alexametrics
29.7 C
Gorontalo
Sunday, June 26, 2022

Presiden Ukraina Minta Barat Stop Bermain-main dengan Rusia, Desak Ada Sanksi

GORONTALOPOST.ID – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mendesak Barat untuk setop bermain-main dengan Rusia dan menjatuhkan sanksi lebih keras kepada Moskow untuk mengakhiri “perang tidak masuk akal” di Ukraina.

“Ukraina akan selalu menjadi negara merdeka dan tidak akan hancur. Satu-satunya pertanyaan adalah berapa harga yang harus dibayar rakyat kami untuk kebebasan mereka, dan berapa harga yang akan dibayar Rusia untuk perang tidak masuk akal melawan kami ini,” kata Zelenskyy dalam sebuah pidato yang disampaikan Kamis malam (26/5).

Kritik Zelenskyy terhadap Barat meningkat dalam beberapa hari terakhir ketika Uni Eropa (EU) lamban memutuskan kemungkinan embargo minyak Rusia dan ketika ribuan pasukan Rusia mencoba mengepung dua kota utama di timur, Sievierodonetsk dan Lysychansk.

Tiga bulan setelah menginvasi Ukraina, Rusia sudah menghentikan serangannya di ibu kota Kiev dan berusaha merebut kendali atas wilayah industri Donbas di bagian timur, yang diketahui telah mendukung pemberontakan separatis sejak 2014.

“Peristiwa bencana yang sedang berlangsung masih bisa dihentikan jika dunia memperlakukan situasi di Ukraina seolah-olah menghadapi situasi yang sama, jika kekuatan yang ada tidak bermain-main dengan Rusia tetapi benar-benar mendesak untuk mengakhiri perang,” kata Zelenskyy.

Ia mengeluhkan ketidaksepakatan di kalangan anggota EU tentang sanksi lebih lanjut terhadap Rusia dan bertanya mengapa beberapa negara dibiarkan menghalangi rencana tersebut.

EU sedang membahas putaran keenam tindakan hukuman, termasuk embargo impor minyak Rusia. Langkah itu membutuhkan suara bulat dari seluruh anggota tetapi Hongaria menentang gagasan itu untuk saat ini dengan alasan ekonominya akan terlalu menderita.

Zelenskyy mengatakan Rusia menerima 1 miliar euro (sekitar Rp15,65 triliun) per hari dari blok beranggota 27 negara itu untuk pasokan energi. Dia bertanya butuh berapa minggu bagi EU untuk menyepakati sanksi keenamnya terhadap Rusia.

GORONTALOPOST.ID – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mendesak Barat untuk setop bermain-main dengan Rusia dan menjatuhkan sanksi lebih keras kepada Moskow untuk mengakhiri “perang tidak masuk akal” di Ukraina.

“Ukraina akan selalu menjadi negara merdeka dan tidak akan hancur. Satu-satunya pertanyaan adalah berapa harga yang harus dibayar rakyat kami untuk kebebasan mereka, dan berapa harga yang akan dibayar Rusia untuk perang tidak masuk akal melawan kami ini,” kata Zelenskyy dalam sebuah pidato yang disampaikan Kamis malam (26/5).

Kritik Zelenskyy terhadap Barat meningkat dalam beberapa hari terakhir ketika Uni Eropa (EU) lamban memutuskan kemungkinan embargo minyak Rusia dan ketika ribuan pasukan Rusia mencoba mengepung dua kota utama di timur, Sievierodonetsk dan Lysychansk.

Tiga bulan setelah menginvasi Ukraina, Rusia sudah menghentikan serangannya di ibu kota Kiev dan berusaha merebut kendali atas wilayah industri Donbas di bagian timur, yang diketahui telah mendukung pemberontakan separatis sejak 2014.

“Peristiwa bencana yang sedang berlangsung masih bisa dihentikan jika dunia memperlakukan situasi di Ukraina seolah-olah menghadapi situasi yang sama, jika kekuatan yang ada tidak bermain-main dengan Rusia tetapi benar-benar mendesak untuk mengakhiri perang,” kata Zelenskyy.

Ia mengeluhkan ketidaksepakatan di kalangan anggota EU tentang sanksi lebih lanjut terhadap Rusia dan bertanya mengapa beberapa negara dibiarkan menghalangi rencana tersebut.

EU sedang membahas putaran keenam tindakan hukuman, termasuk embargo impor minyak Rusia. Langkah itu membutuhkan suara bulat dari seluruh anggota tetapi Hongaria menentang gagasan itu untuk saat ini dengan alasan ekonominya akan terlalu menderita.

Zelenskyy mengatakan Rusia menerima 1 miliar euro (sekitar Rp15,65 triliun) per hari dari blok beranggota 27 negara itu untuk pasokan energi. Dia bertanya butuh berapa minggu bagi EU untuk menyepakati sanksi keenamnya terhadap Rusia.

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/