alexametrics
24.1 C
Gorontalo
Saturday, May 21, 2022

Dihantam Ombak Empat Rumah Warga Rusak

GP.CO.ID,  BONEPESISIR- Dihantam ombak besar, empat rumah warga di pinggiran pantai Bone Pisisir hancur, Minggu (20/12/2020).

Bahkan, beberapa pilar dan dinding bangunan rumah warga di bagian belakang yang dekat dengan bibir pantai ambruk karena terhempas ombak setinggi empat meter. Sementara itu sejumlah kapal nelayan juga rusak dan terombang-ambing akibat diterjang gelombang lepas pantai.

Bersamaan dengan kejadian ini, tanggul penahan ombak sepanjang sekitar 50 meter di pesisir pantai itu jebol akibat cuaca buruk yang terjadi dalam sepekan terakhir.

Empat warga yang terdampak yakni Abdullah Mahmud (38),Aldi Gintulangi (39). Usman Uno (41), Anis Mohi(43). Mereka mengaku rumah bagian belakang hancur karena diterjang gelombang air laut berkali-kali.

Kepala Desa Patoa Yunus Kambungu, SH mengungkapkan, tanggul penahanan gelombang air laut di Bulawa jebol kemarin (20/12/2020) malam. “Mayoritas kerusakan terjadi di dapur dan kamar mandi,” ujar Kades.

Akibat kejadian itu, lanjut dia, para penghuni sudah mengungsi ke rumah tetangga serta kerabatnya. Selain rumah warga di pesisir. . Pihaknya meminta warga di pesisir desa patoa untuk tetap mewaspadai cuaca buruk hingga beberapa waktu ke depan.

Dengan kejadian ini Kades mengimbau warga yang rumahnya rusak akibat gelombang air laut ini tetap mengungsi sementara waktu,sampai cuaca membaik kembali. (Ndi)

GP.CO.ID,  BONEPESISIR- Dihantam ombak besar, empat rumah warga di pinggiran pantai Bone Pisisir hancur, Minggu (20/12/2020).

Bahkan, beberapa pilar dan dinding bangunan rumah warga di bagian belakang yang dekat dengan bibir pantai ambruk karena terhempas ombak setinggi empat meter. Sementara itu sejumlah kapal nelayan juga rusak dan terombang-ambing akibat diterjang gelombang lepas pantai.

Bersamaan dengan kejadian ini, tanggul penahan ombak sepanjang sekitar 50 meter di pesisir pantai itu jebol akibat cuaca buruk yang terjadi dalam sepekan terakhir.

Empat warga yang terdampak yakni Abdullah Mahmud (38),Aldi Gintulangi (39). Usman Uno (41), Anis Mohi(43). Mereka mengaku rumah bagian belakang hancur karena diterjang gelombang air laut berkali-kali.

Kepala Desa Patoa Yunus Kambungu, SH mengungkapkan, tanggul penahanan gelombang air laut di Bulawa jebol kemarin (20/12/2020) malam. “Mayoritas kerusakan terjadi di dapur dan kamar mandi,” ujar Kades.

Akibat kejadian itu, lanjut dia, para penghuni sudah mengungsi ke rumah tetangga serta kerabatnya. Selain rumah warga di pesisir. . Pihaknya meminta warga di pesisir desa patoa untuk tetap mewaspadai cuaca buruk hingga beberapa waktu ke depan.

Dengan kejadian ini Kades mengimbau warga yang rumahnya rusak akibat gelombang air laut ini tetap mengungsi sementara waktu,sampai cuaca membaik kembali. (Ndi)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/