alexametrics
25 C
Gorontalo
Sunday, May 22, 2022

PUPR: Jalan Bypass Dalam Pemeliharaan

GORONTALOPOST.CO.ID, KWANDANG – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR), Haries Latief meluruskan soal jalan bypass yang ada di Kecamatan Kwandang, yang mengalami rusak parah hingga ditanami pisang puluhan masyarakat khususnya abang bentor.

Menurut Haries Latief akses jalan bypass yang ada di Kecamatan Kwandang saat ini masih dalam tahapan pemeliharaan. “Jalan itu masih dalam pemeliharaan dan sampai saat ini pihak kami masih melakukan proses penimbunan pada beberapa titik lokasi yang struktur tanahnya masih labil,” ungkapnya.

Sebagai bukti dari keseriusan, pihaknya akan terus melakukan tindakan penimbunan sampai struktur tanah yang masih labil tersebut menjadi keras dan layak untuk dilapisi dengan material aspal.”Kami berharap bahwa masyarakat bisa memaklumi semua ini, karena kami memang sengaja belum melakukan penimbunan pada jalan tersebut, di karenakan untuk melihat sudah sejauh mana kekuatan daripada struktur tanah itu sendiri,” ungkapnya.

Jika hal itu dipaksakan untuk melakukan pengaspalan tanpa harus melalui penimbunan secara bertahap, agar struktur tanahnya bisa menjadi keras.

“Dikhawatirkan jalan yang akan diaspal nanti hanya akan menjadi sia-sia,”bebernya.(TR-06)

GORONTALOPOST.CO.ID, KWANDANG – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR), Haries Latief meluruskan soal jalan bypass yang ada di Kecamatan Kwandang, yang mengalami rusak parah hingga ditanami pisang puluhan masyarakat khususnya abang bentor.

Menurut Haries Latief akses jalan bypass yang ada di Kecamatan Kwandang saat ini masih dalam tahapan pemeliharaan. “Jalan itu masih dalam pemeliharaan dan sampai saat ini pihak kami masih melakukan proses penimbunan pada beberapa titik lokasi yang struktur tanahnya masih labil,” ungkapnya.

Sebagai bukti dari keseriusan, pihaknya akan terus melakukan tindakan penimbunan sampai struktur tanah yang masih labil tersebut menjadi keras dan layak untuk dilapisi dengan material aspal.”Kami berharap bahwa masyarakat bisa memaklumi semua ini, karena kami memang sengaja belum melakukan penimbunan pada jalan tersebut, di karenakan untuk melihat sudah sejauh mana kekuatan daripada struktur tanah itu sendiri,” ungkapnya.

Jika hal itu dipaksakan untuk melakukan pengaspalan tanpa harus melalui penimbunan secara bertahap, agar struktur tanahnya bisa menjadi keras.

“Dikhawatirkan jalan yang akan diaspal nanti hanya akan menjadi sia-sia,”bebernya.(TR-06)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/