alexametrics
30.8 C
Gorontalo
Thursday, May 26, 2022

Ini Enam Orang yang Didakwa Atas Kematian Tangmo Nida, Lima Diantaranya Teman

GORONTALOPOST.ID- Pihak kepolisian Thailand mengajukan tuntutan terhadap enam orang sehubungan dengan tenggelamnya aktris Tangmo Nida Patcharaveerapong. Lima di antaranya merupakan teman Tangmo yang ada di perahu bersamanya pada saat kejadian.

Dilansir Bangkok Post, detektif menyimpulkan, aktris itu jatuh dari buritan speedboat dan tertabrak baling-balingnya sebelum tenggelam di Sungai Chao Phraya akhir Februari lalu.

Polisi mengadakan konferensi pers pada hari Selasa untuk menyimpulkan penyelidikan mereka atas kematian aktris berusia 37 tahun itu.

Mayjen Pol Paisan Wongwacharamongkol, komandan polisi Nonthaburi, mengatakan Tanupat “Por” Lerttaweewit (pemilik speedboat) didakwa dengan kecerobohan yang menyebabkan kematian, mengendarai perahu tanpa izin, menjatuhkan benda ke sungai, memberikan pernyataan palsu, tidak melampirkan nama kapal ke kapal dan mengemudikan kapal dengan pendaftaran yang kedaluwarsa.

Phaiboon “Robert” Trikanjananun didakwa melakukan kecerobohan yang menyebabkan kematian, mengemudikan perahu tanpa izin, menggunakan perahu dengan masa berlaku registrasi habis dan menjatuhkan benda ke sungai.

Wisapat “Sand” Manomairat menghadapi tuduhan kecerobohan yang menyebabkan kematian.

Nitas “Job” Kiratisoothisathorn didakwa menyembunyikan barang bukti untuk membantu pelanggar dan menjatuhkan benda ke sungai.

Idsarin “Gatick” Juthasuksawat, manajer Nida, didakwa menyembunyikan bukti untuk membantu pelanggar dan memberikan pernyataan palsu.

Peam “Em” Thamtheerasri didakwa menyembunyikan bukti untuk membantu pelanggar dan meminta orang lain membuat pernyataan palsu.(tan)

GORONTALOPOST.ID- Pihak kepolisian Thailand mengajukan tuntutan terhadap enam orang sehubungan dengan tenggelamnya aktris Tangmo Nida Patcharaveerapong. Lima di antaranya merupakan teman Tangmo yang ada di perahu bersamanya pada saat kejadian.

Dilansir Bangkok Post, detektif menyimpulkan, aktris itu jatuh dari buritan speedboat dan tertabrak baling-balingnya sebelum tenggelam di Sungai Chao Phraya akhir Februari lalu.

Polisi mengadakan konferensi pers pada hari Selasa untuk menyimpulkan penyelidikan mereka atas kematian aktris berusia 37 tahun itu.

Mayjen Pol Paisan Wongwacharamongkol, komandan polisi Nonthaburi, mengatakan Tanupat “Por” Lerttaweewit (pemilik speedboat) didakwa dengan kecerobohan yang menyebabkan kematian, mengendarai perahu tanpa izin, menjatuhkan benda ke sungai, memberikan pernyataan palsu, tidak melampirkan nama kapal ke kapal dan mengemudikan kapal dengan pendaftaran yang kedaluwarsa.

Phaiboon “Robert” Trikanjananun didakwa melakukan kecerobohan yang menyebabkan kematian, mengemudikan perahu tanpa izin, menggunakan perahu dengan masa berlaku registrasi habis dan menjatuhkan benda ke sungai.

Wisapat “Sand” Manomairat menghadapi tuduhan kecerobohan yang menyebabkan kematian.

Nitas “Job” Kiratisoothisathorn didakwa menyembunyikan barang bukti untuk membantu pelanggar dan menjatuhkan benda ke sungai.

Idsarin “Gatick” Juthasuksawat, manajer Nida, didakwa menyembunyikan bukti untuk membantu pelanggar dan memberikan pernyataan palsu.

Peam “Em” Thamtheerasri didakwa menyembunyikan bukti untuk membantu pelanggar dan meminta orang lain membuat pernyataan palsu.(tan)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/