alexametrics
25.5 C
Gorontalo
Sunday, August 14, 2022

Hampir 30 Ribu Warga Ukraina Dievakuasi ke Rusia, Termasuk 5 Ribu Anak-anak

GORONTALOPOST.ID – Moskow telah mengevakuasi hampir 30.000 orang, termasuk lebih dari 5.000 anak-anak dari daerah di Ukraina ke Rusia selama sehari terakhir tanpa partisipasi pihak berwenang Ukraina.

Hal ini diungkapkan Kepala Pusat Kendali Pertahanan Nasional Rusia Mikhail Mizintsev seperti dilaporkan kantor berita Interfax.

“Selama 24 jam terakhir, tanpa partisipasi pihak berwenang Ukraina, 28.424 orang, termasuk 5.148 anak-anak, telah dievakuasi dari wilayah berbahaya Ukraina dan Republik Donbas ke wilayah Federasi Rusia, dan secara total sejak awal operasi militer khusus – 2.612.747 orang, di mana 412.553 adalah anak-anak,” kata Mizintsev dalam sebuah pengarahan.

Ukraina dan mitra Baratnya menuduh Rusia secara paksa mendeportasi warga Ukraina, termasuk anak-anak. Banyak dari mereka mengatakan Rusia berencana untuk mengadopsi secara ilegal di seluruh negeri.

Sementara itu Inggris telah memberikan sanksi kepada Komisaris Presiden Moskow untuk Hak-hak anak Maria Lvova-Belova atas dugaan keterlibatannya dalam pemindahan paksa dan adopsi anak-anak Ukraina. (tkg)

GORONTALOPOST.ID – Moskow telah mengevakuasi hampir 30.000 orang, termasuk lebih dari 5.000 anak-anak dari daerah di Ukraina ke Rusia selama sehari terakhir tanpa partisipasi pihak berwenang Ukraina.

Hal ini diungkapkan Kepala Pusat Kendali Pertahanan Nasional Rusia Mikhail Mizintsev seperti dilaporkan kantor berita Interfax.

“Selama 24 jam terakhir, tanpa partisipasi pihak berwenang Ukraina, 28.424 orang, termasuk 5.148 anak-anak, telah dievakuasi dari wilayah berbahaya Ukraina dan Republik Donbas ke wilayah Federasi Rusia, dan secara total sejak awal operasi militer khusus – 2.612.747 orang, di mana 412.553 adalah anak-anak,” kata Mizintsev dalam sebuah pengarahan.

Ukraina dan mitra Baratnya menuduh Rusia secara paksa mendeportasi warga Ukraina, termasuk anak-anak. Banyak dari mereka mengatakan Rusia berencana untuk mengadopsi secara ilegal di seluruh negeri.

Sementara itu Inggris telah memberikan sanksi kepada Komisaris Presiden Moskow untuk Hak-hak anak Maria Lvova-Belova atas dugaan keterlibatannya dalam pemindahan paksa dan adopsi anak-anak Ukraina. (tkg)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/