alexametrics
25.4 C
Gorontalo
Friday, May 20, 2022

Seteru Darwis-Anas, Eka Minta Disudahi

GORONTALOPOST.CO.ID –  Ketua DPRD Boalemo Karyawan Eka Putra Noho ikut prihatin dan menyayangkan atas perseteruan yang terjadi antara Bupati non aktif Darwis Moridu dan plt Bupati Anas Jusuf. Yang kembali meruncing paskah tenggelamnya Kapal Todak 02 bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, di perairan laut Pantai Ratu Desa Tenilo Kecamatan Tilamuta belum lama.

Menurut Eka sapaan akrabnya, aksi perang urat syaraf ke dua pemimpin seharusnya tak terjadi. Apalagi dipertontonkan kepada masyarakat melalui media.  “Apalagi bukannya mengedepankan solusi dari permasalahan yang terjadi,”ungkapnya.

Harus diingat kata Eka, semua rakyat tahu pemerintahan Boalemo saat ini masih dibawah tanggungjawab kepemimpinan DAMAI (Darwis-Anas). Karena, keduanya lahir dari satu paket untuk periode 5 tahun. “Jadi, apa pun program dijalankan harus ditunaikan atas nama keduanya sesuai visi misi dan janji-janji politik,” ujar Eka Putra dengan mimik serius.

Eka yang Ketua DPC PDI -P Boalemo mengatakan, masyarakat Boalemo masih menggantungkan harapan besar atas perubahan kepemimpinan keduanya. Entah itu, kebijakan pro rakyat maupun ide-ide besar untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat.

Lagi pula, menurutnya kedepan ini begitu banyak program harus diselesaikan. Bukan sekedar menghabiskan waktu dengan mempertontonkan hal-hal tak baik.  “Jangan sampai harapan rakyat itu sia-sia, dan Kabupaten Boalemo malah  mengalami kemunduran di berbagai sektor.

Untuk itu, saya mengajak keduanya bersikap arif dan bijak menyelesaikan permasalahan yang ada. Mari semua pihak sudahi segala polemik terjadi. Kasihan rakyat ketika pemimpin mempertontonkan hal-hal tak baik. Apalagi masih dalam suasana bulan suci Ramadhan,” imbau  nomor satu di DPRD Boalemo ini dengan bijak.(zis)

GORONTALOPOST.CO.ID –  Ketua DPRD Boalemo Karyawan Eka Putra Noho ikut prihatin dan menyayangkan atas perseteruan yang terjadi antara Bupati non aktif Darwis Moridu dan plt Bupati Anas Jusuf. Yang kembali meruncing paskah tenggelamnya Kapal Todak 02 bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, di perairan laut Pantai Ratu Desa Tenilo Kecamatan Tilamuta belum lama.

Menurut Eka sapaan akrabnya, aksi perang urat syaraf ke dua pemimpin seharusnya tak terjadi. Apalagi dipertontonkan kepada masyarakat melalui media.  “Apalagi bukannya mengedepankan solusi dari permasalahan yang terjadi,”ungkapnya.

Harus diingat kata Eka, semua rakyat tahu pemerintahan Boalemo saat ini masih dibawah tanggungjawab kepemimpinan DAMAI (Darwis-Anas). Karena, keduanya lahir dari satu paket untuk periode 5 tahun. “Jadi, apa pun program dijalankan harus ditunaikan atas nama keduanya sesuai visi misi dan janji-janji politik,” ujar Eka Putra dengan mimik serius.

Eka yang Ketua DPC PDI -P Boalemo mengatakan, masyarakat Boalemo masih menggantungkan harapan besar atas perubahan kepemimpinan keduanya. Entah itu, kebijakan pro rakyat maupun ide-ide besar untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat.

Lagi pula, menurutnya kedepan ini begitu banyak program harus diselesaikan. Bukan sekedar menghabiskan waktu dengan mempertontonkan hal-hal tak baik.  “Jangan sampai harapan rakyat itu sia-sia, dan Kabupaten Boalemo malah  mengalami kemunduran di berbagai sektor.

Untuk itu, saya mengajak keduanya bersikap arif dan bijak menyelesaikan permasalahan yang ada. Mari semua pihak sudahi segala polemik terjadi. Kasihan rakyat ketika pemimpin mempertontonkan hal-hal tak baik. Apalagi masih dalam suasana bulan suci Ramadhan,” imbau  nomor satu di DPRD Boalemo ini dengan bijak.(zis)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/