alexametrics
24.5 C
Gorontalo
Thursday, May 19, 2022

Seorang Penumpang Kapal Tol Laut Jatuh di Tengah Laut

GORONTALOPOST.CO.ID – Seorang penumpang Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara 59 rute Pagimana-Gorontalo dilaporkan terjatuh di tengah laut, Kamis (27/5/2021) pukul 21.40 Wita. Penumpang berinisial MH (41) dan berjenis kelamin perempuan itu belum ditemukan hingga Jumat (28/5/2021).

Dari informasi yang dirangkum dari sejumlah sumber, kejadian bermula ketika KM Sabuk Nusantara 59 bertolak dari Pelabuhan Pagimana, Sulawesi Tengah, menuju Pelabuhan Gorontalo pada pukul 19.30 wita. Saat itu tercatat jumlah penumpang sebanyak 249 orang.

Setelah kapal berlayar sekitar 8 mil laut dari Pelabuhan Pagimana, pukul 20.40 wita, salah seorang penumpang, melihat korban mondar-mandir di atas kapal. Tak lama kemudian, korban yang tercatat berdomisili di Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo itu jatuh ke laut.

Penumpang yang melihat kejadian itu langsung melaporkan ke Kapten Kapal, Awad Djeded. Mendapat informasi ada penumpang yang melompat ke laut, kapten kapal memutuskan untuk mencari korban. Meski sudah tiga kali berputar di area yang diduga tempat jatuhnya korban, petugas maupun penumpang kapal tidak menemukan keberadaan MH.

KM Sabuk Nusantara akhirnya memilih melanjutkan perjalanan, dan tiba di Pelabuhan Gorontalo pada Jumat (28/5/2021), pukul 05.30 wita.

Sementara itu orang tua korban, AH, mengaku korban sudah lama sering mengeluh sakit. Rencananya korban dibawa ke Gorontalo untuk menjalani pengobatan.“Korban sempat menyuruh kami untuk beristirahat (tidur) karena perjalanan menuju Gorontalo masih jauh,” ungkap AH.(zis/isw)

GORONTALOPOST.CO.ID – Seorang penumpang Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara 59 rute Pagimana-Gorontalo dilaporkan terjatuh di tengah laut, Kamis (27/5/2021) pukul 21.40 Wita. Penumpang berinisial MH (41) dan berjenis kelamin perempuan itu belum ditemukan hingga Jumat (28/5/2021).

Dari informasi yang dirangkum dari sejumlah sumber, kejadian bermula ketika KM Sabuk Nusantara 59 bertolak dari Pelabuhan Pagimana, Sulawesi Tengah, menuju Pelabuhan Gorontalo pada pukul 19.30 wita. Saat itu tercatat jumlah penumpang sebanyak 249 orang.

Setelah kapal berlayar sekitar 8 mil laut dari Pelabuhan Pagimana, pukul 20.40 wita, salah seorang penumpang, melihat korban mondar-mandir di atas kapal. Tak lama kemudian, korban yang tercatat berdomisili di Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo itu jatuh ke laut.

Penumpang yang melihat kejadian itu langsung melaporkan ke Kapten Kapal, Awad Djeded. Mendapat informasi ada penumpang yang melompat ke laut, kapten kapal memutuskan untuk mencari korban. Meski sudah tiga kali berputar di area yang diduga tempat jatuhnya korban, petugas maupun penumpang kapal tidak menemukan keberadaan MH.

KM Sabuk Nusantara akhirnya memilih melanjutkan perjalanan, dan tiba di Pelabuhan Gorontalo pada Jumat (28/5/2021), pukul 05.30 wita.

Sementara itu orang tua korban, AH, mengaku korban sudah lama sering mengeluh sakit. Rencananya korban dibawa ke Gorontalo untuk menjalani pengobatan.“Korban sempat menyuruh kami untuk beristirahat (tidur) karena perjalanan menuju Gorontalo masih jauh,” ungkap AH.(zis/isw)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/