alexametrics
24.2 C
Gorontalo
Saturday, May 21, 2022

Total 14 Bakal Paslon Ikut Tes Psikologi

GORONTALOPOST.CO.ID, GORONTALO – Jika sebelumnya hanya 13 Bapaslon Kepala Daerah (kada) yang mengikuti tes kesehatan jasmani. Namun saat memasuki tes psikology bertambah satu calon. Sehingga totalnya menjadi 14 bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati mengikuti tes psikologi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo yang berlangsung di Rumah Sakit Aloei Saboe, Rabu (9/9/2020).

Ketua Tim kesehatan, dr. Irianto Dunda mengungkapkan tim kesehatan mendapat surat permohonan pemeriksaan dari kabupaten Gorontalo dan juga KPU Kabupaten Gorontalo untuk melakukan pemeriksaan kepada satu calon lainnya setelah dinyatakan negatif dari Covid-19.“Tadi ketambahan satu orang yaitu Chandi Mayang. Karena sudah ada kenyataan dari balai POM Gorontalo, hasilnya negatif,” kata Irianto.

Dirinya juga menjelaskan untuk tes hari ini diadakan dari HIMPSI yaitu tes tertulis dengan tes wawancara psikologi dan dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik yang belum lanjut kemarin. “Seperti Pak Hamim yang belum, jadi kita periksa hari ini,” katanya.

Ia juga mengatakan untuk pemeriksaan dari hari pertama sampai dengan hari ini masih melibatkan 16 Dokter spesialis dan untuk besok masih ada jadwal pemeriksaan dari Phisikeatri.“Untuk Chandi Mayang hari ini dia baru periksa Narkoba, jadi urinenya dibagi dua. Satu untuk Laboratorium dan satunya lagi untuk narkoba,” tutupya.

Sementara itu sebanyak 225 pertanyaan menguji kejiwaan seluruh peserta Balon (Bakal Calon) Pilkda 2020, melalui tes kesehatan psikologi yang digelar Rabu (09/09/2020).

Diantara peserta Balon Pilkada yang menjawab 225 pertanyaan pada tes kesehatan psikologi itu, adalah Nelson Pomalingo dan Hendra Hemeto, Balon Pilkada Kabupaten Gorontalo.

Nelson jelaskan, tes kesehatan psikologi ini adalah bagian dari tahapan karena menjadi syarat bagi seluruh bakal calon pilkada, yang wajib untuk diikuti.“Jadi tadi menguji psikologi kita. Sebagai pemimpin, sehat psikologi merupakan hal penting, tadi kita menguji kecepatan berfikir, terlebih untuk pengambilan keputusan,” jelas Nelson.

“225 nomor soal kami jawab, cukup panjang, beberapa hal menguji konsistensi kami, juga tadi diwawancarai terkait bagaimana pengalaman hidup kita,” kata ungkapnya.

Tes psikologi sebagai calon pemimpin daerah ini, memang bukan hal pertama bagi Nelson. Sebab dirinya sudah pernah melewati tahapan seperti ini, saat mencalonkan diri sebagai Calon Bupati pada 2015 lalu.“Saya sudah pernah mengikuti tes kesehatan pada Pilkada 2015, namun untuk kali ini sedikit berbeda, ada beberapa tambahan seperti tes Covid-19,” pungkas Nelson.(TR-01)

GORONTALOPOST.CO.ID, GORONTALO – Jika sebelumnya hanya 13 Bapaslon Kepala Daerah (kada) yang mengikuti tes kesehatan jasmani. Namun saat memasuki tes psikology bertambah satu calon. Sehingga totalnya menjadi 14 bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati mengikuti tes psikologi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo yang berlangsung di Rumah Sakit Aloei Saboe, Rabu (9/9/2020).

Ketua Tim kesehatan, dr. Irianto Dunda mengungkapkan tim kesehatan mendapat surat permohonan pemeriksaan dari kabupaten Gorontalo dan juga KPU Kabupaten Gorontalo untuk melakukan pemeriksaan kepada satu calon lainnya setelah dinyatakan negatif dari Covid-19.“Tadi ketambahan satu orang yaitu Chandi Mayang. Karena sudah ada kenyataan dari balai POM Gorontalo, hasilnya negatif,” kata Irianto.

Dirinya juga menjelaskan untuk tes hari ini diadakan dari HIMPSI yaitu tes tertulis dengan tes wawancara psikologi dan dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik yang belum lanjut kemarin. “Seperti Pak Hamim yang belum, jadi kita periksa hari ini,” katanya.

Ia juga mengatakan untuk pemeriksaan dari hari pertama sampai dengan hari ini masih melibatkan 16 Dokter spesialis dan untuk besok masih ada jadwal pemeriksaan dari Phisikeatri.“Untuk Chandi Mayang hari ini dia baru periksa Narkoba, jadi urinenya dibagi dua. Satu untuk Laboratorium dan satunya lagi untuk narkoba,” tutupya.

Sementara itu sebanyak 225 pertanyaan menguji kejiwaan seluruh peserta Balon (Bakal Calon) Pilkda 2020, melalui tes kesehatan psikologi yang digelar Rabu (09/09/2020).

Diantara peserta Balon Pilkada yang menjawab 225 pertanyaan pada tes kesehatan psikologi itu, adalah Nelson Pomalingo dan Hendra Hemeto, Balon Pilkada Kabupaten Gorontalo.

Nelson jelaskan, tes kesehatan psikologi ini adalah bagian dari tahapan karena menjadi syarat bagi seluruh bakal calon pilkada, yang wajib untuk diikuti.“Jadi tadi menguji psikologi kita. Sebagai pemimpin, sehat psikologi merupakan hal penting, tadi kita menguji kecepatan berfikir, terlebih untuk pengambilan keputusan,” jelas Nelson.

“225 nomor soal kami jawab, cukup panjang, beberapa hal menguji konsistensi kami, juga tadi diwawancarai terkait bagaimana pengalaman hidup kita,” kata ungkapnya.

Tes psikologi sebagai calon pemimpin daerah ini, memang bukan hal pertama bagi Nelson. Sebab dirinya sudah pernah melewati tahapan seperti ini, saat mencalonkan diri sebagai Calon Bupati pada 2015 lalu.“Saya sudah pernah mengikuti tes kesehatan pada Pilkada 2015, namun untuk kali ini sedikit berbeda, ada beberapa tambahan seperti tes Covid-19,” pungkas Nelson.(TR-01)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/