alexametrics
31.3 C
Gorontalo
Friday, May 20, 2022

KECELAKAAN MAUT! Truk Terguling, 16 Orang Tewas, 13 Kritis,Polisi Bilang Begini

GORONTALOPOST.ID – Sebuah truk bermuatan penuh penumpang terguling di Distrik Minyambou, Pegunungan Arfak, Papua Barat, Rabu dinihari (13/4). Sebanyak 16 orang tewas dalam kecelakaan ini.

Sebanyak 16 orang meninggal dunia dan 13 lainnya dalam kondisi kritis dalam kecelakaan maut truk di kilometer 10 (KM 10) tersebut.

Kapolres Manokwari AKBP Parasian Herman Gultom mengatakan, laporan sementara hasil olah TKP, 13 orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara 3 orang meninggal dunia setelah dievakuasi ke RS Pratama Warmare.

Sementara 13 orang lainnya dalam kondisi kritis hingga Rabu siang.

“Sebanyak 13 orang penumpang dalam kondisi kritis masih dirawat di RS Pratama Warmare, sementara 13 jenazah yang meninggal dunia di lokasi kejadian sudah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Manokwari,” kata Kapolres.

Kapolres mengatakan terkait identitas dan pekerjaan puluhan korban kecelakaan maut ini belum dapat dipastikan sebagai pekerja tambang emas ilegal, karena masih dalam upaya penyelidikan.

“Kami belum bisa pastikan apakah mereka pekerja tambang emas ilegal atau bukan, karena masih menunggu proses pemulihan korban luka-luka untuk dimintai keterangan,” ujar Kapolres pula.

Kapolres Manokwari mengatakan, korban dalam insiden kecelakaan maut tersebut sudah dievakuasi oleh tim SAR gabungan sambil dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Kami masih melakukan olah TKP, sementara para korban sudah dievakuasi oleh tim SAR gabungan,” ujar Kapolres Manokwari dilansir Antara. (ral/pojoksatu)

GORONTALOPOST.ID – Sebuah truk bermuatan penuh penumpang terguling di Distrik Minyambou, Pegunungan Arfak, Papua Barat, Rabu dinihari (13/4). Sebanyak 16 orang tewas dalam kecelakaan ini.

Sebanyak 16 orang meninggal dunia dan 13 lainnya dalam kondisi kritis dalam kecelakaan maut truk di kilometer 10 (KM 10) tersebut.

Kapolres Manokwari AKBP Parasian Herman Gultom mengatakan, laporan sementara hasil olah TKP, 13 orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara 3 orang meninggal dunia setelah dievakuasi ke RS Pratama Warmare.

Sementara 13 orang lainnya dalam kondisi kritis hingga Rabu siang.

“Sebanyak 13 orang penumpang dalam kondisi kritis masih dirawat di RS Pratama Warmare, sementara 13 jenazah yang meninggal dunia di lokasi kejadian sudah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Manokwari,” kata Kapolres.

Kapolres mengatakan terkait identitas dan pekerjaan puluhan korban kecelakaan maut ini belum dapat dipastikan sebagai pekerja tambang emas ilegal, karena masih dalam upaya penyelidikan.

“Kami belum bisa pastikan apakah mereka pekerja tambang emas ilegal atau bukan, karena masih menunggu proses pemulihan korban luka-luka untuk dimintai keterangan,” ujar Kapolres pula.

Kapolres Manokwari mengatakan, korban dalam insiden kecelakaan maut tersebut sudah dievakuasi oleh tim SAR gabungan sambil dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Kami masih melakukan olah TKP, sementara para korban sudah dievakuasi oleh tim SAR gabungan,” ujar Kapolres Manokwari dilansir Antara. (ral/pojoksatu)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/