alexametrics
27.4 C
Gorontalo
Friday, May 27, 2022

Jumlah Penggangguran di Gorut Meningkat

Indra : Solusi Pemkab UMKM dan IKM

KWANDANG, GP.CO.ID –  Meski inovasi dan terobosan telah dilakukan Pemerintah Daerah Gorontalo Utara (Gorut), untuk menekan angka pengangguran. Namun itu belum cukup. Buktinya, dalam kurung waktu dua tahun terakhir ini, terjadi peningkatan angka pengangguran.

Hal ini diakui Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin pada kegiatan kunjungan kerja Gubernur Gorontalo dalam rangka evaluasi program T.A 2020 dan pemaparan program T.A 2021 di Aula Tinepo, Kantor Bupati, kemarin.

Dimana dalam penjelasan Indra, dari tahun 2019 jumlah pengangguran berada pada posisi 4,72 persen. Sementara pada tahun 2020, mengalami peningkatan mencapai 4,98 persen. Berarti mengalami kenaikan 26 persen.

Menurut Indra terjadinya peningkatan jumlah pengangguran disebabkan kondisi saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19. Bahkan untuk menutupi persentase, kata Indra, pemerintah daerah tentunya berkewajiban mencari jalan keluarnya dalam hal meningkatkan inovasi dan terobosan.

Jalan keluar yang dimaksud, adalah peningkatan ekonomi melalui Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menegah (IKM). Ketika itu dilakukan, maka dengan begitu jumlah pengangguran di Gorontalo Utara bisa ditekan.“Alhamdulillah di Gorontalo Utara terjadi peningkatan sejak tahun 2019 kurang lebih berjumlah 3.797. Sementara di 2020 justru di masa pandemi mengalami kenaikan 409 unit dan terus meningkat,” jelas Indra.

Menurut Indra, peningkatan UMKM ini sangat membantu masyarakat apalagi pada saat pandemi saat ini. Sehingga pemerintah daerah akan terus mendorong UMKM agar memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perkembangan daerah. “Mudah-mudahan ini akan menjadi ekonomi kreatif yang ada dalam lingkup Kementerian Pariwisata,” tutup Indra. (zis)

 

KWANDANG, GP.CO.ID –  Meski inovasi dan terobosan telah dilakukan Pemerintah Daerah Gorontalo Utara (Gorut), untuk menekan angka pengangguran. Namun itu belum cukup. Buktinya, dalam kurung waktu dua tahun terakhir ini, terjadi peningkatan angka pengangguran.

Hal ini diakui Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin pada kegiatan kunjungan kerja Gubernur Gorontalo dalam rangka evaluasi program T.A 2020 dan pemaparan program T.A 2021 di Aula Tinepo, Kantor Bupati, kemarin.

Dimana dalam penjelasan Indra, dari tahun 2019 jumlah pengangguran berada pada posisi 4,72 persen. Sementara pada tahun 2020, mengalami peningkatan mencapai 4,98 persen. Berarti mengalami kenaikan 26 persen.

Menurut Indra terjadinya peningkatan jumlah pengangguran disebabkan kondisi saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19. Bahkan untuk menutupi persentase, kata Indra, pemerintah daerah tentunya berkewajiban mencari jalan keluarnya dalam hal meningkatkan inovasi dan terobosan.

Jalan keluar yang dimaksud, adalah peningkatan ekonomi melalui Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menegah (IKM). Ketika itu dilakukan, maka dengan begitu jumlah pengangguran di Gorontalo Utara bisa ditekan.“Alhamdulillah di Gorontalo Utara terjadi peningkatan sejak tahun 2019 kurang lebih berjumlah 3.797. Sementara di 2020 justru di masa pandemi mengalami kenaikan 409 unit dan terus meningkat,” jelas Indra.

Menurut Indra, peningkatan UMKM ini sangat membantu masyarakat apalagi pada saat pandemi saat ini. Sehingga pemerintah daerah akan terus mendorong UMKM agar memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perkembangan daerah. “Mudah-mudahan ini akan menjadi ekonomi kreatif yang ada dalam lingkup Kementerian Pariwisata,” tutup Indra. (zis)

 

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/