alexametrics
27.4 C
Gorontalo
Friday, May 27, 2022

Massa Buruh Sebut Gubernur DKI Anies Baswedan ‘Bencong’, Ini Penyebabnya

GORONTALOPOST.ID – Massa buruh yang terafiliasi dengan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menggeruduk Balai Kota DKI Jakarta. Mereka menagih janji Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, untuk menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP).

 

Di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (8/12/2021), massa buruh dari berbagai aliansi datang secara bergantian sejak pukul 10.40 WIB. Salah satu aliansi yang menggeruduk Balai Kota yakni Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) DKI Jakarta sambil membawa sejumlah atribut.

 

Mereka menyambangi Balai Kota dan berorasi beberapa saat sebelum akhirnya meninggalkan lokasi. Setelah mereka pergi, massa selanjutnya datang dari Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, Pertambangan, Minyak, Gas Bumi dan Umum (FSP KEP) DKI Jakarta. Mereka berorasi sambil mengkritik Anies yang tak berani terkait UMP DKI.

 

“Hari ini kita kemari kembali ketemu dengan gedung yang mulia ini, yang di situ ada Pak Anies Baswedan. Mana janjinya tempo hari saya katakan gubernur bencong! Saya nyatakan iya! Karena apa apa-apa kawan? Tidak berani menaikkan UMP DKI,” ujar seorang orator di lokasi.

 

“Tiap hari kawan-kawan berantem dengan istrinya, betul? Karena kenaikan upah tak seusai prediksi! Kami menantang gubernur Pak Anies, jangan hanya menge-prank tapi buktikan secara inkonstitusional PP 36 tidak berlaku,” sambungnya.

 

Saat ini, satu per satu aliansi buruh pergi meninggalkan Balai Kota. Sebelum pergi, mereka sempat meneriakkan akan kembali menggeruduk Balai Kota DKI. (dtc)

GORONTALOPOST.ID – Massa buruh yang terafiliasi dengan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menggeruduk Balai Kota DKI Jakarta. Mereka menagih janji Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, untuk menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP).

 

Di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (8/12/2021), massa buruh dari berbagai aliansi datang secara bergantian sejak pukul 10.40 WIB. Salah satu aliansi yang menggeruduk Balai Kota yakni Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) DKI Jakarta sambil membawa sejumlah atribut.

 

Mereka menyambangi Balai Kota dan berorasi beberapa saat sebelum akhirnya meninggalkan lokasi. Setelah mereka pergi, massa selanjutnya datang dari Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, Pertambangan, Minyak, Gas Bumi dan Umum (FSP KEP) DKI Jakarta. Mereka berorasi sambil mengkritik Anies yang tak berani terkait UMP DKI.

 

“Hari ini kita kemari kembali ketemu dengan gedung yang mulia ini, yang di situ ada Pak Anies Baswedan. Mana janjinya tempo hari saya katakan gubernur bencong! Saya nyatakan iya! Karena apa apa-apa kawan? Tidak berani menaikkan UMP DKI,” ujar seorang orator di lokasi.

 

“Tiap hari kawan-kawan berantem dengan istrinya, betul? Karena kenaikan upah tak seusai prediksi! Kami menantang gubernur Pak Anies, jangan hanya menge-prank tapi buktikan secara inkonstitusional PP 36 tidak berlaku,” sambungnya.

 

Saat ini, satu per satu aliansi buruh pergi meninggalkan Balai Kota. Sebelum pergi, mereka sempat meneriakkan akan kembali menggeruduk Balai Kota DKI. (dtc)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/