alexametrics
25.9 C
Gorontalo
Saturday, May 21, 2022

Gorontalo Pusat L2 Dikti, Tiga Provinsi

Nyaris Direbut Sulut dan Sulteng

GORONTALOPOST.CO.ID, GORONTALO – Menjadi kebanggaan bagi Provinsi Gorontalo dan lebih khusus lagi Kabupaten Bone Bolango. Menyusul Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI yang telah menetapkan Provinsi Gorontalo sebagai pusat lokasi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2 Dikti) wilayah XVI yang membawahi tiga provinsi yakni Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Provinsi Gorontalo.

“Penetapan ini yang dikeluarkan Kemendikbud beberapa hari lalu, patut disyukuri dan menjadi kebanggan karena perjuangan selama dua tahun ini nyaris berpindah ke Sulut atau Sulteng. Jika persyaratan yang diberikan Kemendikbud tak berhasil direalisasikan Gorontalo dalam waktu singkat,” ungkap Wakil Ketua Tim PTS Gorontalo Prof.Ibrahim Achmad, SH,MH Kamis (13/8).

Beruntung menurutnya disaat pihaknya sudah tak berdaya, dengan ultimatum waktu yang diberikan Kemendikbud. Datang respon cepat Bupati Bone Bolango Hamim Pou yang didukung DPRD mampu merealisasikan dengan menghibahkan tanah yang harus bersertifikat harus terealisasi dalam waktu singkat,” ungkap Ibrahim Achmad. Olehnya dengan kepedulian Bupati Bone Bolango dan jajaran DPRD, pihaknya sebagai Tim, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bupati Bonebol Hamim Pou dan DPRD.

Kemudian Gubernur Gorontalo Rusli Habibie yang banyak memberikan dukungan hingga perjuangan tersebut dapat terealisasi. “Berikutnya Wagub Gorontalo Idris Rahim yang mempresure BPN agar mempercepat proses sertifikat. Serta Rektor UNG Eduar Wolok yang menyiapkan fasilitas sehingga persyaratan terpenuhi, kami sampaikan ucapan terima.Kemudian semua pihak warga dan pemerintah Gorontalo karena perjuangan ini merupakan perjuangan kita semua,” tandas Ibrahim Achmad yang juga Rektor Universitas Gorontalo (UG).

Ibrahim mengungkapkan dengan terealisasi pusat layanan Dikti di Gorontalo, maka seluruh dosen yang ada di wilayah Sulteng, Sulut akan mengurus keperluan administrasi tak lagi perlu ke Makasar. “Jadi yang dari Palu atau dari Manado sudah tak perlu naik pesawat. Cukup naik mobil sudah bisa mengurus keperluan administrasinya di Gorontalo,” ungkapnya. (zis)

GORONTALOPOST.CO.ID, GORONTALO – Menjadi kebanggaan bagi Provinsi Gorontalo dan lebih khusus lagi Kabupaten Bone Bolango. Menyusul Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI yang telah menetapkan Provinsi Gorontalo sebagai pusat lokasi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2 Dikti) wilayah XVI yang membawahi tiga provinsi yakni Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Provinsi Gorontalo.

“Penetapan ini yang dikeluarkan Kemendikbud beberapa hari lalu, patut disyukuri dan menjadi kebanggan karena perjuangan selama dua tahun ini nyaris berpindah ke Sulut atau Sulteng. Jika persyaratan yang diberikan Kemendikbud tak berhasil direalisasikan Gorontalo dalam waktu singkat,” ungkap Wakil Ketua Tim PTS Gorontalo Prof.Ibrahim Achmad, SH,MH Kamis (13/8).

Beruntung menurutnya disaat pihaknya sudah tak berdaya, dengan ultimatum waktu yang diberikan Kemendikbud. Datang respon cepat Bupati Bone Bolango Hamim Pou yang didukung DPRD mampu merealisasikan dengan menghibahkan tanah yang harus bersertifikat harus terealisasi dalam waktu singkat,” ungkap Ibrahim Achmad. Olehnya dengan kepedulian Bupati Bone Bolango dan jajaran DPRD, pihaknya sebagai Tim, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bupati Bonebol Hamim Pou dan DPRD.

Kemudian Gubernur Gorontalo Rusli Habibie yang banyak memberikan dukungan hingga perjuangan tersebut dapat terealisasi. “Berikutnya Wagub Gorontalo Idris Rahim yang mempresure BPN agar mempercepat proses sertifikat. Serta Rektor UNG Eduar Wolok yang menyiapkan fasilitas sehingga persyaratan terpenuhi, kami sampaikan ucapan terima.Kemudian semua pihak warga dan pemerintah Gorontalo karena perjuangan ini merupakan perjuangan kita semua,” tandas Ibrahim Achmad yang juga Rektor Universitas Gorontalo (UG).

Ibrahim mengungkapkan dengan terealisasi pusat layanan Dikti di Gorontalo, maka seluruh dosen yang ada di wilayah Sulteng, Sulut akan mengurus keperluan administrasi tak lagi perlu ke Makasar. “Jadi yang dari Palu atau dari Manado sudah tak perlu naik pesawat. Cukup naik mobil sudah bisa mengurus keperluan administrasinya di Gorontalo,” ungkapnya. (zis)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/