alexametrics
27.6 C
Gorontalo
Thursday, May 19, 2022

Bupati Prihatin Kekerasan Perempuan  dan Anak Meningkat

GORONTALOPOST.CO.ID – Plt Bupati Boalemo Ir.Anas Jusuf,Msi, meminta semua pihak pemangku kepentingan yang berkaitanya dengan perempuan dan anak serius dan fokus untuk mencari solusi dalam mengurangi kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Pernyataan ini disampaikan Plt Bupati ketika membuka Focus Group Discusion peran Organisasi perempuan dalam pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Yang dilaksanakan pengurus Dharma Wanita Kabupaten Boalemo, berlangsung di Hotel Grand Amalia Desa Modelomo Kecamatan Tilamuta, kemarin.

Dalam kegiatan yang dihadiri Ketua Dharma Wanita Kabupaten Boalemo DR.Heldi Vani Alam,SPd,MPd, Kepala DPPK BP3A Robert Pauweni,SKM dan peserta seluruh organisasi Wanita yang ada di Kabupaten Boalemo.

Plt Bupati Boalemo Ir.Anas Jusuf,M.si menyampaikan, kekerasan terhadap anak dan perempun setiap saat menjadi topik pembahasan. “Walaupun kita selalu melakukan kegiatan seperti ini,rasa-rasanya kasusnya bukan menurun tetapi cenderung meningkat,”ungkapnya penuh tanya.

Diakuinya plt Bupati, sebenarnya  pemerintah sudah fokus, bahkan dibentuk Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan perlindungan perempuan dan anak.  Ditambah organisasi Dharma wanita yang konsentrasi dalam persoalan ini. “Saya yakin pkk juga sama,hampir semua organisasi wanita pasti selalu membahas tentang kekerasan terhadap anak dan perempuan.Tetapi kalau di lihat dari data,tidak cenderung menurun,bayangkan baru bulan april saja, sudah empat kasus Boalemo. Sebenarnya apa yang sedang terjadi,”ungkapnya.

Padahal kata Anas berbagai regulasi dan aturan yang telah dibuat untuk mencegah terjadinya tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak. Namun masih banyak ditemui laporan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di kalangan masyarakat. “Sehingga itu saya berharap dengan pelaksanaan kegiatan ini,ibu-ibu yang termasuk dalam anggota organisasi perempuan dapat membantu Pemerintah Kabupaten Boalemo untuk bisa mengidentifikasi.  Merumuskan dan membuat satu terobosan dan langkah-langkah efektif untuk dapat mencegah dan mengurangi kasus kekerasan baik terhadap perempuan maupun anak. Mari kita bahu membahu untuk mewujudkan Kabupaten Boalemo yang damai dan bertasbih ini,bebas dari kekerasan,”tandasnya.(zis)

GORONTALOPOST.CO.ID – Plt Bupati Boalemo Ir.Anas Jusuf,Msi, meminta semua pihak pemangku kepentingan yang berkaitanya dengan perempuan dan anak serius dan fokus untuk mencari solusi dalam mengurangi kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Pernyataan ini disampaikan Plt Bupati ketika membuka Focus Group Discusion peran Organisasi perempuan dalam pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Yang dilaksanakan pengurus Dharma Wanita Kabupaten Boalemo, berlangsung di Hotel Grand Amalia Desa Modelomo Kecamatan Tilamuta, kemarin.

Dalam kegiatan yang dihadiri Ketua Dharma Wanita Kabupaten Boalemo DR.Heldi Vani Alam,SPd,MPd, Kepala DPPK BP3A Robert Pauweni,SKM dan peserta seluruh organisasi Wanita yang ada di Kabupaten Boalemo.

Plt Bupati Boalemo Ir.Anas Jusuf,M.si menyampaikan, kekerasan terhadap anak dan perempun setiap saat menjadi topik pembahasan. “Walaupun kita selalu melakukan kegiatan seperti ini,rasa-rasanya kasusnya bukan menurun tetapi cenderung meningkat,”ungkapnya penuh tanya.

Diakuinya plt Bupati, sebenarnya  pemerintah sudah fokus, bahkan dibentuk Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan perlindungan perempuan dan anak.  Ditambah organisasi Dharma wanita yang konsentrasi dalam persoalan ini. “Saya yakin pkk juga sama,hampir semua organisasi wanita pasti selalu membahas tentang kekerasan terhadap anak dan perempuan.Tetapi kalau di lihat dari data,tidak cenderung menurun,bayangkan baru bulan april saja, sudah empat kasus Boalemo. Sebenarnya apa yang sedang terjadi,”ungkapnya.

Padahal kata Anas berbagai regulasi dan aturan yang telah dibuat untuk mencegah terjadinya tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak. Namun masih banyak ditemui laporan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di kalangan masyarakat. “Sehingga itu saya berharap dengan pelaksanaan kegiatan ini,ibu-ibu yang termasuk dalam anggota organisasi perempuan dapat membantu Pemerintah Kabupaten Boalemo untuk bisa mengidentifikasi.  Merumuskan dan membuat satu terobosan dan langkah-langkah efektif untuk dapat mencegah dan mengurangi kasus kekerasan baik terhadap perempuan maupun anak. Mari kita bahu membahu untuk mewujudkan Kabupaten Boalemo yang damai dan bertasbih ini,bebas dari kekerasan,”tandasnya.(zis)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/