alexametrics
25 C
Gorontalo
Saturday, November 27, 2021

Pemkab Gorut Tutup Aktifitas Pulau Saronde, Ini Penyebabnya

GORONTALOPOST.CO.ID, KWANDANG – Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), tutup aktivitas wisata Pulau Saronde dan memutuskan kerja sama dengan pihak PT. Gorontalo Alam Bahari (GAB) yang selama ini menjadi pihak ketiga dalam pengelola wisata tersebut.

Bahkan untuk pengembangan wisata itu. Pemerintah daerah dikabarkan melirik investor asing, untuk menjadi pihak ketiga dalam pengelola Pulau Saronde ke depannya.

“Kita melihat sampai saat ini perkembangan Pulau Saronde sudah tidak bagus. Termasuk aset-aset yang berada di wisata tersebut sudah rusak,” ungkap Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin kepada awak media belum lama ini.

Sementara itu, ditanya soal apakah pemerintah daerah akan menggandeng investor asing? Bupati mengatakan nanti dilihat seperti apa nanti.

“Artinya kesempatan itu siapa saja bole melakukan kerja sama. Untuk sementara pemerintah daerah mengambil alih pengelolaan wisata tersebut. Saya juga sudah ingatkan untuk sementara di tutup, mengingat masih masa pandemik Covid-19,” katanya.

Sebagai pelaksana teknis pengelola wisata, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gorontalo Utara, Badar Pakaya menjelaskan pemberhentian aktivitas di lokasi wisata atas perintah Bupati. Terkait adanya pemutusan hubungan kerja sama PT. Gorontalo Alam Bahari.

“Ini adalah perintah, maka harus di patuhi dan kami dari dinas teknis juga menunggu kapan waktunya aktivitas tersebut bisa berlangsung kembali,” pungkas Badar. (zis)

GORONTALOPOST.CO.ID, KWANDANG – Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), tutup aktivitas wisata Pulau Saronde dan memutuskan kerja sama dengan pihak PT. Gorontalo Alam Bahari (GAB) yang selama ini menjadi pihak ketiga dalam pengelola wisata tersebut.

Bahkan untuk pengembangan wisata itu. Pemerintah daerah dikabarkan melirik investor asing, untuk menjadi pihak ketiga dalam pengelola Pulau Saronde ke depannya.

“Kita melihat sampai saat ini perkembangan Pulau Saronde sudah tidak bagus. Termasuk aset-aset yang berada di wisata tersebut sudah rusak,” ungkap Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin kepada awak media belum lama ini.

Sementara itu, ditanya soal apakah pemerintah daerah akan menggandeng investor asing? Bupati mengatakan nanti dilihat seperti apa nanti.

“Artinya kesempatan itu siapa saja bole melakukan kerja sama. Untuk sementara pemerintah daerah mengambil alih pengelolaan wisata tersebut. Saya juga sudah ingatkan untuk sementara di tutup, mengingat masih masa pandemik Covid-19,” katanya.

Sebagai pelaksana teknis pengelola wisata, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gorontalo Utara, Badar Pakaya menjelaskan pemberhentian aktivitas di lokasi wisata atas perintah Bupati. Terkait adanya pemutusan hubungan kerja sama PT. Gorontalo Alam Bahari.

“Ini adalah perintah, maka harus di patuhi dan kami dari dinas teknis juga menunggu kapan waktunya aktivitas tersebut bisa berlangsung kembali,” pungkas Badar. (zis)

Must read

More articles

Latest article