alexametrics
24.3 C
Gorontalo
Tuesday, October 4, 2022

Reaksi Pesulap Merah Usai Dilapor ke Polisi: Ini Membuktikan Bahwa Penglaris, Pesugihan Gak Ada

GORONTALOPOST.ID–Aksi penarikan benda atau penyakit dilakukan Samsuddin Jadab yang juga dikenal dengan Gus Samsuddin dari dalam tubuh manusia dan emudian ditransfer ke benda. Hal itu dianggap trik oleh Pesulap Merah atau Marcel Radhival.

Tak terima atas tudingan tersebut, Gus Samsuddin bersama kuasa hukumnya lantas mengadukan sahabat Deddy Corbuzier itu ke Polda Jawa Timur pada Rabu (3/8). Marcel Radhival dianggap telah mencemarkan nama baiknya.

Dilaporkan ke polisi, Marcel memberikan komentar santai. Dia mengatakan jika Gus Samsuddin memang benar bisa mengambil penyakit atau benda dari dalam tubuh manusia akibat santet, seharusnya ia tidak perlu membuat laporan polisi. Seharusnya dia menggunakan ilmu gaib untuk memberikan pelajaran kepada dirinya.

“Kenapa dilaporin, mungkin Allah ingin memperlihatkan kalau dia tak dapat dipercaya. Buktinya, bermasalah larinya ke polisi bukan main dukun,” kata Marcel Radhival kepada wartawan, Kamis (11/8).

“Kalau nggak salah melaporkan juga karena jobnya sepi. Nah, ini kan membuktikan bahwa penglaris, pesugihan nggak ada. Kalau ada penglaris kenapa berkoar-koar ketika jobnya sepi, pakai saja penglaris,” sindirnya lebih lanjut.

Marcel Radhival sempat bertanya kepada orang yang dianggapnya mengerti ilmu soal sihir. Dijawab bahwa sihir memang ada dan di dalam Alquran dinyatakan secara eksplisit soal sihir.

Namun, dalam aksi yang dilakukan Gus Samsuddin, dia berani menyebut hal itu hanya trik. Dia yakin betul akan hal tersebut karena bagian dari trik sulap yang memang digeluti Marcel.

“Bukan perdukunan yang transfer penyakit ke kelapa, bukan transfer ke tisu. Itu ada triknya,” katanya.

Marcel Radhival kembali menegaskan dirinya tidak ada kekhawatiran jika Gus Samsuddin melakukan perbuatan gaib terhadap dirinya. Dia justru senang apabila hal itu bisa dilakukan pemilik Padepokan Nur Dzat Sejati tersebut.

“Kalau mau nyantet bilang-bilang biar foto gayanya bagus. Kalau takut sih nggak. Saya percaya perlindungan Allah yang terbaik. Yang mengatur segalanya Allah,” katanya.

Lebih lanjut Marcel Radhival mengatakan, dirinya membuka kedok perdukungan diduga modus penipuan untuk menghindarkan orang-orang menjadi korbannya. Sebagai orang yang memiliki ilmu tentang hal itu, Marcel merasa punya tanggung jawab atas anugerah Tuhan supaya bermanfaat untuk orang banyak.

“Kalau untuk hiburan nggak apa-apa, tulis dong di kredit hanya untuk hiburan. Yang bahaya anggap ini beneran dan minta uang,” katanya.

Gus Samsuddin sendiri membantah aksi penarikan penyakit atau benda dari dalam tubuh manusia sebagai sebuah trik sulap. Dia mengaku memiliki ilmu atas aksinya tersebut. Dia menegaskan keilmuannya berbeda dengan ilmu Marcel Radhival.

“Berbicara sesuatu sesuai dengan keilmuannya, jangan sesuai dengan karena husnul dzan kamu. Mentang -entang kamu biasa pakai trik, kamu anggap orang lain pakai trik tidak tentu sama,” akunya.(Jawapos)

GORONTALOPOST.ID–Aksi penarikan benda atau penyakit dilakukan Samsuddin Jadab yang juga dikenal dengan Gus Samsuddin dari dalam tubuh manusia dan emudian ditransfer ke benda. Hal itu dianggap trik oleh Pesulap Merah atau Marcel Radhival.

Tak terima atas tudingan tersebut, Gus Samsuddin bersama kuasa hukumnya lantas mengadukan sahabat Deddy Corbuzier itu ke Polda Jawa Timur pada Rabu (3/8). Marcel Radhival dianggap telah mencemarkan nama baiknya.

Dilaporkan ke polisi, Marcel memberikan komentar santai. Dia mengatakan jika Gus Samsuddin memang benar bisa mengambil penyakit atau benda dari dalam tubuh manusia akibat santet, seharusnya ia tidak perlu membuat laporan polisi. Seharusnya dia menggunakan ilmu gaib untuk memberikan pelajaran kepada dirinya.

“Kenapa dilaporin, mungkin Allah ingin memperlihatkan kalau dia tak dapat dipercaya. Buktinya, bermasalah larinya ke polisi bukan main dukun,” kata Marcel Radhival kepada wartawan, Kamis (11/8).

“Kalau nggak salah melaporkan juga karena jobnya sepi. Nah, ini kan membuktikan bahwa penglaris, pesugihan nggak ada. Kalau ada penglaris kenapa berkoar-koar ketika jobnya sepi, pakai saja penglaris,” sindirnya lebih lanjut.

Marcel Radhival sempat bertanya kepada orang yang dianggapnya mengerti ilmu soal sihir. Dijawab bahwa sihir memang ada dan di dalam Alquran dinyatakan secara eksplisit soal sihir.

Namun, dalam aksi yang dilakukan Gus Samsuddin, dia berani menyebut hal itu hanya trik. Dia yakin betul akan hal tersebut karena bagian dari trik sulap yang memang digeluti Marcel.

“Bukan perdukunan yang transfer penyakit ke kelapa, bukan transfer ke tisu. Itu ada triknya,” katanya.

Marcel Radhival kembali menegaskan dirinya tidak ada kekhawatiran jika Gus Samsuddin melakukan perbuatan gaib terhadap dirinya. Dia justru senang apabila hal itu bisa dilakukan pemilik Padepokan Nur Dzat Sejati tersebut.

“Kalau mau nyantet bilang-bilang biar foto gayanya bagus. Kalau takut sih nggak. Saya percaya perlindungan Allah yang terbaik. Yang mengatur segalanya Allah,” katanya.

Lebih lanjut Marcel Radhival mengatakan, dirinya membuka kedok perdukungan diduga modus penipuan untuk menghindarkan orang-orang menjadi korbannya. Sebagai orang yang memiliki ilmu tentang hal itu, Marcel merasa punya tanggung jawab atas anugerah Tuhan supaya bermanfaat untuk orang banyak.

“Kalau untuk hiburan nggak apa-apa, tulis dong di kredit hanya untuk hiburan. Yang bahaya anggap ini beneran dan minta uang,” katanya.

Gus Samsuddin sendiri membantah aksi penarikan penyakit atau benda dari dalam tubuh manusia sebagai sebuah trik sulap. Dia mengaku memiliki ilmu atas aksinya tersebut. Dia menegaskan keilmuannya berbeda dengan ilmu Marcel Radhival.

“Berbicara sesuatu sesuai dengan keilmuannya, jangan sesuai dengan karena husnul dzan kamu. Mentang -entang kamu biasa pakai trik, kamu anggap orang lain pakai trik tidak tentu sama,” akunya.(Jawapos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/