alexametrics
24 C
Gorontalo
Thursday, May 19, 2022

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Rusli Cek Stok Tabung Oksigen di Gorontalo

GORONTALOPOST.CO.ID – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie langsung bergerak cepat untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk lonjakan pasien Covid-19.  Dimana, gubernur dua periode itu mengecek ketersediaan tabung oksigen di Filling Station PT Aneka Gas Industri Tbk (AGI) di Desa Hayahaya, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Kamis (8/7/2021).

Diketahui, permintaan tertinggi oksigen terjadi pada bulan Januari 2021 yakni sebanyak 5.718 botol atau jika dikonversi menjadi 34.305 m3. Rusli bertanya bagaimana jika kebutuhan tertinggi itu naik lima kali lipat.

“Kita tidak meminta ya, tapi kalau seandai terjadi lonjakan dan rumah sakit butuh oksigen lima kali lipat bagaimana? Sanggup enggak?” Tanya Rusli.

Berkaca dari beberapa kota di pulau Jawa, kebutuhan oksigen menjadi sangat vital saat melonjaknya kasus pasien covid-19. Rumah sakit dibuat kewalahan karena tidak mampu lagi menyediakan oksigen, kamar rawat inap dan layanan medis lain yang memadai.

“Pemerintah tugasnya mengantisipasi semua kemungkin, sampai yang terburuk. Kuncinya ada di masyarakat yang taat protokol kesehatan. Tetap gunakan masker, jaga jarak, rajin mencuci tangan dan jangan lupa berdoa,” imbau Habibie.

Dijelaskan Kepala Filling Station PT AGI Cabang Gorontalo Destavana Brahmanto, permintaan itu bisa dipenuhi dengan berbagai skenario. Pertama menyetop distribusi untuk kebutuhan industri yang angkanya mencapai 1.120 botol. Kedua melakukan produksi penuh setiap hari non stop.

GORONTALOPOST.CO.ID – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie langsung bergerak cepat untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk lonjakan pasien Covid-19.  Dimana, gubernur dua periode itu mengecek ketersediaan tabung oksigen di Filling Station PT Aneka Gas Industri Tbk (AGI) di Desa Hayahaya, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Kamis (8/7/2021).

Diketahui, permintaan tertinggi oksigen terjadi pada bulan Januari 2021 yakni sebanyak 5.718 botol atau jika dikonversi menjadi 34.305 m3. Rusli bertanya bagaimana jika kebutuhan tertinggi itu naik lima kali lipat.

“Kita tidak meminta ya, tapi kalau seandai terjadi lonjakan dan rumah sakit butuh oksigen lima kali lipat bagaimana? Sanggup enggak?” Tanya Rusli.

Berkaca dari beberapa kota di pulau Jawa, kebutuhan oksigen menjadi sangat vital saat melonjaknya kasus pasien covid-19. Rumah sakit dibuat kewalahan karena tidak mampu lagi menyediakan oksigen, kamar rawat inap dan layanan medis lain yang memadai.

“Pemerintah tugasnya mengantisipasi semua kemungkin, sampai yang terburuk. Kuncinya ada di masyarakat yang taat protokol kesehatan. Tetap gunakan masker, jaga jarak, rajin mencuci tangan dan jangan lupa berdoa,” imbau Habibie.

Dijelaskan Kepala Filling Station PT AGI Cabang Gorontalo Destavana Brahmanto, permintaan itu bisa dipenuhi dengan berbagai skenario. Pertama menyetop distribusi untuk kebutuhan industri yang angkanya mencapai 1.120 botol. Kedua melakukan produksi penuh setiap hari non stop.

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/