alexametrics
24.6 C
Gorontalo
Tuesday, May 24, 2022

Ternyata Bus SPN Polda yang Tabrakan dengan Truk, Berisi 23 Siswa Polisi

GORONTALOPOST.ID–Tabrakan antara bus yang mengangkut siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jambi dengan mobil truk pengangkut kayu terjadi di Simpang IV Pall X Kota Baru, Jambi, menewaskan satu siswa SPN di lokasi kejadian.

 

Dilansir Antara, Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto di Jambi, Senin, 7 Desember, membenarkan telah terjadi kecelakaan lalulintas (lakalantas) antara mobil bus SPN Polda Jambi Nopol XX VI 24428 dengan mobil truk bermuatan kayu karet Nopol BH 8785 FU di jalan Marsda Surya Dharma di Simpang IV Paal X depan Polsek kota Baru, Kota Jambi, sekitar pukul 07.00, Selasa, 7 Desember.

 

Adapun Kronologi kejadian, sebelum terjadi kecelakaan mobil truk bermuatan kayu loging bahan pembuatan triplek yang dimuat dari Sarolangun tujuan CV Rajawali Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi datang dari arah Simpang Rimbo hendak menuju ke Talang Gulo setibanya di Simpang IV Paal 10 bertabrakan dengan Mobil Bus SPN Polda Jambi.

 

“Iya benar ada kecelakaan antara mobil bus yang mengangkut siswa SPN dengan truk pengangkut barang dan satu orang meninggal dunia serta yang lainnya mengalami luka luka,” katanya.

 

Sementara itu, data yang didapat di lapangan terdapat sembilan siswa penumpang bus mengalami luka-luka dan satu orang siswa SPN Polda Jambi atas nama Denis meninggal dunia ditempat.

 

Kapolda Jambi Irjen Pol Rachmad Wibowo tak menampik peristiwa kecelakaan itu, mengakibatkan seorang siswa SPN Polda Jambi meninggal dunia.

 

“Meninggal dunia atas nama Denis Yonas Trangen berasal dari Papua. Untuk yang meninggal dunia hari ini akan diberangkatkan kembali ke daerah asal, kalau diizinkan saya sendiri akan mengantar dan menyampaikan duka kepada keluarga,” kata Rachmad saat dikonfirmasi, Selasa (7/12).

 

Adapun jumlah penumpang yang ada di dalam bus sebanyak 23 orang beserta supir. Akibat kecelakaan tersebut, beberapa orang lainnya luka-luka. Saat ini, kata dia, dua siswa dalam perawatan di ruang ICU RS Bhayangkara Jambi. Sedangkan sisanya, masih dalam observasi dokter. “Mudah-mudahan mereka (siswa) sudah bisa sembuh,” ujar dia.

 

Dalam kasus laka ini polisi telah mengamankan supir kendaraan truk bermuatan kayu. Dugaan sementara, kendaraan itu terlihat kelebihan kapasitas.

 

Ia menjelaskan bahwa bus pengangkut siswa beradu dengan truk di jalur yang seharusnya diprioritaskan bagi rombongan siswa kepolisian tersebut. “Menurut undang-undang mobil iringan ini tergolong mengangkut pasukan sehingga mendapatkan prioritas untuk melalui jalan,” kata dia.

 

Namun, kata dia, truk tiba-tiba melintas dari arah Simpang Rimbo hingga akhirnya mengakibatkan kecelakaan. “Kendaraan yang mengawal sudah melalui dan membunyikan sirine dan menyalakan rotator sudah lewat kendaraan yang di belakang tertabrak sebelah kiri di belakang sehingga menyebabkan kendaraan terguling,” katanya.

