alexametrics
24.1 C
Gorontalo
Saturday, May 21, 2022

Baru 20 Menit Beraksi, Sniper Terbaik Dunia Asal Kanada Ini Tewas Ditembak

GORONTALOPOST.ID – Sniper terbaik dunia asal Kanada bernama Wali jadi perbincangan ramai pekan ini. Ia bergabung dengan pasukan Ukraina berperang melawan Rusia pekan lalu.

Hanya beberapa hari setelah bergabung dengan pasukan Ukraina, sniper terbaik dunia itu dikabarkan tewas ditembak pasukan Rusia di Mariupol.

Kabar kematian Wali diungkap oleh akun Twitter @Russiainforma hari ini, Rabu (16/3). Russia Informa membagikan foto-foto Wali dan menyebut penembak jitu asal Kanada itu telah tewas.

“Penembak jitu Kanada Wali yang dijuluki penembak jitu paling mematikan di dunia dibunuh oleh pasukan Rusia hanya 20 menit setelah beraksi di Mauripol,” tulis Russia Informa.

Esleman Abay, seorang jurnalis yang berbasis di Addis Ababa juga menyatakan hal serupa. Ia turut membagikan foto-foto Wali.

“Baru kemarin dia membuat kebisingan, penembak jitu Kanada #Wali, Barat & diberi peringkat “Penembak Jitu Paling Mematikan di Dunia” telah dibunuh hanya 20 menit setelah tiba di garis depan di Mariupol, oleh Pasukan Khusus Rusia SPETSNAZ. Wali membual untuk membunuh antara 60-70 tentara Rusia sehari,” cetusnya.

Berita kematian sniper terbaik dunia asal Kanada itu ramai di Twitter dan media sosial lainnya. Ia diberitakan meninggal dalam pemboman Yavoriv Ukraina.

Wali dikabarkan tiba di Ukraina pada 4 Maret bersama tiga mantan tentara Kanada lainnya dan sejumlah veteran Inggris.

GORONTALOPOST.ID – Sniper terbaik dunia asal Kanada bernama Wali jadi perbincangan ramai pekan ini. Ia bergabung dengan pasukan Ukraina berperang melawan Rusia pekan lalu.

Hanya beberapa hari setelah bergabung dengan pasukan Ukraina, sniper terbaik dunia itu dikabarkan tewas ditembak pasukan Rusia di Mariupol.

Kabar kematian Wali diungkap oleh akun Twitter @Russiainforma hari ini, Rabu (16/3). Russia Informa membagikan foto-foto Wali dan menyebut penembak jitu asal Kanada itu telah tewas.

“Penembak jitu Kanada Wali yang dijuluki penembak jitu paling mematikan di dunia dibunuh oleh pasukan Rusia hanya 20 menit setelah beraksi di Mauripol,” tulis Russia Informa.

Esleman Abay, seorang jurnalis yang berbasis di Addis Ababa juga menyatakan hal serupa. Ia turut membagikan foto-foto Wali.

“Baru kemarin dia membuat kebisingan, penembak jitu Kanada #Wali, Barat & diberi peringkat “Penembak Jitu Paling Mematikan di Dunia” telah dibunuh hanya 20 menit setelah tiba di garis depan di Mariupol, oleh Pasukan Khusus Rusia SPETSNAZ. Wali membual untuk membunuh antara 60-70 tentara Rusia sehari,” cetusnya.

Berita kematian sniper terbaik dunia asal Kanada itu ramai di Twitter dan media sosial lainnya. Ia diberitakan meninggal dalam pemboman Yavoriv Ukraina.

Wali dikabarkan tiba di Ukraina pada 4 Maret bersama tiga mantan tentara Kanada lainnya dan sejumlah veteran Inggris.

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/