alexametrics
26.6 C
Gorontalo
Saturday, May 28, 2022

Belasan Guru Terpapar Covid-19

GP.CO.ID, GORONTALO – Disaat sejumlah daerah berencana menerapkan pembukaan sekolah secara tatap muka menindaklanjuti SK tiga menteri. Apalagi beberapa pekan terakhir Gorontalo berada di zona aman.

Namun diakhir pekan, kabar terbaru mengungkapkan jumlah kasus baru yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Gorontalo kembali mengalami lonjakan. Penambahan kasus Covid-19 di Provinsi Gorontalo berjumlah 16 orang.Ironisnya keenambelas pasien baru tersebut terungkap ada guru.

Melihat angka tersebut, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie langsung melaksanakan rapat terbatas dengan Satgas Penanganan Covid-19 Gorontalo, guna mengambil langkah tepat dan cepat untuk menangani lonjakan kasus tersebut.

“Hari ini kami menerima yang terkonfirmasi positif ada 16 orang. Di mana 16 orang tersebut semua adalah ASN dalam hal ini tenaga pengajar (guru). Pak Gubernur malam ini juga langsung memerintahkan kami tim satgas segera melakukan karantina terpusat di hotel LG untuk ke 16 pasien tadi,”ungkap Kepala BPBD Provinsi Gorontalo Sumarwoto.

Sumarwoto menambahkan saat ini tim satgas yang lain sementara akan menjemput ke 16 pasien tersebut di rumah masing-masing. Ia menegaskan tidak akan ada lagi karantina mandiri, karena dianggap tidak efektif.“Itu tadi yang ditegaskan oleh pak gubernur kepada kami bahwa wajib di karantina terpusat di Hotel LG. Tidak di ijinkan lagi karantina mandiri di rumah. Jadi malam ini mereka semua akan kami jemput, paling lambat sampai besok pagi semua harus sudah di karantina,” tambahnya.

Gubernur Rusli juga memerintahkan pihaknya, untuk melakukan tracking kepada orang-orang yang melakukan kontak erat dengan ke 16 pasien baru tersebut, baik keluarga maupun rekan kerja masing-masing. Langkah ini wajib di lakukan untuk meminimalisir angka penularan.

“Tracking juga akan segera dilakukan, mengingat para guru-guru ini adalah orang-orang yang banyak melakukan interaksi dengan orang lain. Pak Gubernur juga berpesan kepada kami satgas covid-19 untuk tetap bekerja keras, terus waspada, jangan lengah dalam menangani virus corona ini,” tandasnya.

Data Satuan Tugas Covid-19 Provinsi Gorontalo menyebutkan hingga 28 November 2020 total positif covid-19 sebanyak 3091 orang. Rinciannya 36 masih dirawat atau karantina, 90 meninggal dunia dan 2965 sembuh.

Sementara untuk 16 pasien baru per hari ini, rinciannya sembilan orang berasal dari Kabupaten Bone Bolango, lima orang dari Kota Gorontalo, satu orang Kabupaten Gorontalo dan satu dari Pohuwato.(zis)

 

 

GP.CO.ID, GORONTALO – Disaat sejumlah daerah berencana menerapkan pembukaan sekolah secara tatap muka menindaklanjuti SK tiga menteri. Apalagi beberapa pekan terakhir Gorontalo berada di zona aman.

Namun diakhir pekan, kabar terbaru mengungkapkan jumlah kasus baru yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Gorontalo kembali mengalami lonjakan. Penambahan kasus Covid-19 di Provinsi Gorontalo berjumlah 16 orang.Ironisnya keenambelas pasien baru tersebut terungkap ada guru.

Melihat angka tersebut, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie langsung melaksanakan rapat terbatas dengan Satgas Penanganan Covid-19 Gorontalo, guna mengambil langkah tepat dan cepat untuk menangani lonjakan kasus tersebut.

“Hari ini kami menerima yang terkonfirmasi positif ada 16 orang. Di mana 16 orang tersebut semua adalah ASN dalam hal ini tenaga pengajar (guru). Pak Gubernur malam ini juga langsung memerintahkan kami tim satgas segera melakukan karantina terpusat di hotel LG untuk ke 16 pasien tadi,”ungkap Kepala BPBD Provinsi Gorontalo Sumarwoto.

Sumarwoto menambahkan saat ini tim satgas yang lain sementara akan menjemput ke 16 pasien tersebut di rumah masing-masing. Ia menegaskan tidak akan ada lagi karantina mandiri, karena dianggap tidak efektif.“Itu tadi yang ditegaskan oleh pak gubernur kepada kami bahwa wajib di karantina terpusat di Hotel LG. Tidak di ijinkan lagi karantina mandiri di rumah. Jadi malam ini mereka semua akan kami jemput, paling lambat sampai besok pagi semua harus sudah di karantina,” tambahnya.

Gubernur Rusli juga memerintahkan pihaknya, untuk melakukan tracking kepada orang-orang yang melakukan kontak erat dengan ke 16 pasien baru tersebut, baik keluarga maupun rekan kerja masing-masing. Langkah ini wajib di lakukan untuk meminimalisir angka penularan.

“Tracking juga akan segera dilakukan, mengingat para guru-guru ini adalah orang-orang yang banyak melakukan interaksi dengan orang lain. Pak Gubernur juga berpesan kepada kami satgas covid-19 untuk tetap bekerja keras, terus waspada, jangan lengah dalam menangani virus corona ini,” tandasnya.

Data Satuan Tugas Covid-19 Provinsi Gorontalo menyebutkan hingga 28 November 2020 total positif covid-19 sebanyak 3091 orang. Rinciannya 36 masih dirawat atau karantina, 90 meninggal dunia dan 2965 sembuh.

Sementara untuk 16 pasien baru per hari ini, rinciannya sembilan orang berasal dari Kabupaten Bone Bolango, lima orang dari Kota Gorontalo, satu orang Kabupaten Gorontalo dan satu dari Pohuwato.(zis)

 

 

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/