alexametrics
25.7 C
Gorontalo
Saturday, May 28, 2022

Netflix Memblokir Layanan di Rusia, TikTok Batasi Unggahan

GORONTALOPOST.ID – Netflix dan TikTok telah menangguhkan sebagian besar layanan di Rusia. Hal ini akibat serangan Rusia di Ukraina. Netflix tidak merinci sanksinya apa saja. Namun perusahaan itu sebelumnya mengatakan akan menolak untuk menyiarkan saluran TV pemerintah Rusia.

Sementara itu TikTok mengatakan pengguna Rusia tidak dapat mengunggah video atau streaming. Mereka juga tidak akan dapat melihat video yang dibagikan dari tempat lain di dunia.

“Mengingat undang-undang berita hoax baru Rusia, kami tidak punya pilihan selain menangguhkan streaming langsung dan konten baru ke layanan video kami sementara kami meninjau implikasi keamanan dari undang-undang ini,” kata TikTok dalam sebuah pernyataan di Twitter, merujuk pada undang-undang baru.

Undang-undang itu berisi ancaman di mana akan memenjarakan siapa pun yang dianggap menyebarkan berita palsu tentang tentara Rusia. “Layanan perpesanan dalam aplikasi kami tidak akan terpengaruh,” lanjut pernyataan itu.

Juru bicara TikTok Hilary McQuaide mengatakan aplikasi tersebut di Rusia sekarang muncul dalam mode hanya lihat dan tidak akan membiarkan orang mengunggah atau melihat video atau streaming langsung baru. Mereka masih dapat melihat video lama, tetapi tidak jika berasal dari luar negeri.

“Keselamatan karyawan adalah prioritas utama kami,” katanya, seraya menambahkan bahwa layanan berbagi video tidak ingin menempatkan karyawan atau penggunanya di Rusia dalam risiko hukuman pidana berat. (tkg)

GORONTALOPOST.ID – Netflix dan TikTok telah menangguhkan sebagian besar layanan di Rusia. Hal ini akibat serangan Rusia di Ukraina. Netflix tidak merinci sanksinya apa saja. Namun perusahaan itu sebelumnya mengatakan akan menolak untuk menyiarkan saluran TV pemerintah Rusia.

Sementara itu TikTok mengatakan pengguna Rusia tidak dapat mengunggah video atau streaming. Mereka juga tidak akan dapat melihat video yang dibagikan dari tempat lain di dunia.

“Mengingat undang-undang berita hoax baru Rusia, kami tidak punya pilihan selain menangguhkan streaming langsung dan konten baru ke layanan video kami sementara kami meninjau implikasi keamanan dari undang-undang ini,” kata TikTok dalam sebuah pernyataan di Twitter, merujuk pada undang-undang baru.

Undang-undang itu berisi ancaman di mana akan memenjarakan siapa pun yang dianggap menyebarkan berita palsu tentang tentara Rusia. “Layanan perpesanan dalam aplikasi kami tidak akan terpengaruh,” lanjut pernyataan itu.

Juru bicara TikTok Hilary McQuaide mengatakan aplikasi tersebut di Rusia sekarang muncul dalam mode hanya lihat dan tidak akan membiarkan orang mengunggah atau melihat video atau streaming langsung baru. Mereka masih dapat melihat video lama, tetapi tidak jika berasal dari luar negeri.

“Keselamatan karyawan adalah prioritas utama kami,” katanya, seraya menambahkan bahwa layanan berbagi video tidak ingin menempatkan karyawan atau penggunanya di Rusia dalam risiko hukuman pidana berat. (tkg)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/