alexametrics
30.8 C
Gorontalo
Thursday, May 26, 2022

Inggris dan AS Laporkan Wabah Penyakit Aneh,Bukan Covid, Bisa Sebabkan Kematian

GORONTALOPOST.ID–Otoritas kesehatan internasional, dalam hal ini WHO, mendeteksi peningkatan kasus penyakit hati atau hepatitis di Amerika Serikat dan Inggris. Para ahli pertama kali mengidentifikasi wabah di Inggris, lalu menyebar ke negara bagian Amerika dan Eropa.

Pejabat kesehatan Inggris mengumumkan pekan lalu bahwa mereka telah mengonfirmasi kasus hepatitis, juga dikenal sebagai peradangan hati pada 74 anak sejak Januari. Namun, anehnya virus hepatitis yang biasa muncul, pada kasus ini tidak ditemukan pada diri pasien.

Karena kondisi yang tidak biasa ini, pihak berwenang menyerukan penelitian untuk menyelidiki kemungkinan lain dari asal penyakit hati itu. Selain AS dan Inggris, negara-negara lain juga menyaksikan peningkatan kasus hepatitis pada populasi yang lebih muda.

Penyakit Hati yang Ditemukan Tergolong Aneh

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (CDC) mengatakan lonjakan kasus terjadi di Irlandia, Denmark, Belanda, dan Spanyol. Sementara di Alabama (AS) terdeteksi adanya 9 kasus hepatitis yang tidak biasa. Anak-anak yang terkena dampak dari wilayah tersebut berusia 1 hingga 6 tahun.

Spesialis penyakit menular Imperial College London Graham Cooke menjelaskan bahwa hepatitis ringan adalah kondisi yang sangat umum ditemukan pada anak-anak karena berbagai infeksi virus. Kasus-kasus di Inggris sudah membutuhkan perhatian untuk perawatan, termasuk perawatan spesialis unit hati dan bahkan transplantasi hati.

“Namun, kasus peradangan hati yang kita lihat hari ini dari wabah aneh dan sangat berbeda,” lanjut Cooke.

Gejala Hepatitis

Organ hati bertanggung jawab untuk memproses nutrisi yang dikonsumsi seseorang. Selain itu, juga membantu tubuh melawan infeksi dan menyaring senyawa yang tidak perlu dari darah.

Infeksi hepatitis berhubungan dengan diare, sakit perut, dan gejala penyakit kuning. Jika tidak diobati pada tahap awal, hepatitis dapat membahayakan kesehatan pasien dan dapat menyebabkan kematian.

Dipicu Adenovirus

Penyebab wabah hepatitis di negara-negara besar itu masih menjadi teka-teki bagi para ilmuwan. Tapi, satu faktor, yang dikenal sebagai adenovirus, dicurigai sebagai asal penyebaran.

WHO mengonfirmasi bahwa hanya beberapa anak yang terkena penyakit hati dinyatakan juga positif Covid-19. Adenovirus da dalam banyak varian, dan sebagian besar penyakit yang dibawa oleh beberapa jenisnya menunjukkan gejala yang mirip dengan kondisi umum seperti sakit tenggorokan, demam, mata merah, dan pilek.

Para ahli mengatakan bahwa varian tertentu, yang disebut adenovirus 41, memegang kaitan paling umum dengan kasus-kasus tersebut. Versi ini biasanya dikaitkan dengan penyakit usus, terutama radang usus.(Jawapos)

GORONTALOPOST.ID–Otoritas kesehatan internasional, dalam hal ini WHO, mendeteksi peningkatan kasus penyakit hati atau hepatitis di Amerika Serikat dan Inggris. Para ahli pertama kali mengidentifikasi wabah di Inggris, lalu menyebar ke negara bagian Amerika dan Eropa.

Pejabat kesehatan Inggris mengumumkan pekan lalu bahwa mereka telah mengonfirmasi kasus hepatitis, juga dikenal sebagai peradangan hati pada 74 anak sejak Januari. Namun, anehnya virus hepatitis yang biasa muncul, pada kasus ini tidak ditemukan pada diri pasien.

Karena kondisi yang tidak biasa ini, pihak berwenang menyerukan penelitian untuk menyelidiki kemungkinan lain dari asal penyakit hati itu. Selain AS dan Inggris, negara-negara lain juga menyaksikan peningkatan kasus hepatitis pada populasi yang lebih muda.

Penyakit Hati yang Ditemukan Tergolong Aneh

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (CDC) mengatakan lonjakan kasus terjadi di Irlandia, Denmark, Belanda, dan Spanyol. Sementara di Alabama (AS) terdeteksi adanya 9 kasus hepatitis yang tidak biasa. Anak-anak yang terkena dampak dari wilayah tersebut berusia 1 hingga 6 tahun.

Spesialis penyakit menular Imperial College London Graham Cooke menjelaskan bahwa hepatitis ringan adalah kondisi yang sangat umum ditemukan pada anak-anak karena berbagai infeksi virus. Kasus-kasus di Inggris sudah membutuhkan perhatian untuk perawatan, termasuk perawatan spesialis unit hati dan bahkan transplantasi hati.

“Namun, kasus peradangan hati yang kita lihat hari ini dari wabah aneh dan sangat berbeda,” lanjut Cooke.

Gejala Hepatitis

Organ hati bertanggung jawab untuk memproses nutrisi yang dikonsumsi seseorang. Selain itu, juga membantu tubuh melawan infeksi dan menyaring senyawa yang tidak perlu dari darah.

Infeksi hepatitis berhubungan dengan diare, sakit perut, dan gejala penyakit kuning. Jika tidak diobati pada tahap awal, hepatitis dapat membahayakan kesehatan pasien dan dapat menyebabkan kematian.

Dipicu Adenovirus

Penyebab wabah hepatitis di negara-negara besar itu masih menjadi teka-teki bagi para ilmuwan. Tapi, satu faktor, yang dikenal sebagai adenovirus, dicurigai sebagai asal penyebaran.

WHO mengonfirmasi bahwa hanya beberapa anak yang terkena penyakit hati dinyatakan juga positif Covid-19. Adenovirus da dalam banyak varian, dan sebagian besar penyakit yang dibawa oleh beberapa jenisnya menunjukkan gejala yang mirip dengan kondisi umum seperti sakit tenggorokan, demam, mata merah, dan pilek.

Para ahli mengatakan bahwa varian tertentu, yang disebut adenovirus 41, memegang kaitan paling umum dengan kasus-kasus tersebut. Versi ini biasanya dikaitkan dengan penyakit usus, terutama radang usus.(Jawapos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/