alexametrics
24.1 C
Gorontalo
Saturday, May 21, 2022

Ukraina Kehabisan Oksigen Medis, Pesawat Kargo Terbesar di Dunia Dihancurkan…

GORONTALOPOST.ID— Ukraina kehabisan persediaan oksigen untuk pasien kritis. WHO pun menyerukan jalur aman bagi impor darurat di tengah situasi perang.

“Kondisi persediaan oksigen di Ukraina hampir mendekati titik yang sangat berbahaya. Truk-truk tidak dapat mengangkut pasokan oksigen dari pabrik ke rumah sakit di seluruh negeri, termasuk di ibu kota Kiev,” kata Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dan Direktur WHO Regional Eropa Hans Kluge, seperti dilansir Antara.

“Mayoritas rumah sakit bakal kehabisan cadangan oksigen mereka dalam 24 jam ke depan. Beberapa di antaranya sudah habisan. Kondisi ini mengancam ribuan nyawa,” lanjut mereka.

WHO mengatakan sedang berupaya menambah pasokan oksigen, kemungkinan besar menggunakan oksigen cair dan silinder dari jaringan regional. Pasokan-pasokan ini akan membutuhkan rute transit yang aman setelah meninggalkan koridor logistik melalui Polandia.

Sementara itu, pasukan Rusia telah menghancurkan pesawat An-225 Mriya milik Ukraina, seperti disampaikan konglomerasi pertahanan negara Ukraina Ukroboronprom pada Minggu (27/2) via Telegram.

Pesawat kargo terbesar di dunia tersebut hancur dalam sebuah serangan pasukan Rusia di bandara Hostomel di luar Kiev, kata mereka. Ukroboronprom mengatakan upaya restorasi pesawat itu akan menelan biaya lebih dari 3 miliar dolar AS (sekitar Rp43,18 triliun) dan akan memakan waktu yang lama.

An-225 Mriya, yang dirancang pada 1980-an, merupakan pesawat terpanjang dan terberat yang pernah dibuat. Pesawat itu mampu mengangkut kargo hingga bobot 640 ton.(reuters/xinhua/antara)

GORONTALOPOST.ID— Ukraina kehabisan persediaan oksigen untuk pasien kritis. WHO pun menyerukan jalur aman bagi impor darurat di tengah situasi perang.

“Kondisi persediaan oksigen di Ukraina hampir mendekati titik yang sangat berbahaya. Truk-truk tidak dapat mengangkut pasokan oksigen dari pabrik ke rumah sakit di seluruh negeri, termasuk di ibu kota Kiev,” kata Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dan Direktur WHO Regional Eropa Hans Kluge, seperti dilansir Antara.

“Mayoritas rumah sakit bakal kehabisan cadangan oksigen mereka dalam 24 jam ke depan. Beberapa di antaranya sudah habisan. Kondisi ini mengancam ribuan nyawa,” lanjut mereka.

WHO mengatakan sedang berupaya menambah pasokan oksigen, kemungkinan besar menggunakan oksigen cair dan silinder dari jaringan regional. Pasokan-pasokan ini akan membutuhkan rute transit yang aman setelah meninggalkan koridor logistik melalui Polandia.

Sementara itu, pasukan Rusia telah menghancurkan pesawat An-225 Mriya milik Ukraina, seperti disampaikan konglomerasi pertahanan negara Ukraina Ukroboronprom pada Minggu (27/2) via Telegram.

Pesawat kargo terbesar di dunia tersebut hancur dalam sebuah serangan pasukan Rusia di bandara Hostomel di luar Kiev, kata mereka. Ukroboronprom mengatakan upaya restorasi pesawat itu akan menelan biaya lebih dari 3 miliar dolar AS (sekitar Rp43,18 triliun) dan akan memakan waktu yang lama.

An-225 Mriya, yang dirancang pada 1980-an, merupakan pesawat terpanjang dan terberat yang pernah dibuat. Pesawat itu mampu mengangkut kargo hingga bobot 640 ton.(reuters/xinhua/antara)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/