alexametrics
25.8 C
Gorontalo
Friday, May 27, 2022

Pihak Rusia Klaim Telah Mengambil Alih Kherson

GORONTALOPOST.ID – Sejak Selasa (1/3), Rusia mengerahkan pasukan dalam skala besar. Mereka bahkan mengklaim telah mengambil alih Kherson.

Wali Kota Kherson Igor Kolykhaiev mengakui bahwa stasiun kereta api dan pelabuhan sudah diduduki oleh Rusia. Mereka juga menjarah toko-toko dan apotik. Tapi kota tersebut masih dikuasai tentara Ukraina.

’’Divisi pasukan bersenjata Ukraina telah menguasai sepenuhnya pusat regional Kherson,’’ tegas Juru Bicara Kementerian Pertahanan Ukraina Igor Konashenkov kemarin.

Klaim siapa yang benar tidak bisa diverifikasi. Namun yang jelas gempuran pasukan Rusia kian terasa. Pasukan terjun payung Rusia mendarat di Kharkiv sekitar pukul 03.00 kemarin.

Puluhan penduduk sipil tewas karena pengeboman di kota tersebut beberapa hari terakhir dan kemarin ada 4 lagi yang meninggal. Kharkiv masih di genggaman Ukraina. Tapi banyak permukiman penduduk, sekolah, rumah sakit dan berbagai fasilitas lainnya yang hancur terkena bom Rusia.

Serangan di Kiev lebih besar lagi. Ibu kota Ukraina itu terkepung. Jika ia sampai jatuh ke tangan Rusia, moral dan semangat tentara Ukraina bisa anjlok.

Pemerintah Ukraina terus mendapatkan pasokan senjata dari negara-negara Barat untuk melawan, tapi tidak ada bantuan pasukan. Kota Mariupol yang berhadapan langsung dengan Laut Azov juga dikabarkan dikepung pasukan Rusia. (Jawa Pos)

GORONTALOPOST.ID – Sejak Selasa (1/3), Rusia mengerahkan pasukan dalam skala besar. Mereka bahkan mengklaim telah mengambil alih Kherson.

Wali Kota Kherson Igor Kolykhaiev mengakui bahwa stasiun kereta api dan pelabuhan sudah diduduki oleh Rusia. Mereka juga menjarah toko-toko dan apotik. Tapi kota tersebut masih dikuasai tentara Ukraina.

’’Divisi pasukan bersenjata Ukraina telah menguasai sepenuhnya pusat regional Kherson,’’ tegas Juru Bicara Kementerian Pertahanan Ukraina Igor Konashenkov kemarin.

Klaim siapa yang benar tidak bisa diverifikasi. Namun yang jelas gempuran pasukan Rusia kian terasa. Pasukan terjun payung Rusia mendarat di Kharkiv sekitar pukul 03.00 kemarin.

Puluhan penduduk sipil tewas karena pengeboman di kota tersebut beberapa hari terakhir dan kemarin ada 4 lagi yang meninggal. Kharkiv masih di genggaman Ukraina. Tapi banyak permukiman penduduk, sekolah, rumah sakit dan berbagai fasilitas lainnya yang hancur terkena bom Rusia.

Serangan di Kiev lebih besar lagi. Ibu kota Ukraina itu terkepung. Jika ia sampai jatuh ke tangan Rusia, moral dan semangat tentara Ukraina bisa anjlok.

Pemerintah Ukraina terus mendapatkan pasokan senjata dari negara-negara Barat untuk melawan, tapi tidak ada bantuan pasukan. Kota Mariupol yang berhadapan langsung dengan Laut Azov juga dikabarkan dikepung pasukan Rusia. (Jawa Pos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/