alexametrics
25.3 C
Gorontalo
Tuesday, May 17, 2022

Terdeteksi Sedang Pulihkan Fasilitas Uji Coba, Korea Utara Bakal Tes Senjata…

GORONTALOPOST.ID – Korea Utara (Korut) kian membuat resah tetangganya. Pemerintah Korea Selatan (Korsel) melaporkan bahwa saat ini Pyongyang telah menggali jalan pintas menuju terowongan 3 di lokasi uji coba nuklirnya di Punggye-ri.

Ketika membuat perjanjian denuklirisasi dengan Amerika Serikat di era Presiden Donald Trump, tempat tersebut ditutup dan dibongkar.

Analis di Pusat Studi Non-Proliferasi (CNS) di awal bulan ini mengungkapkan bahwa foto-foto satelit menunjukkan ada tanda-tanda pembangunan kembali di Punggye-ri. Untuk kembali mengoperasikannya, mungkin butuh waktu berbulan bulan atau bertahun-tahun.

Tapi Korut kini mengubah taktik. Dia tidak lagi memulihkan pintu masuk utama di terowongan 3, tapi menggali dari sisi samping agar lebih cepat.

’’Dengan cara ini, sepertinya akan mungkin untuk memulihkan fasilitas itu dalam sebulan,’’ ujar salah satu pejabat Korsel yang dikutip Yonhap.

Punggye-ri adalah satu-satunya situs uji coba nuklir Korut yang diketahui publik. Dari 2006-2017, Korut sudah menguji coba 6 senjata nuklirnya di terowongan tersebut. Uji coba nuklir terakhir dan terbesar Korut tampaknya memicu ketidakstabilan geologis yang menyebabkan beberapa gempa bumi kecil.

Situasi ini tentu membuat negara di sekitarnya tegang. Terlebih Korut terus menerus menguji senjatanya belakangan ini. Kamis (24/3) negara yang dipimpin oleh Kim Jong-un itu melanggar resolusi PBB dengan menguji coba misil balistik antarbenua (ICBM) yang diberi nama Hwasong-17.

Misil itu meluncur sepanjang 1.080 kilometer dan mencapai ketinggian maksimum lebih dari 6.200 kilometer. Ia mendarat di barat semenanjung Oshima di Hokkaido. (Jawa Pos)

GORONTALOPOST.ID – Korea Utara (Korut) kian membuat resah tetangganya. Pemerintah Korea Selatan (Korsel) melaporkan bahwa saat ini Pyongyang telah menggali jalan pintas menuju terowongan 3 di lokasi uji coba nuklirnya di Punggye-ri.

Ketika membuat perjanjian denuklirisasi dengan Amerika Serikat di era Presiden Donald Trump, tempat tersebut ditutup dan dibongkar.

Analis di Pusat Studi Non-Proliferasi (CNS) di awal bulan ini mengungkapkan bahwa foto-foto satelit menunjukkan ada tanda-tanda pembangunan kembali di Punggye-ri. Untuk kembali mengoperasikannya, mungkin butuh waktu berbulan bulan atau bertahun-tahun.

Tapi Korut kini mengubah taktik. Dia tidak lagi memulihkan pintu masuk utama di terowongan 3, tapi menggali dari sisi samping agar lebih cepat.

’’Dengan cara ini, sepertinya akan mungkin untuk memulihkan fasilitas itu dalam sebulan,’’ ujar salah satu pejabat Korsel yang dikutip Yonhap.

Punggye-ri adalah satu-satunya situs uji coba nuklir Korut yang diketahui publik. Dari 2006-2017, Korut sudah menguji coba 6 senjata nuklirnya di terowongan tersebut. Uji coba nuklir terakhir dan terbesar Korut tampaknya memicu ketidakstabilan geologis yang menyebabkan beberapa gempa bumi kecil.

Situasi ini tentu membuat negara di sekitarnya tegang. Terlebih Korut terus menerus menguji senjatanya belakangan ini. Kamis (24/3) negara yang dipimpin oleh Kim Jong-un itu melanggar resolusi PBB dengan menguji coba misil balistik antarbenua (ICBM) yang diberi nama Hwasong-17.

Misil itu meluncur sepanjang 1.080 kilometer dan mencapai ketinggian maksimum lebih dari 6.200 kilometer. Ia mendarat di barat semenanjung Oshima di Hokkaido. (Jawa Pos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/