alexametrics
23.9 C
Gorontalo
Tuesday, May 17, 2022

DPRD Gorut Desak Pemda Seriusi Nasib Nelayan

GORONTALOPOST.CO.ID – Tingginya kasus kematian nelayan di Gorontalo Utara akibat kecelakaan saat melaut mengundang keprihatinan DPRD Kabupaten Gorontalo utara. Maka sebagai bentuk perhatian, DPRD meminta pemerintah serius memperhatikan dan memperbaiki nasib nelayan di Gorut.

“Mereka melaut untuk mencari nafkah bukan untuk pelesiran di laut. Maka pemerintah daerah perlu bergerak cepat mencarikan solusi agar tidak semakin banyak peristiwa naas menelan nyawa nelayan saat bekerja mencari nafkah,” ungkap Wakil Ketua DPRD Gorut Roni Imran kemarin.

Menurutnya cuaca ekstrem yang acapkali tidak dapat diprediksi oleh nelayan, membuat mereka seakan nekat menantang maut. Mereka lupa perahu dan alat tangkap yang digunakan tidak untuk mengarungi samudera luas.

“Sehingga pemerintah daerah perlu cepat turun tangan mengatur aktivitas nelayan agar jarak wilayah tangkapannya disesuaikan dengan alat tangkap yang digunakan,” ungkap Aleg Nasdem ini. “Saat melaut pun nelayan harus didukung dengan peralatan keselamatan diri yang memadai,”timpalnya.

Roni berharap insiden yang baru saja terjadi menelan korban jiwa satu orang nelayan asal Desa Dulukapa Kecamatan Sumalata Timur yang ditemukan meninggal dunia, setelah hilang selama tiga hari tidak terulang.

Peristiwa ini kata Roni, harusnya ditanggapi pemerintah daerah dengan cepat dan serius. “Pemerintah daerah perlu mencarikan solusi agar nelayan di daerah ini tidak habis tenggelam akibat melaut karena sarana prasarana yang minim,” ujarnya. (zis)

GORONTALOPOST.CO.ID – Tingginya kasus kematian nelayan di Gorontalo Utara akibat kecelakaan saat melaut mengundang keprihatinan DPRD Kabupaten Gorontalo utara. Maka sebagai bentuk perhatian, DPRD meminta pemerintah serius memperhatikan dan memperbaiki nasib nelayan di Gorut.

“Mereka melaut untuk mencari nafkah bukan untuk pelesiran di laut. Maka pemerintah daerah perlu bergerak cepat mencarikan solusi agar tidak semakin banyak peristiwa naas menelan nyawa nelayan saat bekerja mencari nafkah,” ungkap Wakil Ketua DPRD Gorut Roni Imran kemarin.

Menurutnya cuaca ekstrem yang acapkali tidak dapat diprediksi oleh nelayan, membuat mereka seakan nekat menantang maut. Mereka lupa perahu dan alat tangkap yang digunakan tidak untuk mengarungi samudera luas.

“Sehingga pemerintah daerah perlu cepat turun tangan mengatur aktivitas nelayan agar jarak wilayah tangkapannya disesuaikan dengan alat tangkap yang digunakan,” ungkap Aleg Nasdem ini. “Saat melaut pun nelayan harus didukung dengan peralatan keselamatan diri yang memadai,”timpalnya.

Roni berharap insiden yang baru saja terjadi menelan korban jiwa satu orang nelayan asal Desa Dulukapa Kecamatan Sumalata Timur yang ditemukan meninggal dunia, setelah hilang selama tiga hari tidak terulang.

Peristiwa ini kata Roni, harusnya ditanggapi pemerintah daerah dengan cepat dan serius. “Pemerintah daerah perlu mencarikan solusi agar nelayan di daerah ini tidak habis tenggelam akibat melaut karena sarana prasarana yang minim,” ujarnya. (zis)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/