alexametrics
25.7 C
Gorontalo
Saturday, May 28, 2022

AHOK vs ERICK THOHIR: Terkait Niat Jahat Kontrak BUMN Rugikan Negara, Menteri:

GORONTALOPOST.ID – Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Erick Thohir merespons pernyataan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang sebelumnya menyebutkan banyak proyek BUMN merugikan.

 

Erick mengatakan, ia telah mengutarakan apa yang disampaikan Ahok pada tahun 2020 lalu. Sejumlah perbaikan melalui 5 pondasi BUMN mengenai proses bisnis juga telah dilakukan.

 

“Jadi kalau pak Ahok, pak Komut mengatakan itu, saya mengucapkan terima kasih,” kata Erick, Rabu, 1 Desember 2021. “Tolong di-review yang ada di Pertamina seperti saya me-review keseluruhan BUMN. Itu yang kami lakukan, transparansi dan bisnis proses.”

 

Tak hanya itu, Erick juga mengingatkan pentingnya mengembangkan ekosistem industri modern serta melakukan riset dan pengembangan yang selama ini tidak dilakukan oleh Indonesia dan akhirnya tertinggal dari negara lain.

 

Adapun kendala riset dan pengembangan selama ini karena kekhawatiran terjerat kasus hukum ketika hasil dari penelitian tidak berhasil. Padahal, sangat wajar ketika riset dilakukan tidak semua riset berhasil.

GORONTALOPOST.ID – Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Erick Thohir merespons pernyataan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang sebelumnya menyebutkan banyak proyek BUMN merugikan.

 

Erick mengatakan, ia telah mengutarakan apa yang disampaikan Ahok pada tahun 2020 lalu. Sejumlah perbaikan melalui 5 pondasi BUMN mengenai proses bisnis juga telah dilakukan.

 

“Jadi kalau pak Ahok, pak Komut mengatakan itu, saya mengucapkan terima kasih,” kata Erick, Rabu, 1 Desember 2021. “Tolong di-review yang ada di Pertamina seperti saya me-review keseluruhan BUMN. Itu yang kami lakukan, transparansi dan bisnis proses.”

 

Tak hanya itu, Erick juga mengingatkan pentingnya mengembangkan ekosistem industri modern serta melakukan riset dan pengembangan yang selama ini tidak dilakukan oleh Indonesia dan akhirnya tertinggal dari negara lain.

 

Adapun kendala riset dan pengembangan selama ini karena kekhawatiran terjerat kasus hukum ketika hasil dari penelitian tidak berhasil. Padahal, sangat wajar ketika riset dilakukan tidak semua riset berhasil.

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/