alexametrics
24.1 C
Gorontalo
Saturday, May 21, 2022

Komisi III Deprov, Monitoring Hasil Pembangunan IPAL

LIMBOTO, GP.CO.ID  – Komisi III Dewan Provinsi (Deprov) Gorontalo memberikan apresiasi kepada masyarakat Desa Lupoyo. Hal ini disampaikan Ketua Komisi III Thomas Mopili usai melakukan  memonitoring hasil pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Rumah Tangga di Desa Lupoyo, Kabupaten Gorontalo, Senin (15/2).

“Setelah kami melihat langsung hasil pekerjaan IPAL di Desa Lupoyo ini, bisa kita nilai ini dikerjakan dengan baik,”ungkap Thomas Mopili Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo. Dengan selesainya IPAL itu, Thomas berharap bisa bermanfaat bagi masyarakat. Apalagi, IPAL itu dinilainya bisa memperbaiki kualitas hidup masyarakat  terutama dari sisi kesehatan lingkungan.

“IPAL yang dibangun di desa ini hanya skala rumah tangga dan itu sangat representatif kegunaanya bagi 50 Kepala Keluarga yang ada dilingkungan sini,” jelasnya. Thomas pun mengapresiasi peran serta masyarakat Desa Lupoyo karena diatas IPAL dijadikan tempat untuk bersantai dengan mendirikan payung dari beton serta tempat duduk.

“Kita apresiasi juga peran masyarakat yang tetap memperhatikan aspek estetik dari IPAL yang dibangun dengan anggaran sebesar 500 Juta, karena masyarakat juga mendirikan payung beton dan tempat duduk,” tandasnya.(zis/adv)

LIMBOTO, GP.CO.ID  – Komisi III Dewan Provinsi (Deprov) Gorontalo memberikan apresiasi kepada masyarakat Desa Lupoyo. Hal ini disampaikan Ketua Komisi III Thomas Mopili usai melakukan  memonitoring hasil pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Rumah Tangga di Desa Lupoyo, Kabupaten Gorontalo, Senin (15/2).

“Setelah kami melihat langsung hasil pekerjaan IPAL di Desa Lupoyo ini, bisa kita nilai ini dikerjakan dengan baik,”ungkap Thomas Mopili Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo. Dengan selesainya IPAL itu, Thomas berharap bisa bermanfaat bagi masyarakat. Apalagi, IPAL itu dinilainya bisa memperbaiki kualitas hidup masyarakat  terutama dari sisi kesehatan lingkungan.

“IPAL yang dibangun di desa ini hanya skala rumah tangga dan itu sangat representatif kegunaanya bagi 50 Kepala Keluarga yang ada dilingkungan sini,” jelasnya. Thomas pun mengapresiasi peran serta masyarakat Desa Lupoyo karena diatas IPAL dijadikan tempat untuk bersantai dengan mendirikan payung dari beton serta tempat duduk.

“Kita apresiasi juga peran masyarakat yang tetap memperhatikan aspek estetik dari IPAL yang dibangun dengan anggaran sebesar 500 Juta, karena masyarakat juga mendirikan payung beton dan tempat duduk,” tandasnya.(zis/adv)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/