yang aku butuhkan karena aku sekarang di sini sebagai artis yang lebih baik, penulis yang lebih baik, dan orang yang lebih baik,’’ tandasnya. (adn/c14/ayi)

GORONTALOPOST.ID – Melanglang buana hingga ke seberang benua, Agnez Mo tidak pernah melupakan Indonesia tercinta. Bahkan, lidahnya masih lekat dengan makanan Indonesia. Itulah yang diungkapkan Agnez dalam segmen Herbal Tea and White Sofas di YouTube Recording Academy, penyelenggara Grammy Awards.

Dalam video tersebut, Agnez mengungkap sedikit apa yang ada di dalam rider turnya. Rider merupakan dokumen yang berisi satu set peraturan yang dibuat performer sebagai kriteria penampilan. Rider biasanya terdiri atas beberapa barang, makanan, atau apa pun yang diinginkan performer sebelum tampil. ’’Rider-ku yang terbaru sebenarnya sangat panjang, sekitar sembilan hingga sepuluh halaman,’’ kata Agnez.

Salah satu permintaan Agnez yang selalu ada di rider adalah nasi Padang. Pemilik single Coke Bottle itu sangat menyukai makanan Padang. ’’Itu terdiri atas nasi cokelat atau nasi putih dengan ayam panggang dan beberapa kare. Dan, aku selalu menulisnya di rider-ku,’’ ujarnya dengan senang.

Agnez tidak percaya dirinya bisa begitu bersemangat ketika berbicara tentang nasi Padang. Namun, dia benar-benar menyukainya. ’’Aku tumbuh dengan makan itu dan aku pikir akan selalu menulisnya di rider-ku,’’ ungkapnya.

Selain nasi Padang, barang yang wajib ada di rider-nya adalah kopi. Sebab, Agnez adalah pencinta kopi. Campuran kopi favoritnya adalah caramel macchiato dengan whip cream ditambah satu shot dolce, lalu diaduk di dalam es batu. ’’Ketika merasakan jumlah yang pas untuk karamel atau saus vanila, kamu tidak bisa kembali ke kopi reguler,’’ katanya.

Terakhir, Agnez mengungkapkan prinsipnya ketika pentas di atas panggung. Sebagai seorang artis, dia dituntut harus bisa dekat dengan perasaannya. ’’Kita butuh adrenalin, kita butuh emosi. Kamu tahu, perasaanmu harus berada di tempat yang aman. Bukan hanya otakmu, bukan hanya pikiranmu, tapi hatimu juga harus berada di tempat yang aman sebelum naik ke atas panggung. Dan, aku sangat memercayai hal itu,’’ jelas perempuan kelahiran Jakarta, 1 Juli 1986, tersebut.

Agnez saat ini sibuk mempromosikan single terbarunya, Patience, yang dirilis pada 11 Februari lalu. Kemudian, klip videonya dirilis keesokan harinya. Sesuai dengan lirik lagunya, klip video itu membawa penonton melintasi perjalanan refleksi diri sebelum menjalani sebuah hubungan. ’’Aku ingin menormalisasi waktu sebelum terburu-buru melakukan apa pun. Seharusnya tidak apa-apa meluangkan waktu untuk saling mengenal,’’ kata Agnez sebagaimana yang dilansir dari POPSUGAR.

Dia mengerti pentingnya bersabar setelah terjun di industri musik selama 20 tahun. Agnez memulai debutnya sebagai penyanyi dengan merilis album studio pertamanya, And the Story Goes (2003). Namun, album internasional pertamanya sekaligus menjadi album kelimanya baru dirilis pada 2017, yakni X. Setelah itu, Agnez banyak berkolaborasi dengan penyanyi di Amerika Serikat. Sebut saja Steve Aoki dan Juicy J.

’’Aku benar-benar meluangkan waktu untuk diriku. Aku menyebutnya mengalibrasi ulang diriku. Aku pikir itulah yang aku butuhkan karena aku sekarang di sini sebagai artis yang lebih baik, penulis yang lebih baik, dan orang yang lebih baik,’’ tandasnya. (adn/c14/ayi)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/