alexametrics
26.6 C
Gorontalo
Saturday, May 28, 2022

Kasus Covid-19 Naik, Mulai 1 Juni Provinsi Gorontalo PPKM Mikro

GORONTALOPOST.CO.ID – Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro) akan berlaku di 34 provinsi mulai 1-14 Juni 2021 mendatang.  Dibanding periode sebelumnya, ada empat provinsi tambahan yang mengalami kenaikan kasus aktif Covid-19, yakni Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku, dan Maluku Utara.

“Untuk PPKM Mikro tahap selanjutnya, 1-14 Juni mendatang, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara diikutsertakan, ditambah Provinsi Sulawesi Barat,” kata Airlangga dalam konferensi pers, Senin (24/5).

Selain empat provinsi tersebut, kata Airlangga, ada tujuh daerah lainnya yang mengalami kenaikan kasus Covid 19 yaitu Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Selatan.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) itu juga memaparkan 56,4 persen dari kasus aktif nasional berada di Pulau Jawa dan 21,3 persen di Sumatera.

Pada kesempatan itu, Airlangga menjelaskan perkembangan penanganan Covid-19 yang sebelumnya dibahas dalam rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo. “Kasus Covid per 23 Mei, kasus aktifnya adalah 5,2 persen dan ini ada sedikit kenaikan dibandingkan minggu yang lalu, kesembuhannya 92 persen dan tingkat kematian 2,8 persen,” paparnya

Ketua Umum Partai Golkar itu menyebutkan kenaikan tren kasus harian saat ini berada di kisaran 5 ribu kasus per hari. Oleh karena itu, kata Airlangga, pemerintah akan terus memantau potensi lonjakan kasus Covid-19 pascalibur Idulfitri dalam kurun waktu 4-5 minggu ke depan. (jpnn)

GORONTALOPOST.CO.ID – Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro) akan berlaku di 34 provinsi mulai 1-14 Juni 2021 mendatang.  Dibanding periode sebelumnya, ada empat provinsi tambahan yang mengalami kenaikan kasus aktif Covid-19, yakni Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku, dan Maluku Utara.

“Untuk PPKM Mikro tahap selanjutnya, 1-14 Juni mendatang, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara diikutsertakan, ditambah Provinsi Sulawesi Barat,” kata Airlangga dalam konferensi pers, Senin (24/5).

Selain empat provinsi tersebut, kata Airlangga, ada tujuh daerah lainnya yang mengalami kenaikan kasus Covid 19 yaitu Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Selatan.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) itu juga memaparkan 56,4 persen dari kasus aktif nasional berada di Pulau Jawa dan 21,3 persen di Sumatera.

Pada kesempatan itu, Airlangga menjelaskan perkembangan penanganan Covid-19 yang sebelumnya dibahas dalam rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo. “Kasus Covid per 23 Mei, kasus aktifnya adalah 5,2 persen dan ini ada sedikit kenaikan dibandingkan minggu yang lalu, kesembuhannya 92 persen dan tingkat kematian 2,8 persen,” paparnya

Ketua Umum Partai Golkar itu menyebutkan kenaikan tren kasus harian saat ini berada di kisaran 5 ribu kasus per hari. Oleh karena itu, kata Airlangga, pemerintah akan terus memantau potensi lonjakan kasus Covid-19 pascalibur Idulfitri dalam kurun waktu 4-5 minggu ke depan. (jpnn)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/