alexametrics
30.8 C
Gorontalo
Thursday, May 26, 2022

Tinjau Ketersedian Sembako, Pemkab Temukan Kenaikan Harga

GORONTALOPOST.CO.ID – Pemkab Bone Bolango bersama BPOM Gorontalo melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Jumat, Kelurahan Tumbihe, Kecamatan Kabila.

Hasil pemantauan menurut Bupati Bone Bolango, Hamim Pou harga bahan pokok masih stabil. Meski diakuinya ada sedikit pergerakan harga, terutama cabai.“Tadi kami menemukan harga cabai bervariasi antara Rp 85.000 hingga Rp 95.000 perkilo-nya. Mudah-mudahan ini masih bisa dijangkau oleh masyarakat Gorontalo, termasuk masyarakat Bone Bolango,” ungkap,kemarin.

Diakuinya, kenaikan harga yang relatif dinamis itu karena dipengaruhi cabai dari  Gorontalo banyak dikirim ke luar daerah.

“Seperti halnya ke Kotamobagu dan Manado yang juga budayanya sama dengan Gorontalo. Budaya makan cabai, makan yang pedas. Tentu ini kesempatan bagi kita para petani untuk banyak menanam cabai,” ungkapnya

Sementara itu, Wakil Bupati Bone Bolango Merlan Uloli menambahkan pemantauan itu dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan harga tetap stabil.

“Alhamdulillah dari hasil pemantauan kita stok aman. Persediaan bahan pokok aman. Kalau pun ada kenaikan, itu sedikit karena ada perbedaan harga dari kualitas bahan pokok yang dijual dan itu masih dalam taraf yang normal,” tambah dia.

Terakhir, Merlan menambahkan pelaksanaan pemantauan itu akan terus dilakukan di pasar-pasar di wilayah Kabupaten Bone Bolango.“Nanti kita akan ambil sampelnya, setiap kecamatan satu pasar yang akan kita monitoring,” tandasnya.(zis)

GORONTALOPOST.CO.ID – Pemkab Bone Bolango bersama BPOM Gorontalo melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Jumat, Kelurahan Tumbihe, Kecamatan Kabila.

Hasil pemantauan menurut Bupati Bone Bolango, Hamim Pou harga bahan pokok masih stabil. Meski diakuinya ada sedikit pergerakan harga, terutama cabai.“Tadi kami menemukan harga cabai bervariasi antara Rp 85.000 hingga Rp 95.000 perkilo-nya. Mudah-mudahan ini masih bisa dijangkau oleh masyarakat Gorontalo, termasuk masyarakat Bone Bolango,” ungkap,kemarin.

Diakuinya, kenaikan harga yang relatif dinamis itu karena dipengaruhi cabai dari  Gorontalo banyak dikirim ke luar daerah.

“Seperti halnya ke Kotamobagu dan Manado yang juga budayanya sama dengan Gorontalo. Budaya makan cabai, makan yang pedas. Tentu ini kesempatan bagi kita para petani untuk banyak menanam cabai,” ungkapnya

Sementara itu, Wakil Bupati Bone Bolango Merlan Uloli menambahkan pemantauan itu dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan harga tetap stabil.

“Alhamdulillah dari hasil pemantauan kita stok aman. Persediaan bahan pokok aman. Kalau pun ada kenaikan, itu sedikit karena ada perbedaan harga dari kualitas bahan pokok yang dijual dan itu masih dalam taraf yang normal,” tambah dia.

Terakhir, Merlan menambahkan pelaksanaan pemantauan itu akan terus dilakukan di pasar-pasar di wilayah Kabupaten Bone Bolango.“Nanti kita akan ambil sampelnya, setiap kecamatan satu pasar yang akan kita monitoring,” tandasnya.(zis)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/