 

Ia menerangkan siswa-siswa SPN Polda Jambi yang berada di bus itu tengah menjalani latihan kerja. Hari ini, sambungnya, adalah agenda terakhir kegiatan tersebut diselenggarakan. Dalam rangkaian kegiatan itu, rencananya para siswa akan mendapat arahan dari Kapolda Jambi hari ini.(antaranews/cnn)

GORONTALOPOST.ID–Tabrakan antara bus yang mengangkut siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jambi dengan mobil truk pengangkut kayu terjadi di Simpang IV Pall X Kota Baru, Jambi, menewaskan satu siswa SPN di lokasi kejadian.

 

Dilansir Antara, Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto di Jambi, Senin, 7 Desember, membenarkan telah terjadi kecelakaan lalulintas (lakalantas) antara mobil bus SPN Polda Jambi Nopol XX VI 24428 dengan mobil truk bermuatan kayu karet Nopol BH 8785 FU di jalan Marsda Surya Dharma di Simpang IV Paal X depan Polsek kota Baru, Kota Jambi, sekitar pukul 07.00, Selasa, 7 Desember.

 

Adapun Kronologi kejadian, sebelum terjadi kecelakaan mobil truk bermuatan kayu loging bahan pembuatan triplek yang dimuat dari Sarolangun tujuan CV Rajawali Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi datang dari arah Simpang Rimbo hendak menuju ke Talang Gulo setibanya di Simpang IV Paal 10 bertabrakan dengan Mobil Bus SPN Polda Jambi.

 

“Iya benar ada kecelakaan antara mobil bus yang mengangkut siswa SPN dengan truk pengangkut barang dan satu orang meninggal dunia serta yang lainnya mengalami luka luka,” katanya.

 

Sementara itu, data yang didapat di lapangan terdapat sembilan siswa penumpang bus mengalami luka-luka dan satu orang siswa SPN Polda Jambi atas nama Denis meninggal dunia ditempat.

 

Kapolda Jambi Irjen Pol Rachmad Wibowo tak menampik peristiwa kecelakaan itu, mengakibatkan seorang siswa SPN Polda Jambi meninggal dunia.

 

“Meninggal dunia atas nama Denis Yonas Trangen berasal dari Papua. Untuk yang meninggal dunia hari ini akan diberangkatkan kembali ke daerah asal, kalau diizinkan saya sendiri akan mengantar dan menyampaikan duka kepada keluarga,” kata Rachmad saat dikonfirmasi, Selasa (7/12).

 

Adapun jumlah penumpang yang ada di dalam bus sebanyak 23 orang beserta supir. Akibat kecelakaan tersebut, beberapa orang lainnya luka-luka. Saat ini, kata dia, dua siswa dalam perawatan di ruang ICU RS Bhayangkara Jambi. Sedangkan sisanya, masih dalam observasi dokter. “Mudah-mudahan mereka (siswa) sudah bisa sembuh,” ujar dia.

 

Dalam kasus laka ini polisi telah mengamankan supir kendaraan truk bermuatan kayu. Dugaan sementara, kendaraan itu terlihat kelebihan kapasitas.

 

Ia menjelaskan bahwa bus pengangkut siswa beradu dengan truk di jalur yang seharusnya diprioritaskan bagi rombongan siswa kepolisian tersebut. “Menurut undang-undang mobil iringan ini tergolong mengangkut pasukan sehingga mendapatkan prioritas untuk melalui jalan,” kata dia.

 

Namun, kata dia, truk tiba-tiba melintas dari arah Simpang Rimbo hingga akhirnya mengakibatkan kecelakaan. “Kendaraan yang mengawal sudah melalui dan membunyikan sirine dan menyalakan rotator sudah lewat kendaraan yang di belakang tertabrak sebelah kiri di belakang sehingga menyebabkan kendaraan terguling,” katanya.

 

Ia menerangkan siswa-siswa SPN Polda Jambi yang berada di bus itu tengah menjalani latihan kerja. Hari ini, sambungnya, adalah agenda terakhir kegiatan tersebut diselenggarakan. Dalam rangkaian kegiatan itu, rencananya para siswa akan mendapat arahan dari Kapolda Jambi hari ini.(antaranews/cnn)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/